Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EVALUASI KINERJA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA HYBRID PADA GEDUNG CENTRE OF EXCELLENCE UNIVERSITAS Hernawan, Agung Febriana; Mulyana, Elih; Trisno, Bambang
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 1 Januari (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.26.1.31-39

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid yang terdiri atas PLTS 5,35 KwP dan PLTB 2 KW merupakan salah satu pembangkit listrik yang dibangun di lingkungan kampus Universitas Pendidikan Indonesia, digunakan sebagai salah satu energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik berupa lampu sebanyak 54 buah dengan total daya sebesar 624 Watt di Gedung Centre of Excellence (CoE). Sejak dilakukan pembangunan PLTS Hybrid, belum banyak diketahui potensi produksi daya listrik yang dihasilkan, performa masing-masing pembangkit serta seberapa besar pengaruh produksi daya listrik terhadap konsumsi beban listrik harian. Sehingga diperlukan adanya evaluasi untuk mengetahui seberapa efektif kinerja sistem serta kendala-kendala yang terjadi pada PLTS Hybrid. Untuk mengetahui kinerja dari PLTS Hybrid, maka dilakukan observasi dengan cara pengukuran secara langsung dilapangan serta dilakukan analisa data perhitungan produksi daya, efisiensi dan pengaruh produksi daya yang dihasilkan terhadap penggunaan beban listrik. Hasilnya performa PLTS 18,52% dengan rata-rata harian intensitas radiasi matahari sebesar 518,22 W/m2, dan menghasilkan produksi daya listrik sebesar 659,91 watt, mampu untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beban listrik harian selama 11 jam pemakaian. Adapun performa PLTB 25,9, % dengan rata-rata harian kecepatan angin sebesar 2,2 m/s dan menghasilkan rata-rata produksi daya listrik harian selama 11 jam sebesar 12,89 watt belum mampu untuk memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemakaian beban listrik yang digunakan.
Performance Analysis of Synchronous Generators at Kamojang Geothermal Power Plant Unit 5 Based on Operational Parameters of Power, Current, and Voltage Alamsyah, Amanda Putri; Sucita, Tasma; Mulyana, Elih
Journal La Multiapp Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Multiapp
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamultiapp.v6i5.2333

Abstract

Geothermal energy is one of the potential and sustainable renewable energy sources in Indonesia. The efficiency of the generation system is one of the crucial aspects in optimizing the utilization of this energy. This study aims to analyze the performance of synchronous generators at the Kamojang Unit 5 Geothermal Power Plant based on power, current, and voltage parameters. The method used is a quantitative descriptive approach with field data collection for seven consecutive days in January 2025. The data observed include active power, apparent power, power factor, terminal voltage, phase current, and generator efficiency and current imbalance between phases. The results showed that the generator had high and stable daily efficiency with an average of 93.99%. The power factor was also classified as good, with an average of 91.23%. The highest phase current imbalance occurred in phase V with an average of 1.60%, but was still within the safe threshold according to IEEE standards. These findings indicate that the generation system at the Kamojang Unit 5 Geothermal Power Plant operates in an efficient and stable condition. This study also indicates the importance of monitoring operational parameters periodically as part of a maintenance strategy and increasing the reliability of geothermal power plants. With high efficiency and system stability, Kamojang Unit 5 Geothermal Power Plant can be a model for reliable and sustainable renewable energy power plant operation.
Perancangan dan pembuatan mesin las PVC untuk pengembangan usaha industri kecil (penerapan di indutri kecil "Multitech " Soreang Bandung) Elih Mulyana
Jurnal Abmas Vol. 7 No. 1 (2007): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v7i1.90

Abstract

Peralatan yang terbuat dari plastik jenis PVC (polyvinyl chloride) banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila terdapat kerusakan dapat diperbaiki dengan cara mengelas bagian yang rusak tersebut dengan menggunakan mesin las PVC dengan tipe pengelasan udara panas (hot air welding). Dalam karya ilmiah ini dirancang sebuah mesin las PVC. Tujuan penelitian ini: merancang dan membangun mesin las PVC dan menerapkannya pada industri kecil. Pembuatan mesin las langsung oleh pelaku industri kecil dengan bimbingan tenaga ahli (dosen). Peralatan yang digunakan motor kompresor, pemanas, autotransformator dan peralatan bantu lainnya. Uji coba langsung pada penyambungan PVC dengan suhu pengelasan 90 °C yang dibangkitkan oleh tegangan 60 V dan arus 1,2 A. Suhu awal ini dibutuhkan waktu pemanasan 12 menit, elektroda las yang digunakan dengan bahan sama (PVC) dengan diameter 2-3 mm.
Pengukuran harmonisa tegangan dan arus listrik di gedung Direktorat TIK Universitas Pendidikan Indonesia Elih Mulyana
Jurnal Abmas Vol. 8 No. 1 (2008): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v8i1.97

Abstract

Peralatan-peralatan seperti komputer, printer, scanner, inverter, konverter, dan lain sebagainya merupakan beban non-linier. Beban non-linier adalah beban di mana hubungan antara arus dan tegangannya tidak linier. Keberadaan beban non-linier pada sistem tenaga listrik akan menimbulkan gangguan harmonisa. Tingkat harmonisa yang melewati standar dapat menyebabkan terjadinya peningkatan panas pada peralatan. Bahkan pada kondisi terburuk dapat terjadi gangguan (hanging up) bahkan kerusakan permanen pada beberapa peralatan elektronik yang sensitif termasuk komputer (Personal Computer). Selain itu juga dapat menyebabkan berkurangnya umur peralatan. Pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran kandungan harmonisa tegangan dan arus listrik di Gedung TIK. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur Power Quality Analyzer Fluke 438 selama 2 (dua) hari kerja berturut-turut pada jam-jam tertentu di mana intensitas pemakaian komputer di gedung besar. Sebagai perbandingan, pengukuran juga dilakukan pada saat intensitas penggunaan komputer kurang. Hasil pengukuran selanjutnya akan dibandingkan dengan standar yang ada (dalam hal ini standar IEEE), sebagai evaluasi terhadap kualitas daya listrik di Gedung TIK. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan harmonisa tegangan (%THDV) di Gedung TIK pada jam sibuk berada pada rentang 5,5% – 8,3% dan pada jam kurang sibuk < 5% pada standar 5%, sedangkan kandungan harmonisa arus (%THDI) adalah 26,1% - 45,2% pada jam sibuk dan 23% - 31,3% pada jam kurang sibuk untuk standar 15%. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum kandungan harmonisa tegangan dan arus listrik di Gedung TIK UPI berada di atas standar yang diizinkan.
Pelatihan keterampilan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal bagi pemuda dan karang taruna di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Jaja Kustija; Elih Mulyana; Bambang Trisno; Hasbullah Hasbullah
Jurnal Abmas Vol. 16 No. 1 (2016): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v16i1.38706

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengembangkan model pelatihan tentang pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal bagi pemuda dan karang taruna di desa Sukajaya Kabupaten Bandung. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode partisipatori dengan pendekatan Demand Responsive Approach. Model pelatihan yang dikembangkan didasarkan kepada kebutuhan dan potensi masyarakat dan desa setempat dalam konteks pembangunan dan keberlanjutan, sehingga diharapkan hasil dari kegiatan pelatihan ini dapat memberikan peluang kerja bagi pemuda dalam upaya mengurangi pengangguran meningkatkan taraf hidup masyarakat. Model pelatihan keterampilan yang dikembangkan meliputi: (1) tahap perencanaan (need assessment), (2) tahap pelaksanaan pelatihan, (3) tahap pendampingan dan (4) monitoring dan evaluasi. Hasil dari pengembangan model pelatihan instalasi listrik ini adalah terbukanya peluang usaha bagi pemuda dalam bidang instalasi listrik sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan serta terwujudnya model desa binaan yang didukung oleh aparat pemerintahan desa dengan berbasis kemitraan dengan tim PKM UPI. Kegiatan PKM desa binaan berbasis kemitraan ini diikuti oleh sekitar 35 orang pemuda dan karang taruna yang merupakan perwakilan tiap rukun warga untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dalam pemasangan dan pemeliharaan listrik rumah tinggal. Kader-kader instalatur ini diberikan pelatihan secara intensif agar mereka benar-benar menguasai berbagai hal tentang permasalahan instalasi listrik. Luaran yang dihasilkan dari PKM kewirausahaan ini adalah munculnya sejumlah kader instalatur desa mandiri dari kalangan pemuda dan karang taruna yang menguasai keterampilan tentang pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik rumah tinggal. Keterampilan tentang instalasi listrik ini juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha bagi dirinya maupun orang lain. Luaran lain dari kegiatan PKM Desa Binaan ini adalah terbitnya artikel atau publikasi ilmiah pada jurnal nasional/internasional yang terakreditasi.
Pelatihan keterampilan operasional dan perawatan sistem kelistrikan bangunan gedung bagi pemuda putus sekolah di Desa Girimekar Kabupaten Bandung Jaja Kustija; Hasbullah Hasbullah; Elih Mulyana
Jurnal Abmas Vol. 17 No. 1 (2017): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v17i1.36851

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat berbasis desa binaan ini adalah untuk memberikan pelatihan bagi pemuda putus sekolah dalam menguasai keterampilan dalam bidang operasional dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan gedung yang dilaksanakan dengan menggunakan metode partisipatori dengan pendekatan demand responsive approach. Model pelatihan yang dikembangkan didasarkan kepada kebutuhan dan potensi masyarakat dan desa setempat dalam konteks pembangunan dan keberlanjutan, sehingga diharapkan hasil dari kegiatan pelatihan ini dapat memberikan peluang kerja bagi pemuda dalam upaya mengurangi pengangguran meningkatkan taraf hidup masyarakat. Model pelatihan keterampilan yang dikembangkan meliputi: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan pelatihan, (3) tahap pendampingan dan (4) monitoring dan evaluasi. Hasil dari pengembang model pelatihan instalasi listrik ini adalah terbukanya peluang usaha bagi pemuda dalam bidang operasional dan pemeliharaan instalasi listrik sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan serta terwujudnya model desa binaan yang didukung oleh pemerintahan desa setempat yang berbasis kemitraan dengan tim PKM UPI. Kegiatan PKM desa binaan berbasis kemitraan ini diikuti oleh sekitar 25 orang pemuda yang ada di wilayah Desa Girimekar. Luaran yang dihasilkan dari PKM Desa Binaan ini adalah munculnya sejumlah kader instalatur desa mandiri dari kalangan pemuda yang memiliki keterampilan tentang operasional dan perawatan sistem instalasi listrik bangunan serta adanya publikasi pada jurnal nasional/internasional terindeks.