Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

APLIKASI SISTEM PERINGATAN TABRAKAN PADA KAPAL BERBASIS DATA GPS MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Sryang Tera Sarena; Ryan Yudha Adhitya; Catur Rakhmad Handoko; Noorman Rinanto
Jurnal IPTEK Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2016.v20i2.48

Abstract

Automatic Identification System (AIS)  is an important equipment in ship for giving ship’s information to other ships or harbour. Unfortunately, there is still no ship collision warning system included in AIS. Hence, an application of ship collision early warning system based on Global Positioning System (GPS) data is proposed in this paper. Here, the zero-order sugeno fuzzy logic is used to process the ships speed and position data. The output of this warning system are recommended ships speed and heading direction to prevent the ship collision based on IMO (International Maritime Organization) regulation. The object used is a ship prototype equiped with GPS. The testing is held in four position of the ship prototype againts static object. The positions are -45o, -25o, 25o dan 45o. The testing results yield 100% accuracy to the IMO regulation of the head on situations case.
Pemanfaatan Sampah Plastik Laut sebagai Sumber Energi: Tinjauan Teknologi dan Analisis Ekonomi Urip Mudjiono; Catur Rakhmad Handoko; Annas Singgih Setiyoko; Hendro Agus Widodo; Joessianto Eko Poetro
JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Vol 25 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LP2M STAI Miftahul 'Ula (STAIM) Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik laut mengganggu ekosistem dan mengindikasikan potensi energi yang hilang di Indonesia. Studi ini meninjau tiga teknologi sampah-ke-energi (WtE): pyrolysis, gasifikasi, dan insinerasi. Hal ini didasarkan pada analisis data kuantitatif dan evaluasi ekonomi. Potensi energi dengan nilai kalor plastik 43–46 MJ/kg dan parameter efisiensi masing-masing teknologi dihitung dengan data volume sampah plastik yang tidak terkelola dan kebocoran ke laut. Hasilnya menunjukkan bahwa mismanaged plastic sebesar 3,22 juta ton per tahun dapat dibakar untuk menghasilkan sekitar 32 323 GWh listrik. Sebaliknya, kebocoran plastik ke laut (0,48 hingga 1,29 juta ton) berpotensi menghasilkan 4 818 hingga 12 949 GWh listrik; gasifikasi menghasilkan 5 957 GWh dari mismanaged plastic dan 888 hingga 2 387 GWh dari sampah laut, dan insinerasi menghasilkan sekitar 1 610 hingga 4 325 GWh dari sampah laut. Pyrolysis skala kecil memerlukan investasi awal yang lebih besar, tetapi mampu memproduksi bahan bakar cair berkualitas tinggi. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa gasifikasi memiliki payback period sekitar dua tahun dengan internal rate of return di atas 38 %. Hasilnya menunjukkan bahwa pyrolysis adalah teknologi paling menjanjikan untuk pemanfaatan sampah plastik laut di Indonesia. Namun, untuk menerapkannya, diperlukan peraturan, infrastruktur, dan kolaborasi dengan program pengelolaan sampah nasional.
Pengendalian Lengan Robot 6-DOF yang Efisien Bandwidth melalui Pengenalan Gerakan Tangan Berbasis Koordinat Didik Sukoco; Catur Rakhmad Handoko; Joessianto Eko Poetro
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1650

Abstract

Sistem teleoperasi konvensional sering mengalami latensi tinggi dan kebutuhan bandwidth yang besar akibat ketergantungan yang tinggi pada streaming video real-time. Artikel ini mengusulkan kerangka kerja teleoperasi berbandwidth rendah untuk pengendalian lengan robot 6-DOF menggunakan pengenalan gerakan tangan berbasis koordinat. Sistem ini menggunakan kerangka kerja MediaPipe untuk mendeteksi 21 titik landmark tangan, yang kemudian dipetakan ke parameter kontrol esensial: posisi Cartesian (X, Y, Z), rotasi, jari-jari, dan panjang lengan. Berbeda dengan metode tradisional, protokol kami hanya mentransmisikan paket koordinat berukuran 24 byte, sehingga secara signifikan mengurangi beban jaringan. Untuk menjaga kesadaran situasional operator, visualisasi kerangka tulang real-time diimplementasikan sebagai umpan balik utama, bukan video berbitrate tinggi. Hasil eksperimen simulasi menunjukkan bahwa sistem mencapai latensi end-to-end di bawah 50 ms dan akurasi posisi 98,4%, sambil mengonsumsi bandwidth jaringan hanya 6,05 kbps. Ini mewakili pengurangan bandwidth lebih dari 95% dibandingkan sistem berbasis video standar. Temuan ini menunjukkan bahwa paradigma berbasis koordinat yang diusulkan sangat efektif untuk menerapkan aplikasi robotik di lingkungan dengan konektivitas tidak stabil atau terbatas, seperti bedah jarak jauh dan tanggap bencana.