Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Model Discovery Learning Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SDN 1 Penanggo Jaya Didik Herwanto; Lukman Ali; Rosdiana Ndau
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.30526

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SDN 1 Penanggo Jaya dan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Discovery Learning. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Untuk analisis kuantitatif digunakan analisis deskriptif yaitu skor rata-rata dan persentase. Data yang diperoleh dari hasil analisis dan pengumpulan data. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, teks , dan dokumentasi yang disesuaikan dengan tujuan dan fokus masalah. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi kegiatan selama pembelajaran berlangsung dan tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus, setiap siklus terdiri atas satu kali pertemuan dan masing-masing pertemuan melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sebelum pelaksanaan tindakan terlebih dahulu peneliti mengecek nilai hasil ulangan harian untuk melihat kemampuan awal siswa mengenai materi pelajaran yang akan diajarkan. Pada Siklus I menunjukkan nilai rata-rata siswa 72,22 dan pada siklus II meningkat menjadi 84,44. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada tema Udara Bersih bagi Kesehatan di Kelas V semester I di SD Negeri 1 Penanggo Jaya tahun pelajaran 2021/2022.Kata Kunci: Hasil Belajar; Discovery Learning.
Peningkatan Kemampuan Penyelesaian Pecahan Senilai Siswa SD dengan Media Karton Pecahan Senilai Oktoviaty Oktoviaty; Lukman Ali
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media karton pecahan senilai dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika khususnya pecahan senilai. Penelitian dilaksanakan di kelas IV (empat) SDN. 002 Mamasa. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart dengan desain putaran spiral yang terdiri dari 2 siklus; setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Adapun subyek penelitian adalah 38 siswa kelas IV. Data dikumpulkan dari hasil observasi aktifitas guru dan siswa dalam pelaksanaan proses belajar mengajar serta data hasil belajar siswa melalui tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media karton pecahan senilai dapat meningkatkan kemampuan penyelesaian pecahan senilai siswa dimana perolehan nilai pada siklus I yaitu rata-rata 80,97 dengan ketuntasan 82,6%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh yaitu menjadi 81,13, dengan ketuntasan 87,6%. Dari hasil data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media karton pecahan senilai dapat meningkatkan kemampuan penyelesaian pecahan senilai siswa, dimana dilihat dari hasil belajar siswa pada materi pecahan senilai mengalami peningkatan.
Penerapan Model RADEC Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V UPTD SD Negeri 76 Parepare Afdal Nuryadin; Lukman; Nur Ilmi
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/fvyv2f09

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar melalui penerapan model RADEC peserta didik kelas V UPTD SD Negeri 76 Parepare. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jenis Penelitain Tindakan Kelas (PTK). Proses pembelajaran dan hasil pembelajaran merupakan fokus dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SD Negeri 76 Parepare tahun ajaran 2024/2025 dengan melibatkan 1 guru kelas dan 14 peserta didik yang terdiri dari 4 laki-laki dan 10 perempuan. Observasi, tes, dan dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan tiga siklus yang setiap siklusnya terdiri dari satu pertemuan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil pada siklus I menunjukkan bahwa aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran berada pada kategori cukup (C), sementara hasil belajar siswa tergolong kualifikasi cukup (C). Pada siklus II, aktivasi guru meningkat menjadi kategori baik (B), sementara aktivasi siswa tetap di kategori cukup (C), dan hasil belajar siswa masih tergolong cukup (C). Pada siklus III, aktivasi guru dan siswa keduanya sudah mencapai kategori baik (B), dan hasil belajar siswa meningkat ke tingkat kualifikasi baik (B). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model RADEC pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik di kelas V UPTD SD Negeri 76 Parepare. Kata kunci: RADEC, Hasil Belajar, Bahasa Indonesia
Hubungan Self Compassion dan Kebersyukuran terhadap Burnout pada Guru Sekolah Dasar Enny Kusrini; Lukman; Dian Novita Siswanti
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/yt6t8392

Abstract

This research is motivated by the increasing professional demands of elementary school teachers that have the potential to cause psychological stress and the risk of burnout. This study aims to analyze the relationship between self-compassion and gratitude and burnout among elementary school teachers in Makassar City. This study used a quantitative approach with a correlational design, involving 300 teachers as respondents selected through a purposive sampling technique. The instruments used included the Maslach Burnout Inventory–Educators Survey (MBI-ES), the Self-Compassion Scale (SCS), and the Gratitude Questionnaire (GQ-6). Data analysis was conducted using Pearson correlation tests and multiple linear regression. The results showed that respondents' burnout levels tended to be low, while self-compassion and gratitude were in the moderate to high categories. Partial tests showed that self-compassion had a negative and significant relationship with burnout (β = -1.019; p < 0.001), as did gratitude (β = -0.861; p < 0.001). Simultaneous tests showed that self-compassion and gratitude were significantly related to burnout (R = 0.717; R² = 0.514; p < 0.001), meaning that both variables were able to explain 51.4% of the variation in burnout. These findings indicate that self-compassion and gratitude act as protective factors in reducing burnout in teachers. The implications of this study emphasize the importance of developing positive psychology-based interventions, such as self-compassion training and gratitude enhancement programs, as preventive strategies to maintain teacher mental health and improve the quality of learning in elementary schools.