Tekad Sitepu
Unknown Affiliation

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH BAHAN ADITIF OCTANE BOSTER TERHADAP PRESTASI KERJA MESIN DIESEL Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 4 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTulisan ini mencoba memberikan gambaran perbandingan prestasi kerja mesin diesel dengan menggunakan bahan bakar solar murni dan yang dicampur dengan bahan aditif octane boster cair dan mesin diesel yang dicampur octane boster pill. Penambahan bahan aditif terhadap bahan bakar solar sudah banyak dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja sebuah mesin diesel. Ketersediaan energi konvensional semakin menipis, sehingga diperlukan penggunaan yang se efektif mungkin. Pencampuran bahan bakar solar dengan zat aditif octane boster dapat memperbesar nilai kalor, peningkatan kinerja mesin diesel, dan mengurangi emisi gas buang.Kata kunci: Bahan aditif octane boster, Mesin Diesel
KAJIAN EKSPRIMENTAL PENGARUH BAHAN ADITIF OCTANE BOSTER TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN DIESEL Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.125 KB)

Abstract

AbstrakKetersediaan energi konvensional semakin menipis di bumi, mendorong manusia untuk mengelola dan memanfaatkan energi secara efektif mungkin. Salah satunya adalah seperti yang akan dipaparkan dalam tulisan ini, yaitu mengenai gambaran emesi gas buang yang dihasilkan mesin diesel dengan menggunakan bahan bakar solar murni dan yang dicampur dengan bahan aditif octane boster cair maupun octane boster pill. Penambahan bahan aditif terhadap bahan bakar solar sudah banyak dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja sebuah mesin diesel. Pencampuran bahan bakar solar dengan zat aditif octane boster dapat memperbesar nilai kalor, peningkatan kinerja mesin diesel, dan mengurangi emisi gas buang.Kata kunci: Emisi Gas Buang, Mesin Diesel, Bahan Aditif Octane Boster
KAJIAN PENGGUNAAN KOMPRESOR AKSIAL Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 6 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1927.857 KB)

Abstract

AbstrakTulisan ini mencoba memberikan gambaran tentang kompresor aksial. Perbandingan tekananyang rendah dan kapasitas yang besar merupakan kekhususan dari kompresor aksial.Kompresor ini dapat digunakan pada instalasi turbin gas dengan daya yang besar, tapi dimensiyang kecil.Kata kunci: Kompresor aksial, derajad reaksi sudu, turbin gas.
KAJIAN PENGGUNAAN HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR PADA SUATU INSTALASI TURBIN GAS Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 6 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.002 KB)

Abstract

AbstrakInstalasi Turbin Gas dengan Heat Recovery Steam Generator (HRSG) merupakan kombinasisiklus tenaga gas dengan siklus tenaga uap. Uap yang dihasilkan HRSG denganmemanfaatkan panas gas asap keluar dari turbin gas. Penempatan HRSG meningkatkanrendemen (hasil guna) thermal secara keseluruhan dari sistem.Kata kunci: HRSG, Turbin Gas, Heat Recovery
ANALISA UMUR PEMAKAIAN SCREW PRESS PADA MESIN PENGEKSTRAKSI MINYAK MENTAH KELAPA SAWIT Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 7 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.896 KB)

Abstract

AbstrakWorm Screw Press adalah salah satu komponen utama pada mesin pengekstraksi Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil). Pemakaian Worm Screw Press sering mengalami gangguan sehingga produksi minyak berkurang. Tulisan ini mencoba memberikan analisa umur pemakaian srew terhadap berbagai tegangan kempa yang dialami screw.Kata kunci : Analisa Umur, Worm Screw Press, Crude Palm Oil
EFEK PENAMBAHAN ZAT ADITIF PADA MINYAK PELUMAS MULTIGRADE TERHADAP KEKENTALAN DAN DISTRIBUSI TEKANAN BANTALAN LUNCUR Tekad Sitepu; Himsar Ambarita; Tulus B sitorus; Danner Silaen
Jurnal Dinamis No 7 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.459 KB)

Abstract

AbstrakSalah satu penggunaan minyak pelumas adalah pada bantalan. Bantalan yang paling umum digunakan adalah bantalan luncur (journal bearing) dan bantalan gelinding (roller bearing) karena memiliki harga yang relatif murah, konstruksi yang sederhana dan mudah dalam pelumasannya. Penambahan zat aditif pada suatu minyak pelumas merupakan hal yang umum dilakukan untuk meningkatkan kekentalan. Penelitian pada efek penambahan zat aditif sangat diperlukan, hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini. Akan dibahas analisis distribusi tekanan pada bantalan luncur menggunakan minyak pelumas multigrade dengan penambahan dan tanpa penambahan zat aditif. Penelitian dilakukan dalam beberapa putaran yaitu 1000 rpm, 1250 rpm, 1500rpm, 1750 rpm, dan 2000 rpm. Untuk menguji kekentalan miyak pelumas, pengujian dilakukan di Laboratorium Fisika Lanjutan Departemen Fisika FMIPA USU. Sementara untuk distribusi tekanan diteliti di Laboratorium Teknik Pelumasan Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik USU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan aditif/oil treatment tipe viscosity index improver terhadap minyak pelumas multigrade dapat meningkatkan kekentalan (viscosity) minyak pelumas sebesar 14,14 %.Kata kunci: minyak pelumas, zat aditif/oil treatment
PENGARUH SUDUT PENYINARAN DAN LAJU ALIRAN TERHADAP EFISIENSI TERMAL PADA SOLAR KOLEKTOR TIPE PLAT DATAR Tulus B Sitorus; Himsar Ambarita; Mulfi Hazwi; Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 7 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.328 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian tentang teknologi pemanfaatan energi terbarukan, khususnya energi surya (solar energy) sedang mengalami peningkatan akhir-akhir ini. Penelitian ini menggunakan Solar Energy Demonstrator tipe LS-17055-2 untuk menganalisa pengaruh sudut penyinaran dan laju aliran terhadap efisiensi termal suatu solar kolektor plat datar. Peralatan ini menggunakan dua bola lampu hologram (spot light) dengan daya masing-masing 500W untuk mensimulasikan energi sinar matahari. Solar kolektor tipe plat datar dengan luas 0,095 m2 digunakan untuk menangkap energi radiasi dan energi ini akan memanaskan air yang mengalir di dalam pipa. Parameter-parameter yang divariasikan pada penelitian ini adalah, intensitas penyinaran dengan menghidupkan satu dan dua lampu, sudut penyinaran pada 450, 600, 750, dan 900, dan laju aliran air pendingin 3,4,5,6,7 liter permenit. Total pengujian adalah 40 kali pengujian. Pada setiap pengujian dilakukan pengambilan data tiap menit selama 25 menit. Temperatur air masuk, air keluar, dan temperatur solar kolektor akan diukur. Dengan menggunakan data-data yang diukur, dilakukan perhitungan efisiensi termal solar kolektor ini. Analisa dilakukan untuk mengetahui efek dari sudut penyinaran dan laju aliran terhadap efisiensi solar kolektor.Keywords: Solar Kolektor, Intensitas, Laju aliran
ANALISA KEBUTUHAN UAP PADA STERILIZER PABRIK KELAPA SAWIT DENGAN LAMA PEREBUSAN 90 MENIT Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 8 (2011)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.296 KB)

Abstract

AbstrakSterilizer yang digunakan dengan panjang 25 m, diameter dalam 1.875 mm, dan diameter luar 1.895 mm.Tebal dinding sterilizer 10 mm, dan dapat memuat sebanyak 9 lori dengan kapasitas 2,5 Ton TBS untukmasing – masing lori. Jenis sterilizer yang digunakan adalah sterilizer horizontal dengan tekanan uapantara 2,5 kg/cm2 s/d 4,0 kg/cm2 dan temperatur uap antara 120oC s/d 140oC. Sterilizer inimenggunakan sistem perebusan triple peak atau sistem tiga puncak perebusan dengan waktu perebusanTBS selama 90 menit. Analisa kebutuhan uap dilakukan dengan kandungan uap pada air kondensat: 0%,5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Kebutuhan uap berbeda-beda berdasarkan perbandingan kualitas uap yangkeluar dari sterilizer pada masing-masing puncak perebusan.Kata Kunci: sterilizer
RANCANG BANGUN TURBIN PELTON UNTUK LABORATORIUM Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 9 (2011)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan turbin air didalam sistem pembangkit tenaga listrik saat ini masih sangat dominankarena hanya memanfaatkan aliran air yang tersedia di alam. Dalam pemakaiannya kita harusmemilih dan menentukan karakteristik turbin sesuai dengan kondisi dan tempat di mana turbinair dipasang agar dihasilkan energi yang optimal. Pada aplikasi turbin pelton, prinsip kerja turbinpelton diberi jatuhan air dari ketinggian tertentu untuk memutar sudu turbin. Putaran sudu turbinini akan diteruskan untuk memutar generator sehingga dihasilkan tenaga listrik. Total head padalokasi Laboratorium 9,41 m. Hasil perhitungan diameter roda turbin 280 mm dan diameter nosel23 mm. Laju aliran air 5,64 liter perdetik dengan putaran turbin 375 rpm.Kata Kunci : Putaran, Turbin Pelton,Head, Picohydro, Daya, Nosel, Laboratorium MesinFluida Departemen Teknik Mesin.
KAJIAN TEGANGAN YANG DIBANGKITKAN DAN KONSUMSI HIDROGEN PADA SEL BAHAN BAKAR POLYMER ELECTROLYTE MEMBRANE KAPASITAS 20 W Rezky Putra Pratama; Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 11 (2012)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.664 KB)

Abstract

ABSTRAKDunia sedang mengalami krisis energi karena bahan bakar minyak dan gas berkurangtajam akibat penggunaan secara besar-besaran oleh manusia. Sebelum terjadi krisis energi didunia, harus dicari energi alternatif yang dapat diperbaharui. Salah satunya berupa sel bahanbakar (fuel cell). Fokus kajian ini adalah sel bahan bakar jenis Polymer Electrolyte Membrane(PEM) dengan bahan bakar Hidrogen. Hidrogen didapatkan dengan cara menghidrolisis airmurni (aquadest) menjadi hidrogen dan oksigen. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahuibesar potensial reversibel secara termodinamika dengan menggunakan suhu air, metode molbeserta suhu inlet dan outlet pada stack, mengetahui banyaknya Hidrogen yang di konsumsi,arus yang dihasilkan dan besarnya kehilangan voltase pada sel bahan bakar. Hasil pengujian didapatkan bahwa besar potensial reversible dengan menggunakan suhu air adalah sebesar1,2197V per cell, konsumsi hydrogen sebesar 0,01229 mol dan didapatkan arus sebesar0,6587A. Kesimpulan dari hasil pengujian menunjukkan semakin tinggi temperatur, makasemakin besar kehilangan voltase..Kata kunci : Hidrogen, Fuel Cell, PEM