Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM INTEGRASI TANAMAN UBI KAYU DAN TERNAK KAMBING DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI (Kasus: Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai Dwi R. P. Weriu; Rahmanta Ginting; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.771 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing serta menentukan strategi pengembangan sistem integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan dalam pengembangan integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing yaitu ketersediaan tenaga kerja memadai, pengalaman petani yang lama, pemanfaatan limbah ternak yang baik, tersedianya teknologi, lahan ubi kayu milik sendiri, pemanfaatan daun ubi kayu untuk pakan ternak, adanya kemitraan; kelemahan dalam pengembangan integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing yaitu kurangnya tingkat pendidikan petani, jumlah tanggungan keluarga cukup banyak, kurangnya keterampilan petani; peluang dalam pengembangan integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing yaitu permintaan pasar yang stabil, terdapat dukungan dari pemerintah, keadaan Iklim yang baik, sarana dan prasarana yang memadai, tingkat keamanan yang baik, kosmopolitan petani yang baik; ancaman dalam pengembangan integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing yaitu kurangnya koordinasi antar instansi dan kurang aktifnya penyuluhan pertanian. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi diversifikasi. Dalam memaksimalkan pemanfaatan daun ubi kayu dan limbah ternak kambing dibutuhkan koordinasi antar instansi yang baik agar penyuluhan pertanian berjalan aktif kembali dalam mengembangkan integrasi tanaman ubi kayu dan ternak kambing.   Kata Kunci: Integrasi, Ubi Kayu, Ternak Kambing, Strategi Pengembangan
Pelatihan Komunikasi Terapeutik Medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Arfah Mardiana Lubis; Surya Utama; Erna Mutiara; Siti Khadijah Nasution; Juanita Juanita; Raden Kintoko Rochadi; Taufik Ashar; Tukiman Tukiman; Hiswani Hiswani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6694

Abstract

Komunikasi terapeutik medik adalah proses interaksi tenaga medik dan pasien secara individual dengan tujuan membantu pasien merasa nyaman dan tidak takut untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka. Hanya saja, ada indikasi komunikasi terapeutik medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum efektif. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah dari dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien. Agar dokter dapat meningkatkan keterampilannya mengenai bagaimana memprioritaskan kenyamanan dan keyakinan pasien saat berkomunikasi dengan pasien, maka diperlukan pelatihan mendengar aktif, mendengar dengan empati, komunikasi persuasif, dan komunikasi asertif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, games, dan role play. Peserta pelatihan yang mengikuti sampai akhir hanya 12 orang. Berdasarkan evaluasi pelatihan dengan pre-test dan post-test, pengetahuan peserta tentang cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan meningkat dari 0% menjadi 83,3%. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan dengan simulasi, seluruh peserta mendapatkan nilai 70 ke atas. Disimpulkan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik medik yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Diharapkan pelatihan ini dapat dilanjutkan secara mandiri oleh mitra dan didukung oleh pihak terkait, serta ke depan pelatihan serupa dapat diperluas ke rumah sakit lain dengan pemantauan berkelanjutan.