Bunga gemitir (Tagetes erecta L.) dan alga merah (Kappaphycus alvarezii (Doty) L.M.Liao) merupakan bahan alam yang telah dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri kombinasi ekstrak etanol bunga gemitir dan alga merah terhadap bakteri penyebab jerawat, Propionibacterium acnes ATCC 1223, serta aktivitasnya setelah diformulasi dalam bentuk sediaan sediaan krim solid lipid nanoparticle (SLN). Serbuk kering bunga gemitir dan alga merah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Terhadap ekstrak yang diperoleh, dilakukan skrining fitokimia. Selanjutnya, masing-masing ekstrak diuji aktivitas antibakterinya terhadap P. acnes secara individual dengan metode mikrodilusi. Aktivitas antibakteri kombinasi kedua ekstrak selanjutnya diuji dengan metode mikrodilusi checkerboard. Berdasarkan hasil pengujian aktivitas antibakteri, 4 perbandingan kombinasi ekstrak dibuat dalam bentuk sediaan krim SLN yaitu formula F1, F2, F3, dan F4. Sediaan F1–F4 dievaluasi melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Aktivitas antibakteri krim SLN diuji dengan metode difusi sumuran. Berdasarkan uji skrining fitokimia yang dilakukan, flavonoid, alkaloid dan fenol terdeteksi pada kedua ekstrak, sedangkan steroid hanya terdeteksi pada ekstrak bunga gemitir. Pada pengujian aktivitas antibakteri ekstrak secara individual, ekstrak bunga gemitir dan alga merah memiliki aktivitas lemah dengan nilai konsentrasi hambat minimum (KHM) sebesar 4 dan 16 mg/mL. Kombinasi ekstrak bunga gemitir dan alga merah menghasilkan aktivitas antibakteri lebih tinggi daripada aktivitas masing-masing ekstrak secara individual terhadap P. acnes, dan dikategorikan memiliki efek aditif dengan nilai FKI sebesar 0,5312. Setelah diformulasi dalam bentuk krim SLN, hanya formula F4 yang mengandung 0,1 g ekstrak bunga gemitir dan 0,2 g ekstrak alga merah memberikan aktivitas antibakteri terhadap P. acnes dengan diameter zona hambat sebesar 16,762,46 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan sediaan krim SLN F4 yang mengandung kombinasi ekstrak bunga gemitir dan alga merah potensial untuk diinvestigasi lebih lanjut untuk pengembangan sediaan untuk mengatasi jerawat berbasis bahan alam.