Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Baking Powder terhadap Karakteristik Stick Tepung Terigu-Garut Pujimulyani, Dwiyati; Hanifah, Dika Nur; Setiyoko, Agus
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v1i1.3478

Abstract

Kunyit memiliki potensi dalam pangan fungsional karena mengandung sifat antioksidatif yang berasal dari senyawa kurkuminoid. Oleh karena itu, kunyit ditambahkan pada stick ditambahkan yang merupakan camilan digemari oleh masyarakat. Stick dibuat dari campuran tepung terigu dan tepung garut, maka dari itu perlu ditambahkan baking powder untuk membentuk tekstur stick agar lebih renyah. Metode penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor dengan penambahan bubuk kunyit dengan variasi 5, 10 dan 15 g dan baking powder dengan variasi 0,15 g, 0,30 g, dan 0,45 g. Penambahan bubuk kunyit dan baking powder berpengaruh terhadap tingkat kesukaan, warna (lightness, redness dan yellowness), tekstur dan kadar air. Berdasarkan tingkat kesukaan stick terigu-garut terbaik dihasilkan dengan penambahan bubuk kunyit 5 g dan baking powder 0,30 g yang berturut memiliki sifat kimia kadar protein sebesar 8,48% (b/b), aktivitas antioksidan 53,82% RSA (DPPH) dan 5,64 mg E Fero/g (FRAP) serta kadar fenol total 20,88 mg EAG/g.  
Pengaruh Penambahan Carboxymethyl Cellulose terhadap Karateristik Mi Basah Setiyoko, Agus; Awaliya, Nila Soviatul
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v1i1.3479

Abstract

Ekstrak bunga telang memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berperan sebagai antioksidan. Pemanfaatan ekstrak bunga telang dalam mi basah dapat menjadi alternatif sebagai pewarna alami. Penambahan CMC diharapkan dapat meningkatkan tekstur dari mi basah yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan mi basah dengan penambahan CMC dan ekstrak bunga telang untuk mengetahui pengaruh penambahan CMC dan ekstrak bunga telang terhadap sifat fisik, kimia dan tingkat kesukaan mi basah yang dihasilkan. Mi basah dibuat dari tepung terigu, CMC, ekstrak telang, garam dan air yang dicampur dan diuleni hingga kalis, kemudian adonan didiamkan, dipipihkan, dipotong menjadi untaian mi dan direbus. Analisis yang dilakukan meliputi pengujian fisik warna, tensile strength, rehidrasi dan rendemen, kadar air, kadar abu, aktivitas antioksidan serta uji kesukaan. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama konsentrasi penambahan ekstrak bunga telang dan faktor kedua konsentrasi penambahan CMC. Penambahan ekstrak bunga telang sebesar 3%, 6% dan 9%, dan penambahan CMC sebesar 0,5%, 0,75% dan 1%. Data yang diperoleh kemudian dianalisa statistik menggunakan Univariate Analysis of Variance dan apabila terdapat beda nyata dilanjutkan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terpilih yaitu mi basah dengan penambahan CMC 0,75% dan ekstrak bunga telang 9% dengan karakteristik fisik L* 50,93, a* 0,90, b* 3,81, tensile strength 0,012Mpa, rehidrasi 0,85 g/ml, rendemen 97,30%. Sifat kimia meliputi kadar air 29,15 b/b, kadar abu 0,85 b/b dan aktivitas antioksidan 1,49 %RSA. Mi basah yang disukai panelis adalah mi basah dengan penambahan ekstrak bunga telang 9% dan CMC 0,75%.  
Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah dan Variasi Konsentrasi Starter Terhadap Karakteristik Soygurt: The effect of red dragon fruit peel extract addition and variations concentration of starter on the characteristics of soygurt Kartikaningrum, Ayu Rara; Setiyoko, Agus; Slamet, Agus
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v1i2.3832

Abstract

Soygurt adalah produk dari hasil fermentasi susu kedelai menggunakan bakteri asam laktat. Salah satu faktor penting yang menentukan kualitas soygurt adalah konsentrasi starter. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa antioksidan yang lebih besar dibandingkan daging buahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan soygurt yang ditambah ekstrak kulit buah naga merah dengan sifat fisik dan kimia yang disukai oleh panelis serta mengandung antioksidan. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu konsentrasi penambahan ekstrak kulit buah naga merah 0%, 2%, 4%, 8% dan variasi konsentrasi starter yaitu Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, dan Lactobacillus acidophilus (1:1:1) 5% dan 7%. Sifat-sifat yang dianalisa meliputi nilai warna L*a*b*, pH, viskositas, dan tingkat kesukaan panelis pada semua perlakuan dan kadar abu, kadar protein, total asam laktat, dan aktivitas antioksidan pada perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak kulit buah naga merah pada level tertentu dan konsentrasi starter berpengaruh nyata terhadap sifat fisik (nilai L*, nilai a*, viskositas, pH) dan tingkat kesukaan panelis terhadap terhadap penampakan, warna, aroma, rasa, dan penerimaan secara keseluruhan. Soygurt dengan penambahan ekstrak kulit buah naga 4% dan starter sebanyak 5% merupakan produk yang paling disukai oleh panelis dan memiliki nilai warna L* 64,28; nilai warna a* 6,83; nilai warna b* 13,15; pH 4,41; viskositas sebesar 111,46 cP; dan aktivitas antioksidan 29,67 %RSA dengan kadar abu 0,58 %bb; kadar protein 3,64 %bb; keasaman 1,23% yang telah sesuai SNI.  
PENGARUH LAMA PENGADUKAN DAN KONSENTRASI STPP TERHADAP KARAKTERISTIK PATI SUWEG (Amorphophallus campanulatus) TERMODIFIKASI IKATAN SILANG Setiyoko, Agus; Yuliani, Fety Andrianing
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 14, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.987 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v14i2.51984

Abstract

This study aimed to find out the effect of the combination of Sodium Tripolyphosphate (STPP) and stirring time on physical and chemical characteristics of the produced suweg starch. A factorial completely randomized design (CRD) was used in this study.  The study was conducted using 2 treatment factors, namely the addition of Sodium Tripolyphosphate (STPP) concentrations in 1% and 2% level and stirring time for 30 minutes and 60 minutes. The research method use 2 factorial Randomized Block Design (RBD). The data obtained was performed by ANOVA statistical tests and if the result significantly different it would be followed by the Duncan Multiple Range Test at a 5% confidence level. The results showed the effect of the combination of Sodium Tripolyphosphate (STPP) and stirring time on the physical and chemical characteristics of the resulting suweg starch compared to the control suweg starch in the form of an increase in the value of brightness, amylopectin content and solubility, while the value of redness (a*), yellowness (b*), water content, amylose content, and swelling power decreased
Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah dan Variasi Konsentrasi Starter Terhadap Karakteristik Soygurt: The effect of red dragon fruit peel extract addition and variations concentration of starter on the characteristics of soygurt Ayu Rara Kartikaningrum; Agus Setiyoko; Agus Slamet
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v1i2.3832

Abstract

Soygurt adalah produk dari hasil fermentasi susu kedelai menggunakan bakteri asam laktat. Salah satu faktor penting yang menentukan kualitas soygurt adalah konsentrasi starter. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa antioksidan yang lebih besar dibandingkan daging buahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan soygurt yang ditambah ekstrak kulit buah naga merah dengan sifat fisik dan kimia yang disukai oleh panelis serta mengandung antioksidan. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu konsentrasi penambahan ekstrak kulit buah naga merah 0%, 2%, 4%, 8% dan variasi konsentrasi starter yaitu Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, dan Lactobacillus acidophilus (1:1:1) 5% dan 7%. Sifat-sifat yang dianalisa meliputi nilai warna L*a*b*, pH, viskositas, dan tingkat kesukaan panelis pada semua perlakuan dan kadar abu, kadar protein, total asam laktat, dan aktivitas antioksidan pada perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak kulit buah naga merah pada level tertentu dan konsentrasi starter berpengaruh nyata terhadap sifat fisik (nilai L*, nilai a*, viskositas, pH) dan tingkat kesukaan panelis terhadap terhadap penampakan, warna, aroma, rasa, dan penerimaan secara keseluruhan. Soygurt dengan penambahan ekstrak kulit buah naga 4% dan starter sebanyak 5% merupakan produk yang paling disukai oleh panelis dan memiliki nilai warna L* 64,28; nilai warna a* 6,83; nilai warna b* 13,15; pH 4,41; viskositas sebesar 111,46 cP; dan aktivitas antioksidan 29,67 %RSA dengan kadar abu 0,58 %bb; kadar protein 3,64 %bb; keasaman 1,23% yang telah sesuai SNI.