Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Permainan Simulasi Dartboard Tentang Pemahaman Kemandirian Belajar Dalam Layanan Bimbingan Kelompok Fathur Rahman Aufa; Ulfa Danni Rosada
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development Volume 1 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.553 KB) | DOI: 10.26858/ijosc.v1i1.19939

Abstract

Kemandirian belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh siswa untuk memcapai tujuan belajar dengan penuh kesadaran sendiri dan tanggung jawab tanpa bergantung kepada orang lain. Namun fakta dilapangan menunjukkan bahwa belum semua siswa mampu memiliki kemandirian belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kemandirian siswa yaitu dengan dikembangkannya permainan simulasi dartboar sebagai salah satu media bimbingan dan konseling dalam bentuk permainan yang  dapat dimanfaatkan oleh guru BK dan siswa. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Model penelitian yang digunakan dalan penelitian ini adalah model Borg and Gall sampai pada tahap ke-5 yaitu revisi desain dengan melakukan uji validasi dengan ahli materi, ahli media dan ahli layanan BK.Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah permaian simulasi dartboard tentang kemandirian belajar siswa. Penilaian yang diperoleh dari uji validasi materi sebesar 85 termasuk dalam kategori sangat baik, hasil yang diperoleh dari uji validasi ahli media yaitu 83,3 dengan kategori sangat baik. Sedangkan hasil yang diperoleh dari hasil validasi ahli layanan BK yaitu 92,5 dengan kategori sangat baik. Maka dengan penilaian keseluruhan dari permainan simulasi dartboard tentang kemandirian belajar mendapatkan nilai rata-rata sebesar 87 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka permainan simulasi dartboard tentang kemandirian belajar siswa pada siswa kelas VII SMPN 3 Bantul Yogyakarta Tahun Ajaran 2020/2021 dinyatakan layak untuk digunakan dalam salah satu media layanan bimbingan dan konseling.
Pengembangan E-Modul Berbasis CTL Berupa Flipbook Untuk Meningkatkan Minat Dan Bakat Siswa SMK Dendi Advis Faizhal; Ulfa Danni Rosada
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i01.4810

Abstract

E- Modul berbasis CTL berupa flipbook cara untuk membantu pembelajaran dengan menggunakan sarana teknologi, diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran siswa tanpa mengeluarkan banyak biaya, sesuai dengan bidang keahliannya, terorganisir dengan cermat, fleksibel dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan Model ADDIE. Model ADDIE merupakan teknik penelitian yang membantu dalam analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk pengembangan E-Modul berbasis CTL berupa flipbook untuk   meningkatkan minat dan bakat memperoleh hasil 1.426 dari nilai maksimum 1.836 dan hasil akhir 77,6 termasuk dalam kategori sangat baik, dengan ini memberikan pernyataan produk layak untuk digunakan. Kesimpulan dalam peneltian ini bahwa 1) E-Modul berbasis CTL dalam bentuk flipbook ini mendapatkan hasil yang sangat baik, sesuai dengan hasil penilaian kualitas dari para ahli dan 2) E-Modul berbasis CTL berupa flipbook termasuk dalam kategori “Sangat Baik” dan bisa digunakan untuk meningkatkan minat dan bakat siswa SMK. Kata kunci: e-modul, ctl, flipbook, minat dan bakat
Efektifitas Layanan Bimbingan Kelompok Teknik FGD Untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa di SMP N 1 Madukara Maurizka Dwi Apriliani; Erni Hestiningrum; Ulfa Danni Rosada; Hardi Santosa
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v9i1.6810

Abstract

This study aims to see the effectiveness of Group Guidance Services using thetechnique Focus Group Discussion in minimizing academic procrastination in Class VII F students of SMPN 1 Madukara. The characteristic or distinguishing feature of this research is the use of Group Guidance Services FGD techniques. Where FGD is a focus group discussion, not a free discussion. FGD is a group discussion technique to discuss the same problem, in an informal and relaxed atmosphere. The results of the calculation of the t coefficient using the SPSS program show that tcount= 19,848 compared to ttable with a significance of 5% for dk n-1=8-1=7 is 2.365. This shows that tcount  is greater than ttable, namely 19,848 2,365. So it was concluded that there was a significant difference between the level of student academic procrastination before and after being given FGD services. Artikelinidapatdiaksessecaraterbukadibawahlisensi CC-BY
KEEFEKTIFAN PEMBERIAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL TERHADAP PENINGKATAN SELF EFFICACY SISWA DISABILITAS Karlina Putri Lokasari; Ulfa Danni Rosada
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i1.494

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena terdapat beberapa siswa disabilitas memiliki self efficacy yang rendah. Hal tersebut ditandai dengan ketidakpercayaan diri mereka dalam melakukan berbagai kegiatan yang ada disekolah, dikarenakan kurang percaya diri terhadap kemampuan yang dimilikinya. Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya tingkat self efficacy pada penyandang disabilitas fisik di SMA N 1 Bantul. Terdapat beberapa penyandang disabilitas fisik yang teridentifikasi memiliki self efficacy yang cenderung rendah, maka dari itu perlu adanya peningkatan self efficacy melalui layanan konseling rational emotive behavior therapy teknik self talk. Pada penelitian ini digunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian true-eksperimen menggunakan model pretest-posttest control group design. Subjek penelitian ini yaitu kelas XI SMA N 1 Bantul berjumlah 6 siswa disabilitas yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Uji validitas menggunakan product moment dengan bantuan program SPSS. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbcah. Data yang terkumpul dalam bentuk angka (kuantitatif) yang kemudian dianalisis secara statistik. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji independent sample t-test berdasarkan hasil uji prasyarat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan nilai tabel Equal variances assumed diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,035 < 0,05 sehingga Ho ditolak yang menunjukan bahwa adanya peningkatan self efficacy pada siswa setelah diberikan layanan konseling individual REBT teknik self talk. Hasil tersebut didukung oleh nilai mean kelas eksperimen sebesar 90 lebih besar dibandingkan kelas kontrol yang memiliki mean sebesar 78 yang berarti rata-rata kelompok eksperimen berada pada kategori tinggi.