Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Warga Tlogosari Kulon RT 08 RW VI Terkait Pengelolaan Bank Sampah Widowati, Amerti Irvin; Surjawati; Nirsetyo Wahdi; Edi Nurwahyu Julianto
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12690

Abstract

Sampah merupakan  salah satu masalah yang  terjadi dikota-kota besar seperti Kota Semarang. Sampah biasanya bermuara atau berakhir di TPS atau TPA. Banyak yang beranggapan bahwa sampah adalah urusan Pemerintah, padahal jika sampah ini tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan berbagai masalah lanjutan seperti pencemaran udara, air, tanah dan lain sebagainya. Bank sampah merupakan salah satu upaya yang dapat mengatasi hal tersebut.   Bank Sampah RT 08 RW 06  Tlogosari Kulon telah beroperasi sejak bulan Desember tahun 2023. Bank Sampah ini terletak di wilayah RT 08 yang terdiri dari 34 KK (Kepala Keluarga). Bank Sampah ini merupakan program kerja kelompok PKK RT 08 yang diketuai oleh Ibu Dewi Yunita Asri. Di wilayah ini terdapat dua kelompok dasa wisma (dawis) yaitu dawis DAHLIA 3 dan dawis DAHLIA 4. Berdasarkan observasi dan wawancara, permasalahan yang dihadapi adalah Kurangnya kesadaran warga untuk mengumpulkan sampah  dan Kurangnya pengetahuan warga dan para pengurus PKK dalam mengelola bank sampah
AN ANALYSIS OF 8 FORMULAS FOR FORMING ALIFIA HIDAYATI'S SOCIAL BRANDING ON THE TIKTOK ACCOUNT @RUMROIJEN Edi Nurwahyu Julianto; Ayang Fitriyanti; Yoma Bagus Pamungkas
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7830

Abstract

One communication strategy that instills a positive perception of a person in the public is carrying out personal branding. The presence of TikTok has the function of being able to create a digital marketing strategy and build a brand, with TikTok being able to influence the behavior of its followers. One of them is the TikTok celebrity Alifia Hidayanti or known as Mbak Yu, who is famous because she likes to wear kebaya to travel around Semarang and other areas to visit unique places. This research uses a qualitative method with a descriptive approach, focusing on a research case study, namely finding out Mbak Yu Berkebaya's personal branding through her Tiktok social media account @rumroijen. With his unique appearance, he is different from young people his age, making him entertaining and attractive for introducing Javanese culture to his followers. Mbak Yu Berkebaya has consistently built personal branding using 8 formation concepts, namely The Law of Specialization, The Law of Leadership, The Law of Personality, The Law of Distinctiveness, The Law of Visibility, The Law of Unity, The Law of Persistence, and The Law of Goodwill, on his Tiktok account, makes him better known and increases his personal value and selling power. So he has had many opportunities to collaborate with various events, brands and companies
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN METRO TV (STUDI KASUS : KONTROVERSI PSSI PECAT SHIN TAE-YONG ) Nur Sukma Meilisa; Edi Nurwahyu Julianto
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 7: Februari 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada akhirnya, pemberitaan terkait pemecatan Shin Tae-Yong sebagai pelatih tim nasional Indonesia oleh PSSI di stasiun televisi Metro TV mulai disoroti dan banyak diperbincangkan. Memeriksa isu kontroversial ini, penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana stasiun televisi tersebut membingkai isu tersebut. Penelitian ini berdasarkan pada program berita Metro TV “Kontroversi” dan menggunakan teori framing berdasarkan kerangka kerja Gamson & Modigliani. Metode analisis program berita mengacu pada elemen-elemen framing, termasuk Metaphors, Catchphrases, Exemplars, Depictions, Visual images serta reasoning devices – roots dan appeal to proinciple. Penelitian ini tergolong kualitatif deskriptif dengan fundamental tersebut memeriksa program berita dan segmen wawancara eksklusif bersama Erick Thohir.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metro TV memanfaatkan metafora seperti "generasi emas" untuk menyoroti potensi tim nasional, sementara frasa seperti "keputusan kontroversial PSSI" digunakan untuk memperkuat narasi konflik. Cuplikan visual dan deskripsi naratif memperlihatkan keberhasilan STY, konflik internal tim, dan protes publik, yang membangun emosi audiens. Elemen reasoning devices mengidentifikasi akar masalah berupa konflik ruang ganti, komunikasi yang buruk, dan kinerja yang tidak konsisten, sementara nilai profesionalisme dan keberanian menjadi prinsip utama yang dibingkai. Studi ini menunjukkan cara Metro TV membuat narasi yang kompleks, mengimbangi kritik terhadap PSSI dengan harapan untuk masa depan tim nasional. Hasil ini memberikan gambaran tentang bagaimana media membingkai masalah olahraga yang kontroversial dan bagaimana hal itu memengaruhi persepsi publik.
Hyperreality and Fandom Capitalism: An Analysis of Day6’s Fandom Consumptive Behavior in Purchasing Merchandise as an Identity Construction elsa ananda; Edi Nurwahyu Julianto; Ami Saptiyono
Journal of Communication Studies Vol. 5 No. 2 (2025): JCS: Journal of Communication Studies
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcs.v5i2.8807

Abstract

He phenomenon of fanaticism communities (fandom) of K-POP in Indonesia is not merely related to music, but also  involved merchandise comsumption practice that has symbolic meaning. This research aims to explore the role of hyperreality and fandom capitalism in constructing compsumtive behavior of DAY6’s fandom.  This research located in Semarang, particularly through purchasing activity of DAY6 merchandise as the part of identity construction. This research using qualitative phenomenological approach through in-depth interview method toward DAY6’s fans who actively participate in the community and has high intensity of merchandise purchasing. The analysis is conduct through tematic analysis for identifed meaning pattern that appears from informan’s experience. The results show three key findings. First, merchandise plays a role as a simulation of the idol’s presence. Second, merchandise consumptions contributes to shape the identity of fans as “MY DAY”, the name of DAY6’s fandom. Third, merchandise ownership is related to social recognition within the DAY6 community. The research concludes that DAY6’S fans consumptive behavior cannot be viewed simply as an economic activity, but rather as a symbolic meaning that shapes emotional closeness, fandom identity, and social relations within fandom hyperreality and capitalism.
Pornography Consumption and Generation Z Sexual Behavior: The Role of Risk and Self-Control Diyah Hesti Nur Khasanah; Yoma Bagus Pamungkas; Edi Nurwahyu Julianto
Fenomena Vol 23 No 1 (2024): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v23i1.610

Abstract

Development in digital technology has made it easy to obtain pornographic content via social media, especially X, such that it is now among the key avenues of spreading pornographic content and has raised eyebrows about Generation Z's sexual behavior. Previous research has sought to highlight direct consumption of pornography without taking into consideration the influence of psychosocial factors, hence leaving out more complex mechanisms. The current study sought to examine the impact of pornography consumption on social media X on Generation Z's sexual behavior with risk perception as a mediator and self-control as a moderator. The research followed a quantitative design with 384 Generation Z respondents in Indonesia, and it was analyzed by Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) version 4. The results reveal that pornography consumption has a significant positive impact on sexual behavior (β = 0.360; p < 0.001) that risk perception partially mediates (β = 0.287; p < 0.001) and that there exists a moderating role of self-control that suppresses this impact (β = –0.231; p < 0.001). The findings underscore the importance of addressing psychosocial factors and indicate implications for digital literacy, comprehensive sexuality education, and the improvement of adolescents' self-regulation. Perkembangan teknologi digital telah memudahkan akses terhadap konten pornografi melalui media sosial, terutama X, sehingga kini menjadi salah satu saluran utama penyebaran konten pornografi dan menimbulkan kekhawatiran terkait perilaku seksual Generasi Z. Penelitian sebelumnya cenderung menyoroti konsumsi langsung konten pornografi tanpa mempertimbangkan pengaruh faktor psikososial, sehingga mengabaikan mekanisme yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konsumsi pornografi di media sosial X terhadap perilaku seksual Generasi Z dengan persepsi risiko sebagai mediator dan pengendalian diri sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan 384 responden Generasi Z di Indonesia. Metode analisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) versi 4 digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pornografi memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perilaku seksual (β = 0,360; p < 0.001), yang sebagian dimediasi oleh persepsi risiko (β = 0,287; p < 0.001), dan moderasi kendali diri berperan untuk menekan efek tersebut (β = -0,231; p < 0.001). Hasil ini menunjukkan pentingnya aspek psikososial dan bagaimana literasi digital, pendidikan seksual komprehensif, dan pengendalian diri yang lebih baik dapat membantu remaja menjadi lebih sadar diri.