Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

LITERATURE REVIEW: SKEPTISISME PROFESIONAL AUDITOR DI ERA KECERDASAN BUATAN Muhammad Farhan; Rina Tjandrakirana DP
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/82xt8e49

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses audit telah mengubah lanskap profesi auditor secara fundamental, menawarkan efisiensi dan kedalaman analisis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, kemajuan ini memunculkan paradoks: di tengah peningkatan kemampuan teknis, fondasi kualitas audit yaitu skeptisisme profesional justru menghadapi tantangan baru yang signifikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana skeptisisme profesional auditor diredefinisi dan diimplementasikan di era AI dengan menggunakan perspektif teori automation bias. Dengan menggunakan metode studi literatur terhadap 23 artikel yang terdiri dari 13 artikel jurnal internasional terindeks Scopus (Q1–Q4) dan 10 artikel jurnal nasional terakreditasi SINTA (SINTA 1–4) yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021 hingga 2026, artikel ini mengkaji distorsi potensial terhadap skeptisisme akibat adopsi AI, seperti risiko automation bias dan ketergantungan berlebihan pada output teknologi. Pembahasan mencakup pula peran baru auditor serta intervensi yang diperlukan untuk mempertahankan skeptisisme. Kesimpulannya, era AI tidak meniadakan kebutuhan akan skeptisisme profesional, tetapi justru meningkatkannya; auditor harus berevolusi dari sekadar pengguna alat menjadi pengawas kritis atas teknologi itu sendiri.
Audit Berbasis Blockchain dan AI: Peluang Efektivitas vs Risiko kelemahan Pengendalian Nadira Ramadhani; Muhammad Farhan; Rina Tjandrakirana DP
Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-8208 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi blockchain dan Kecerdasan Buatan (AI) berpotensi mengubah proses audit dari model periodik menjadi sistem yang lebih transparan, efisien, dan berkelanjutan. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan tentang implementasi teknologi ini dalam audit. Temuan menunjukkan bahwa blockchain meningkatkan kualitas audit dengan menyediakan catatan yang tidak dapat diubah, transaksi yang transparan, dan data yang dapat diverifikasi, sementara AI mendukung analisis data yang lebih mendalam yang membantu auditor mendeteksi kesalahan dan kecurangan secara lebih efektif. Selain itu, otomatisasi proses verifikasi dan pemantauan transaksi berkelanjutan memungkinkan auditor untuk lebih fokus pada analisis risiko dan evaluasi pengendalian internal. Namun, adopsi teknologi ini juga menghadirkan tantangan, termasuk kompleksitas teknologi, keterbatasan infrastruktur dan kompetensi auditor, serta kurangnya standar dan peraturan audit yang spesifik. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan teknis auditor, penguatan infrastruktur teknologi informasi, dan pengembangan kerangka peraturan yang adaptif sangat penting untuk memaksimalkan manfaat teknologi ini sekaligus meminimalkan potensi risiko pengendalian dalam proses audit. Kata kunci: audit blockchain, audit berbasis AI, pengendalian internal