Tonih Feronika, Tonih
Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUSAINS

HUBUNGAN ANTARA SELF REGULATED LEARNING DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Rizkyani, Arivia Monique; Feronika, Tonih; Saridewi, Nanda
EDUSAINS Vol 12, No 2 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i2.18175

Abstract

RELATIONSHIP BETWEEN SELF REGULATED LEARNING AND ACADEMIC PROCRASTINATION IN CHEMISTRY EDUCATION STUDENTS IN THE COVID-19 PANDEMIC  AbstractThe world, including Indonesia, is being hit by the covid-19 outbreak, making students adapt to a new learning process, namely online. Students need self-regulated learning to direct the learning process to achieve optimal learning goals and suppress the level of academic procrastination experienced by students during the covid-19 pandemic. This study aims to determine the relationship between self-regulated learning and academic procrastination in Chemistry Education students during the covid-19 pandemic. This study uses a correlational method with a quantitative research approach. This study's population was 210 students of Chemistry Education class 2017, 2018, and 2019 with a sample size of 68 students who were determined using the proportional stratified random sampling technique. The instruments used were self-regulated learning questionnaires, academic procrastination questionnaires, and interviews. The product-moment correlation technique is used to test the hypothesis. The results obtained a correlation coefficient value of -0.409 with a significance of 0.001, so it can be said that there is a negative and significant relationship between self-regulated learning and academic procrastination in  Chemistry Education students during the covid-19 pandemic.  Abstrak Saat ini dunia termasuk Indonesia sedang dilanda wabah covid-19 yang membuat mahasiswa harus beradaptasi dengan proses pembelajaran baru yakni melalui daring. Mahasiswa membutuhkan kemampuan self regulated learning untuk mengarahkan proses belajar dalam mencapai tujuan pembelajaran yang optimal serta untuk menekan tingkat prokrastinasi akademik yang dialami mahasiswa pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini. bertujuan untuk. mengetahui. hubungan antara. self regulated.learning dengan. Prokrastinasi. akademik pada mahasiswa. Pendidikan Kimia di.masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Kimia angkatan 2017, 2018, dan 2019 berjumlah 210 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 68 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket self regulated learning, angket prokrastinasi akademik, dan wawancara. Teknik korelasi product moment digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh nilai .koefisien korelasi sebesar. – 0,409 dengan. signifikansi 0,001 sehingga.dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan.negatif dan signifikan.antara self. regulated. learning dengan prokrastinasi akademik pada. mahasiswa Pendidikan Kimia di.masa pandemi covid-19. 
ANALISIS PERTANYAAN PADA BUKU TEKS KIMIA BERDASARKAN QUESTION CATEGORY SYSTEM FOR SCIENCE(QCSS) Cita Yohana Restu Awaliyah; Tonih Feronika; Salamah Agung
EDUSAINS Vol 7, No 1 (2015): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.809 KB) | DOI: 10.15408/es.v7i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanyaan yang dikembangkan pada buku teks kimia SMA negeri di Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis isi dengan desain penelitian kualitatif dan teknik pengambilan sampel random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar analisis klasifikasi pertanyaan berdasarkan Question Category System For Science (QCSS).Terdapat tiga buku yang dianalisis. Hasil penelitian menujukan bahwa pertanyaan yang dikembangkan pada semua sampel didominasi oleh pertanyaan tertutup. Buku teks kimia Asebesar 79,24%, buku teks kimia B 64,10%, buku teks kimia C sebesar 71,17%. Maka dapat disimpulkan hasil penelitian menunjukan bahwa pertanyaan yang dikembangkan pada buku teks kimia di SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan memilki persamaan antara satu dengan yang lainya yaitu sama–sama didominasi oleh pertanyaan tertutup kategori berfikir konvergen. Kata Kunci: analisis pertanyaan, buku teks kimia, Question Category System
PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PROFILE OF PROSPECTIVE CHEMISTRY TEACHER Tonih Feronika
EDUSAINS VOL 10, NO 2 (2018): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.11 KB) | DOI: 10.15408/es.v10i2.6435

Abstract

PROFIL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE CALON GURU KIMIAAbstractIn 2013 Dilek Karışan and Ayşe Şenay conducted experiments to investigate the Pedagogical Content Knowledge (PCK) of science teachers from Turkey that resulted in good teacher involvement determining the optimal formation of Content Knowledge in curriculum achievement, knowledge improvement and students are ready to learn. Chemical Education Study Program of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Chemistry teacher who must have pedagogic and professional competence, to get concrete information from student's competence as the basis for developing KKNI curriculum of Chemistry Education Study Program. Therefore, the researcher will describe Pedagogical Content Knowledge Profile of pree-service Chemistry Teacher. Through qualitative descriptive method Mastery of PCK understanding by analyzing the answer of test result using Certainty of Response Index Criteria (CRI). Result of research PCK prospective teacher of chemistry is to know concept (49,7%) and misconceptions (50.3%). Based on the concept of chemistry of prospective teachers is to know the concept (40.4%) and do not know the concept (59.6%). This result is a consideration of the Institute for Educational Teaching Program (LPTK), especially the Chemistry Education Study Program as the basis for developing the KKNI Curriculum in the preparation of Learning Outcome Study and Leson Plan of Study. AbstrakPada tahun 2013 Dilek Karışan dan Ayşe Şenay melakukan eksperimen mengivestigasi Pedagogical Content Knowledge (PCK) guru sains dari di Turki dihasilkan bahwa kertelibatan guru secara baik menentukan pembentukan Content Knowledge secara optimum dalam pencapaian kurikulum, peningkatan pengetahuan dan siswa siap untuk belajar. Program Studi Pendidikan Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mencetak calon Guru kimia yang harus memiliki kompetensi pedagogik dan professional,untuk mendapatkan informasi kongkrit dari kompetensi mahasiswa sebagai dasar untuk mengembangkan kurikulum KKNI Program Studi Pendidikan Kimia. Maka dengan ini peneliti akan mendeskripsikan Profil Pedagogical Content Knowledge Calon Guru Kimia.. Melalui metode deskriptif kualitatif Penguasaan pemahaman PCK dengan menganalisis Jawaban hasil tes menggunakan  Kriteria Certainty of Response Index (CRI), Hasil penelitian Profil PCK calon guru kimia adalah tahu konsep (49,7%) dan miskonsepsi (50,3%). Berdasarkan pengusaan konsep kimia calon guru adalah tahu konsep (40,4%) dan tidak tahu konsep (59,6%). Hasil ini menjadi pertimbangan terhadap Lembaga  Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) khususnya Program Studi Pendidikan Kimia sebagai dasar dalam mengembangkan  Kurikulum  KKNI dalam penyusunan Learning Outcome Program studi dan Rencana Perkuliah Semester.