Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Komunikasi Publik Relation Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam Mensosialisasikan Vaksinasi Covid-19 pada Anak Melalui Official Akun Instagram @dkksemarang YOMA BAGUS PAMUNGKAS; Ami Saptiyono; Edi Nurwahyu Julianto
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.4669

Abstract

Vaksinasi Covid-19 merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan laju penyebaran virus Covid-19. Diharapkan dengan vaksinasi mampu terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok yang dapat menurunkan angka penyebaran antar orang. Namun, banyak di antara masyarakat yang belum mengerti dan paham maksud dari vaksinasi Covid-19 yang digalakkan oleh pemerintah. Langkah pemerintah dalam mensukseskan program vaksinasi ini, diawali dengan membangun narasi tentang pentingnya vaksinasi Covid-19. Sosialisasi vaksinasi harus dilakukan serempak dan masif di seluruh Indonesia melalui media-media. Tidak terkecuali Pemerintah Daerah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang (DKK Semarang) khususnya bagian humas, juga melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19 pada anak mulai tanggal 14 Desember 2021 melalui instagram. Adapun metode penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi literatur. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana dan apa saja strategi yang telah dilakukan oleh Humas DKK Semarang dalam mensosialisasikan vaksinasi covid-19 pada anak melalui official akun instagram @dkksemarang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Humas DKK Semarang melakukan lima pendekatan dalam strategi publik relation, dan juga mengimplementasikan unsur 7C yang terdiri dari Credibility, Context, Content, Clarity, Continuity and consistency, Channel dan Capability of the audiens. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi publik relation yang dilakukan telah berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan dari DKK Semarang. Kata Kunci: Public Relation, Covid-19, Instagram.
Ekspresif Seni Kontemporer Campaign melalui Official Account Instagram pada Event Semarang Night Carnival Indonesia Djaya, Tika Ristia; Fitrianti, Ayang; Pamungkas, Yoma Bagus
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.309 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i9.944

Abstract

Event Semarang Night Carnival merupakan kegiatan tahunan di Kota Semarang, kegiatan yang dilaksanakan sebagai agenda tahunan. Tujuan dari penelitian ini  adalah Untuk mengetahui dan menganalisis Strategi Komunikasi yang digunakan oleh Disbudpar Kota Semarang dalam mengkampanyekan Semarang Night Carnival 2022 dengan menggunakan social media Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskrptif. Tahapan pengambilan data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada uji kredibilitas menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah penggunaan media sosial Instagram bisa dibilang cukup berhasil dan memperoleh hasil yang positif dan bisa dijadikan sebagai bahan landasan strategi program selanjutnya dalam menyukseskan event selanjutnya. Hal ini juga membuktikan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang dalam hal ini juga menggunakan strategi komunikasi yakni pada tahap pelaporan dalam mengkampanyekan event Semarang Night Carnival 2022 walaupun tanpa menggunakan postingan-postingan yang diuploud dalam akun Instagram Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang dalam menyampaikan kesuksesan penggunaan media sosial Instagram untuk kampanye Semarang Night Carnival 2022.
Komunikasi Pembangunan Dalam Pengembangan Inovasi Good Agricultural Practices Purba, Arief Marizki; Hardiyanto, Sigit; Pamungkas, Yoma Bagus
Jurnal Kajian Agraria dan Kedaulatan Pangan (JKAKP) Vol. 2 No. 1 (2023): Kebijakan Pertanian, Konflik Agraria dan Komoditas Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jkakp.v2i1.13399

Abstract

Inovasi teknologi pertanian menjadi kebutuhan penting dalam mendorong produktivitas pertanian. Besarnya potensi sektor pertanian di Sumatera Utara mendorong kebutuan inovasi menjadi kebutuhan mendesak. Melalui model Good Agricultural Practices (GAP) inovasi tersebut menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan keamanan pertanian meski penerapannya masih terbatas. Melalui komunikasi pembangunan yang menyampaikan pesan inovasi menjadi kebutuhan penting dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pendekatan komunikasi pembangunan dalam pengembangan inovasi GAP di Sumatera Utara. Metode penelitian digunakan deskriptif kualitatif dengan menggumpulkan literatur yang kemudian dianalisis. Hasil menunjukan, inovasi berbasis GAP di Sumatera Utara membutukan pendekatan komunikasi pembangunan yang lebih luas. Pendekatan berbasis budaya lokal, dan meningkatkan interakasi pengembangan. Media masa dan komunikasi langsung menjadi upaya penting dilakukan. Inovasi berbasis GAP dapat meningkatkan kesejateraan petani dan keamanan. GAP dapat mendorong pertanian berkelanjutan. Partisipasi menyeluruh antar pemangku kepentingan dapat mempercepat penerapan GAP.
Political Knowledge and Its Effect on Voting Decisions: Generation Z Viewers of 'Dirty Vote' Documentary Pamungkas, Yoma Bagus; Yuwanto, Yuwanto; Adnan, Muhammad; Hasfi, Nurul
Jurnal The Messenger Vol. 16 No. 3 (2024): September-December
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v16i3.10364

Abstract

Introduction: The 2024 Indonesian presidential election will see significant Generation Z participation, yet unverified political information may affect their understanding. The documentary ‘Dirty Vote’ has the potential to enhance political knowledge and influence voting decisions, particularly regarding election fraud--a key concern for Generation Z voters who are active digitally but vulnerable to misinformation. Using the Elaboration Likelihood Model (ELM), this study examines how the documentary influences political knowledge, mediates voting decisions, and affects political engagement. The research evaluates whether ‘Dirty Vote’ can effectively enhance political understanding and shape voting choices among Generation Z. Methods: This explanatory quantitative study targets viewers of the ‘Dirty Vote’ documentary on social media. A sample of 384 participants was determined using the Lemeshow formula and non-probability purposive sampling. Data were collected via Google Forms and analyzed using Generalized Structured Component Analysis (GSCA). The ELM theory guided the analysis. Findings: The study found that ‘Dirty Vote’ significantly enhances political knowledge and influences voting decisions among Generation Z. Political knowledge acted as a mediator, strengthening the documentary's impact. The credibility of the documentary’s source also played a key role in how the information was received. These findings suggest that documentaries can be an effective tool for political education, particularly for young voters. Originality: This study provides new insights into the role of documentaries in political education for Generation Z in Semarang, using ELM theory and GSCA to explore media’s impact on political knowledge and behavior.
Pendampingan Pembuatan Foto Produk sebagai Strategi Promosi untuk Meningkatkan Brand dari Produk UMKM di Kelurahan Sendangmulyo Pamungkas, Yoma Bagus; Fanani, Fajriannoor; Setiawan, Yuliyanto Budi; Hapsari, Richiana
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.15907

Abstract

Background: UMKM di Indonesia menyumbang sekitar 60% dari PDB dan menyerap lebih dari 97% angkatan kerja, namun banyak di antaranya masih menghadapi tantangan dalam pemasaran digital, khususnya di Kelurahan Sendangmulyo, Kota Semarang. Pelaku UMKM di wilayah ini belum maksimal memanfaatkan media sosial dan fotografi produk yang berkualitas untuk promosi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada UMKM dalam pembuatan foto produk menarik sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. Metode: Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, pemaparan materi, pendampingan foto dan editing, serta evaluasi hasil. Kegiatan ini dilaksanakan pada 25-26 Mei 2024 dengan peserta sebanyak 15 orang dari pelaku UMKM Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Hasil: Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas foto produk, dengan perbaikan pada pencahayaan, komposisi, dan ketajaman gambar. Feedback dari peserta positif, menunjukkan peningkatan kemampuan dan hasil yang lebih baik dalam promosi melalui media sosial.memotivasi mitra untuk menjalankan usaha mandiri di bidang ini. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam fotografi produk, membantu mereka lebih kompetitif di pasar digital, dan diharapkan pelatihan digital marketing lainnya seperti desain kemasan, konten video, dan periklanan juga dilakukan untuk memperkuat kompetensi UMKM di era digital.
Peningkatan Pemahaman Literasi Digital dalam Upaya Minimalisasi Pelanggaran Hukum Bagi Pelajar Septiandani, Dian; Sjafiie, Sri Syamsiyah Lestari; Pamungkas, Yoma Bagus
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i2.11741

Abstract

Information technology is increasingly advanced and developing, greatly influencing people's activities, including students. Advances in information and communication technology in the current digital age have changed the way society interacts. Rapid technological developments have provided significant benefits to social life. Apart from the benefits that can be obtained, it turns out that this progress can also give rise to the potential for committing legal violations. To increase students' understanding of digital literacy and the importance of knowledge of it to minimize legal violations for students, outreach is carried out. The way this is done is by lecture and question and answer directly after the lecture is finished. The output of this PkM activity is the publication of the PkM journal, mass media publications (print/online), IPR in the form of posters, implementation videos uploaded on YouTube, and increased understanding.
Analisis Konten Demonisasi Tokoh Ataturk di Media Sosial Indonesia Menggunakan Model Semiotika Danesi Fanani, Fajriannoor; Pamungkas, Yoma Bagus; Pujiastuti, Natalia Sari
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.8890

Abstract

Banyak konten media sosial berbahasa Indonesia yang sangat buruk dalam menggambarkan profil dari Ataturk. Tokoh ini tidak hanya digambarkan bersebarangan dengan Islam namun juga memiliki ajal yang penuh dengan azab. Menariknya hal yang berkebalikan terjadi pada masyarakat Turki itu sendiri. Disana tokoh Ataturk sangat dipuja dan tempatkan secara terhormat sebagai pendiri sekaligus penyelamat bangsa Turki dari penjajahan barat. Hal ini akhirnya menimbulkan suatu pertanyaan penelitian menarik mengenai bagaimanakah semiotika dari konten demonisasi Ataturk yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model semiotika Danesi dan menemukan bahwa terdapat tiga narasi utama. Pertama Ataturk dinarasikan sebagai tokoh yang sangat buruk karena membubarkan Kekhalifahan Utsmaniyah. Kedua, Ataturk mengalami azab saat kematiannya (sakratul maut) hingga saat ia dikuburkan sampai saat ini. Ketiga, Ataturk adalah antitesa dari tokoh-tokoh Islamis seperti Presiden Erdogan. Keempat, Ataturk adalah penjelmaan dari Firaun pada masa modern. Selain itu konten-konten yang diteliti juga mempropagasikan mitos mengenai ideologi khilafah yang dapat di jabarkan dalam tiga poin. Pertama, keyakinan bahwa khilafah wajib di dirikan. Kedua, keyakinan bahwa khilafah adalah jalan keluar bagi semua permasalah umat. Ketiga, keyakinan bahwa upaya mendirikan kekhalifahan adalah upaya yang realistis.
AN ANALYSIS OF 8 FORMULAS FOR FORMING ALIFIA HIDAYATI'S SOCIAL BRANDING ON THE TIKTOK ACCOUNT @RUMROIJEN Edi Nurwahyu Julianto; Ayang Fitriyanti; Yoma Bagus Pamungkas
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7830

Abstract

One communication strategy that instills a positive perception of a person in the public is carrying out personal branding. The presence of TikTok has the function of being able to create a digital marketing strategy and build a brand, with TikTok being able to influence the behavior of its followers. One of them is the TikTok celebrity Alifia Hidayanti or known as Mbak Yu, who is famous because she likes to wear kebaya to travel around Semarang and other areas to visit unique places. This research uses a qualitative method with a descriptive approach, focusing on a research case study, namely finding out Mbak Yu Berkebaya's personal branding through her Tiktok social media account @rumroijen. With his unique appearance, he is different from young people his age, making him entertaining and attractive for introducing Javanese culture to his followers. Mbak Yu Berkebaya has consistently built personal branding using 8 formation concepts, namely The Law of Specialization, The Law of Leadership, The Law of Personality, The Law of Distinctiveness, The Law of Visibility, The Law of Unity, The Law of Persistence, and The Law of Goodwill, on his Tiktok account, makes him better known and increases his personal value and selling power. So he has had many opportunities to collaborate with various events, brands and companies
Peran Kredibilitas Akun Instagram, Persepsi Manfaat, dan Literasi Digital dalam Meningkatkan Kesadaran Gizi Publik Wiratama, Reva Andrea; Pamungkas, Yoma Bagus; Saptiyono, Ami
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 4 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i4.4719

Abstract

This study investigates the effect of the National Nutrition Agency's Instagram account credibility on public awareness of the Free Nutritious Meal Program, mediated by perceived usefulness and digital literacy. Employing a quantitative associative causal design, data were collected from 384 Generation Z and millennial Instagram users in Indonesia using purposive sampling. The research instrument was a structured questionnaire with a 6-point Likert scale, and data were analyzed using Generalized Structured Component Analysis (GESCA). Results show that account credibility significantly increases public awareness, with perceived usefulness acting as the main mediator and digital literacy as a borderline mediator. The findings highlight that useful content and audience digital skills are crucial for effective digital health communication. In conclusion, credible government social media, relevant content, and improved digital literacy are essential for enhancing public awareness and participation in strategic health programs.
Pengaruh Kampanye Instagram Greenpeace Indonesia terhadap Perilaku Pro-Lingkungan: Mediasi Emosi dan Kesadaran Rafa, Ersa Nabalah; Pamungkas, Yoma Bagus; Saptiyono, Ami
Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/dinamika.v11i2.5997

Abstract

This study aims to examine the influence of Greenpeace Indonesia's Instagram campaign on the pro-environmental behavior of the younger generation by highlighting the mediating role of ecological emotions and environmental awareness. Using a quantitative approach and the Generalized Structured Component Analysis (GSCA) method, this study involved 384 respondents aged 17–35 years who were active followers of @greenpeaceid accounts. The results of the analysis showed that Greenpeace Indonesia's digital campaign had a significant direct effect on pro-environmental behavior (β = 0.298; p 0.001). In addition, ecological emotions (β = 0.133; Z = 4.83) and environmental awareness (β = 0.139; Z = 6.06) was shown to partially mediate the relationship. These findings strengthen the integration of four main theories, namely the Elaboration Likelihood Model (ELM), Theory of Planned Behavior (TPB), Affective Response Theory (ART), and Value-Belief-Norm Theory (VBN), as a conceptual framework to understand the mechanism of behavior change based on social media campaigns. Theoretically, the study enriches the environmental communication literature by emphasizing the importance of emotional and cognitive aspects in the effectiveness of digital campaigns. By practical implication, environmental organizations and policymakers are advised to design communication strategies that combine emotional and educational visual elements to increase public awareness and engagement in sustainable pro-environmental action.