Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Penerangan Gedung Bertingkat Menggunakan DIAlux dan Ms.Excel Elih Mulyana; Saiful Ikhwan
Gunahumas Vol 5, No 2 (2022): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ghm.v5i2.48656

Abstract

Perencanaan dan pemasangan system penerangan pada Gedung perkuliahan menjadi isu utama. Penelitian  dilakukan pada gedung baru FPTK Universitas Pendidikan Indonesia. Pada Gedung tersebut diobservasi dan penerangan dilakukan pengukuran dengan lux meter kemudian    datanya diuji dengan  DIALux (Deutsches Institut für angewandte Lichttechnik)  software dan perhitungan menggunakan Microsoft Excel.Perhitungan mengacu pada standar SNI(Standar Nasional Indonesia), dengan memperhatikan nilai faktor depresi, refleksi pada suatu lampu, lux yang dibutuhkan oleh ruangan dan lumen yang dihasilkan oleh lampu. Hasil perhitungan data penerangan yang terpasang  pada bangunan mempunyai tingkat kesesuaian 70% terhadap nilai standar SNI.
ANALISIS AUDIT ENERGI DAN KEBUTUHAN CAHAYA PADA BANGUNAN PASAR MODERN BSD CITY TANGERANG SELATAN Ariyanti, Levina Sari; Mulyana, Elih; Trisno, Bambang
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 1 Januari (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.26.1.24-30

Abstract

Salah satu proses dalam manajemen energi adalah audit energi. Audit energi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui tingkat Intensitas Konsumsi Energi (IKE) pada suatu bangunan. Selain audit energi, analisis kebutuhan cahaya juga dilakukan untuk mengetahui tingkat intensitas cahaya pada suatu ruangan. Bangunan Pasar Modern ini telah berdiri selama lebih dari 10 tahun sehingga pihak pengelola tidak mengetahui secara pasti penggunaan energi listrik dan intensitas cahaya pada ruangan telah sesuai dengan standar atau tidak. Oleh karena itu, analisis audit energi dan kebutuhan cahaya dilakukan pada bangunan Pasar Modern untuk mengetahui perbandingan hasil analisis dengan standar. Standar yang digunakan untuk perhitungan konsumsi energi adalah Permen ESDM No.13 Tahun 2012 dan Buku Pedoman ASEAN Energy Awards 2022. Kemudian analisis kebutuhan cahaya menggunakan standar SNI 6197:2011. Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) untuk standar nasional didapatkan sebesar 21,75 kwh/m2/tahun dan 13,25 kwh/m2/tahun untuk standar internasional. Kedua hasil perhitungan ini telah sesuai dengan standar. Selanjutnya, pada hasil analisis kebutuhan cahaya didapatkan bahwa seluruh ruangan tidak memenuhi standar. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa audit energi dapat digunakan untuk mengetahui pemborosan konsumsi energi pada bangunan yang telah berdiri sejak lama. Selain itu analisis kebutuhan cahaya memiliki manfaat untuk mengetahui sistem penerangan yang perlu dilakukan penggantian sehingga dapat sesuai dengan standar.
EVALUASI KINERJA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA HYBRID PADA GEDUNG CENTRE OF EXCELLENCE UNIVERSITAS Hernawan, Agung Febriana; Mulyana, Elih; Trisno, Bambang
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 1 Januari (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.26.1.31-39

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid yang terdiri atas PLTS 5,35 KwP dan PLTB 2 KW merupakan salah satu pembangkit listrik yang dibangun di lingkungan kampus Universitas Pendidikan Indonesia, digunakan sebagai salah satu energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik berupa lampu sebanyak 54 buah dengan total daya sebesar 624 Watt di Gedung Centre of Excellence (CoE). Sejak dilakukan pembangunan PLTS Hybrid, belum banyak diketahui potensi produksi daya listrik yang dihasilkan, performa masing-masing pembangkit serta seberapa besar pengaruh produksi daya listrik terhadap konsumsi beban listrik harian. Sehingga diperlukan adanya evaluasi untuk mengetahui seberapa efektif kinerja sistem serta kendala-kendala yang terjadi pada PLTS Hybrid. Untuk mengetahui kinerja dari PLTS Hybrid, maka dilakukan observasi dengan cara pengukuran secara langsung dilapangan serta dilakukan analisa data perhitungan produksi daya, efisiensi dan pengaruh produksi daya yang dihasilkan terhadap penggunaan beban listrik. Hasilnya performa PLTS 18,52% dengan rata-rata harian intensitas radiasi matahari sebesar 518,22 W/m2, dan menghasilkan produksi daya listrik sebesar 659,91 watt, mampu untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beban listrik harian selama 11 jam pemakaian. Adapun performa PLTB 25,9, % dengan rata-rata harian kecepatan angin sebesar 2,2 m/s dan menghasilkan rata-rata produksi daya listrik harian selama 11 jam sebesar 12,89 watt belum mampu untuk memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemakaian beban listrik yang digunakan.
Performance Analysis of Synchronous Generators at Kamojang Geothermal Power Plant Unit 5 Based on Operational Parameters of Power, Current, and Voltage Alamsyah, Amanda Putri; Sucita, Tasma; Mulyana, Elih
Journal La Multiapp Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Multiapp
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamultiapp.v6i5.2333

Abstract

Geothermal energy is one of the potential and sustainable renewable energy sources in Indonesia. The efficiency of the generation system is one of the crucial aspects in optimizing the utilization of this energy. This study aims to analyze the performance of synchronous generators at the Kamojang Unit 5 Geothermal Power Plant based on power, current, and voltage parameters. The method used is a quantitative descriptive approach with field data collection for seven consecutive days in January 2025. The data observed include active power, apparent power, power factor, terminal voltage, phase current, and generator efficiency and current imbalance between phases. The results showed that the generator had high and stable daily efficiency with an average of 93.99%. The power factor was also classified as good, with an average of 91.23%. The highest phase current imbalance occurred in phase V with an average of 1.60%, but was still within the safe threshold according to IEEE standards. These findings indicate that the generation system at the Kamojang Unit 5 Geothermal Power Plant operates in an efficient and stable condition. This study also indicates the importance of monitoring operational parameters periodically as part of a maintenance strategy and increasing the reliability of geothermal power plants. With high efficiency and system stability, Kamojang Unit 5 Geothermal Power Plant can be a model for reliable and sustainable renewable energy power plant operation.