Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

THE DEVELOPMENT OF OBJECTIVE TEST FOR CONCEPTUAL KNOWLEDGE OF MECHANICAL WAVES TOPIC IN HIGH SCHOOL Cindi Elvani; Sahyar Sahyar
IPER (Indonesian Physics Education Research) Vol 2, No 1 (2021): IPER (Indonesian Physics Education Research)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.095 KB) | DOI: 10.24114/iper.v2i1.28725

Abstract

This study aims to develop an objective test of conceptual knowledge of physics on Mechanical Waves material in high school that meets good test qualification standards, covering aspects of validity, reliability, level of difficulty, discriminating power and effectiveness of distractors. This type of research is research development or Research and Development (R&D), with the ADDIE model. The population of this study were all students of SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan with the subject of all students of class XI MIA SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. The instrument used in this study was a multiple-choice test of 50 items to measure conceptual knowledge. The results showed that the content validity by experts of the objective test of conceptual knowledge of physics on Mechanical Waves material in high school was very good. Judging from the empirical validity of the broad field test, 37 valid items and 13 invalid items were obtained. The reliability of the test is 0.91. The level of difficulty obtained 7 easy questions, 27 moderate questions, and 4 difficult questions. The discriminatory power obtained 30 items very good, 5 items good, 2 items enough, and 1 item not good. Based on the effectiveness of the distractors, 20 distractors were found to be inefficient or the distractors were not functioning. This conceptual knowledge test can be used as a standard test to measure students' conceptual knowledge on the Mechanical Wave material in high school.
DEVELOPMENT OF COMPLEX PROBLEM SOLVING TESTS IN NEWTON’S DYNAMIC FOR HIGH SCHOOL Nurhikmah Weisdiyanti; Sahyar Sahyar; Rita Juliani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i2.48639

Abstract

Complex problem solving (CPS) is important for students, but educators rarely provide tests that hone CPS, because the available tests are not up to standard. The aim of the study was to develop a physics test instrument based on CPS for high school that met the qualifications in the aspects of validity, reliability, discriminatory power and level of difficulty. The type of research used is the Borg & Gall research and development (R&D) model with 9 stages, namely: (1) preliminary study of problem-solving test instruments, (2) planning of instrument development and testing, (3) development of problem-solving-based test instruments, (4) initial field test by 5 material, construction and language expert validators, (5) main product revision, (6) main field test on 20 test takers, (7) operational product revision, (8) operational field test on 100 participants tests, and (9) final product revisions. This research uses a mixed method approach with qualitative and quantitative analysis. The developed test instrument consists of 15 essay test items. The results of the initial field test obtained 30 valid test items with minor revisions on the material, construction and language aspects. The results of the main field test obtained 14 test items valid and very reliable. The operational field test results obtained 14 valid and very reliable test items so that the CPS test is suitable for use and can be useful in helping educators to hone students' CPS ability.
Studi Kemampuan Mahasiswa Dalam Menganalisis Penerapan Optik Geometri pada Aktivitas Melihat Cynthia E. V Simanjuntak; Gloryana R. S Lumban Batu; Risma A Sihotang; Sahyar Sahyar
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2773

Abstract

Aktivitas melihat adalah bagian penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Dalam ilmu fisika, aktivitas melihat biasanya dilakukan dengan pengamatan, eksperimen, juga demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menerapkan optik geometri pada bidang biologi dalam aktivitas melihat, menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menerapkan optik geometri berdasarkan taksonomi bloom, dan menganalisis tingkat kemampuan mahasiswa dalam menerapkan optik geometri pada bidang biologi berdasarkan kemampuan berpikir rendah (LOT) dan berpikir tinggi (HOT). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif dengan memberikan instrument tes kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika. Populasi pada penelitian ini adalah 139 orang dengan sampel yang 30 orang. Hasil penelitian yang didapatkan untuk rata-rata kemampuan siswa secara keseluruhan ialah 66,6%, kemampuan siswa jenjang C1 (71,6%) C2 (73,3%) C3 (75,8%) C4 (64,1%) C5 (52,5%) C6 (61,6%), serta untuk kemampuan siswa kategori LOT (73,6%) dan HOT (59%). Dari hasil yang didapatkan diketahui kemampuan mahasiswa masih rendah dalam pemahaman fisika pada bidang ilmu biologi.
Analisis Kemampuan Siswa SMA Swasta Kesuma Indah Kota Padang Sidempuan dalam Penerapan Mekanika Gerak untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja (Katrol) Desnatalia Siahaan; Jondry Panjaitan; Peby Simorangkir; Sahyar Sahyar
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menerapkan mekanika gerak dalam teknik, mengkaji kemampuan tersebut berdasarkan taksonomi Bloom, serta mengevaluasi tingkat kemampuan berpikir rendah (LOT) dan berpikir tinggi (HOT) di SMA Swasta Kesuma Indah Kota Padang Sidempuan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pengetahuan siswa dalam menerapkan fisika dalam bidang teknik, kurangnya materi pendukung seperti buku dan bahan ajar yang relevan, serta minimnya penjelasan guru mengenai penerapan fisika dalam bidang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif yang dilakukan secara daring melalui kuesioner Google Form yang didistribusikan kepada 30 siswa. Kuesioner tersebut berisi 24 soal pilihan ganda yang disusun berdasarkan taksonomi Bloom (C1-C6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMA Swasta Kesuma Indah Kota Padang Sidempuan memiliki pengetahuan yang baik tentang penerapan fisika dalam teknik, dengan persentase jawaban benar yang tinggi: C1 (87,4%), C2 (83,3%), C3 (77,5%), C4 (75%), C5 (75,8%), dan C6 (68,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki kemampuan berpikir tinggi (HOT) dalam menerapkan konsep fisika pada bidang lain.
Analisis Penerapan Mekanika Fluida pada Sistem Peredaran Darah Andreas Silitonga; Mailina Samosir; Nomi Marbun; Sahyar Sahyar
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.2698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menganalisis penerapan mekanika fluida pada sistem peredaran darah. Metode penelitian melibatkan penyebaran kuesioner kepada siswa di SMA Negeri 1 Onan Ganjang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas 11 di SMA Negeri 1 Onan Ganjang, dengan populasi siswa sebanyak 128 siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Onan Ganjang. Kuesioner berisi 24 pertanyaan pilihan ganda yang dirancang untuk menilai pemahaman siswa mengenai prinsip dasar mekanika fluida serta kemampuan mereka menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam menganalisis aliran darah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mengukur nilai variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa secara keseluruhan menunjukkan 49 % diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam menganalisis mata pelajaran fisika dalam bidang biologi pada soal dengan tingkat keseluruhan pada mendapat kategori cukup. Untuk kemampuan siswa berdasarkan taksonomi bloom C1 56,24% kategori cukup, C2 92,70% kategori sangat baik, C3 45,10% kategori cukup, C4 41,66% kategori cukup, C5 39,57% kategori buruk, dan C6 36,45% kategori buruk. Untuk hasil kemampuan siswa dalam LOT 64,68% kategori cukup, dan untuk hasil HOT 39,57% kategori buruk.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Kontekstual pada Materi Dinamika Rotasi pada Siswa SMA Asti Elraida Purba; Sahyar Sahyar
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1166

Abstract

Urgensi penelitian ini karena dapat membantu siswa memahami konsep yang abstrak melalui keterkaitan dengan fenomena nyata sekaligus mendukung pembelajaran mandiri berbasis teknologi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata Pelajaran fisika serta masih kurangnya bahan ajar interaktif untuk mendukung siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-Modul Berbasis Kontekstual pada materi Dinamika Rotasi yang valid, praktis, dan efektif yang dapat digunakan untuk pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek dari penelitian ini Adalah ahli materi, ahli media serta peserta didik di kelas XII-1 berjumlah 30 orang di SMA Negeri 1 Pancur Batu. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket kevalidan (ahli materi dan ahli media), instrument soal pretest dan posttest serta angket respon siswa terhadap E-Modul berbasis kontekstual pada materi Dinamika Rotasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kebutuhan pembelajaran, lembar validasi oleh ahli, angket respon guru dan peserta didik, serta data hasil belajar untuk menilai kevalidan, kepraktisan, keefektifan, dan dasar revisi produk E-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul yang dikembangkan masuk dalah kategori valid, karena "kevalidan ahli materi 77,33% dan ahli media 76,06%", yang dimana digunakan dalam pembelajaran fisika berdasarkan hasil uji validasi ahli materi dan ahli media. E-Modul berbasis kontekstual pada materi Dinamika Rotasi masuk dalam kategori sangat praktis berdasrkan hasil respon siswa. E-Modul yang dikembangkan masuk pada kategori efektif melalui peningkatan yang terjadi pada N-gain pada kategori tinggi serta rata-rata nilai pada post-test mencapai KKTP. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-Modul berbasis Kontekstual pada Materi Dinamika Rotasi valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Kontekstual pada Materi Fluida Statis Cindyloken Caharina Gurusinga; Sahyar Sahyar
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1317

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul berbasis kontekstual pada materi fluida statis kelas XI di SMA guna meningkatkan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran yang lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari serta mendukung efektivitas proses pembelajaran yang interaktif dan mandiri. Penelitian bertujuan menghasilkan bahan ajar berupa e-modul berbasis kontekstual pada materi fluida statis sebagai alat bantu untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE dengan lima tahap yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Validasi e-modul dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba di lapangan dengan melibatkan siswa kelas XI Merdeka 1 SMA Negeri 1 Sibolangit. Hasil penelitian menunjukkan kategori sangat layak dengan nilai rata-rata 92% dari dosen ahli materi dan 86,9% dari dosen ahli media. E-modul masuk dalam kategori sangat praktis, dengan hasil angket respon siswa menunjukkan nilai rata-rata 85.71% dan 91% dari guru fisika. Hasil uji N-gain, hasil belajar siswa meningkat dengan skor 0,77 (kategori tinggi) dan hasil belajar siswa memenuhi KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) dengan rata-rata nilai pretest 26 dan posttest 81. Peningkatan menunjukkan bahwa e-modul berbasis kontekstual efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fluida statis.