Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan Pengguna, Dan Kepercayaan Terhadap Penggunaan QRIS Dalam Transaksi Harian: Perspektif Konsumen Dengan Literasi Keuangan Sebagai Variabel Moderasi Muflikhatul Afifah; Wuryaningsih Dwi Lestari
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i1.10072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan pengguna, dan kepercayaan terhadap penggunaan QRIS dalam transaksi harian, serta menguji literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbentuk link di google form. Responden dalam penelitian ini sebanyak 147 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi manfaat, persepsi kemudahan pengguna, kepercayaan, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan QRIS. Selain itu, literasi keuangan mampu memoderasi pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan pengguna terhadap penggunaan QRIS. Namun, literasi keuangan tidak mampu memoderasi pengaruh kepercayaan terhadap penggunaan QRIS. Penelitian ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi manfaat, kemudahan, kepercayaan, serta literasi keuangan konsumen, maka semakin tinggi pula kecenderungan penggunaan QRIS dalam transaksi harian.
Pengaruh Kebijakan Dividen, Keputusan Investasi, dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan: Kasus pada Perusahaan Food And Beverage yang Terdaftar di Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode 2021-2022 Inna Lutfi Yakiya; Wuryaningsih Dwi Lestari
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 5 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i5.7894

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of dividend policy, investment decisions, and profitability on company value (case study of food and beverage companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) for the 2021-2022 period). This type of research is quantitative. The data used is secondary data obtained from the company's annual final report. The population in this study is food and beverage companies listed on the ISSI for the 2021-2022 period. There is a population of 47 companies. By using the purposive sampling method during the research period from 2021-2022, a research sample of 26 food and beverage companies listed on the ISSI was obtained with a total of 52 observation data. The data analysis technique uses panel data regression with the Eviews 12 program. The results of this study indicate that dividend policy and investment decisions have a significant effect on company value while profitability does not affect company value.
Pengaruh Brand Trust, Online Customer Review, & Fomo Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Produk N’pure Melalui Marketplace Tiktok Shop Akira Risqiana Gusmar; Wuryaningsih Dwi Lestari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.10038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Trust, Online Customer Review, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap keputusan pembelian ulang produk skincare N’PURE melalui TikTok Shop, dengan Brand Trust sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif eksplanatori digunakan melalui survei daring berskala Likert 1–5 kepada 118 mahasiswa aktif Indonesia yang pernah membeli N’PURE, dengan desain cross-sectional. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS, meliputi evaluasi outer model (validitas konvergen dan diskriminan, reliabilitas, multikolinearitas) serta inner model (R², path coefficient, effect size, predictive relevance) dan bootstrapping untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berperan sebagai mediator penuh yang dominan dalam mendorong pembelian ulang, sementara Brand Trust dan Online Customer Review tidak memiliki pengaruh langsung signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa dorongan psikologis seperti urgensi dan ketakutan tertinggal lebih memengaruhi perilaku konsumen dibanding pertimbangan rasional, sekaligus menekankan efektivitas strategi pemasaran berbasis trigger psikologis di platform digital.
Pengaruh Struktur Modal, Leverage, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Likuiditas Sebagai Variabel Kontrol Muhammad Riski Santoso; Wuryaningsih Dwi Lestari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.10051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur, khususnya yang terdaftar dalam Jakarta Islamic Index (JII) yang beroperasi sesuai prinsip syariah. Penelitian inni berujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan likuiditas sebagai sebagai variable kontrol. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan. Sampel terdiri dari 7 perusahaan manufaktur yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunnakan regresi data panel. Hasil penelitian ini menunnjukkan bahwa struktur modal berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kinerja keuangan. Leverage berpengaruh signifikan dengan arah positif, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Likuiditas sebagai variabel kontrol juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, variabel penelitian mampu menjelaskan kinerja keuangan sebesar 41,47%. Kesimpulannya, hanya struktur modal dan leverage yang berperan signifikan dalam mempengruhi kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di JII.
Pengaruh Optimalisasi Peran Brand Terhadap Implementasi SAK EMKM Dan Sistem Stok Opname Dalam Meningkatkan Tata Kelola UMKM Di Surakarta Nur Haliza Synta Devi; Wuryaningsih Dwi Lestari
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/12nstm28

Abstract

Studi mengkaji pengaruh optimalisasi peran brand Wardah, implementasi SAK EMKM, dan sistem stok opname terhadap tata kelola UMKM di Surakarta. Pendekatan kuantitatif dengan paradigma deskriptif verifikatif menjadi landasan metodologis penelitian ini. Responden yang dilibatkan berjumlah 100 orang dari populasi UMKM mitra Wardah di Surakarta, dipilih berdasarkan kriteria purposive sampling. Pengolahan data yang bersumber dari kuesioner skala Likert dilakukan melalui teknik regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi peran brand Wardah, implementasi SAK EMKM, serta sistem stok opname memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tata kelola UMKM, baik secara individu maupun bersama-sama. Optimalisasi peran brand berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan administrasi usaha, implementasi SAK EMKM mendukung penyusunan laporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel, sedangkan sistem stok opname membantu pengawasan persediaan secara lebih efektif. Temuan menginformasikan ketiga variabel tersebut memiliki kontribusi dalam mendukung terciptanya tata kelola UMKM yang lebih efektif, tertata dengan baik, dan berjalan secara efisien.
Pengaruh Kenaikan PPN 11%, Minat Beli, Harga  Jual Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Dengan Kebijakan Konsumen Sebagai Variabel Moderating Di Surakarta Sinta Noviana; Wuryaningsih Dwi Lestari
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/xmr02k86

Abstract

Dampak kenaikan PPN 11% terhadap keputusan pembelian konsumen di Surakarta. Permasalahan utama adalah penurunan daya beli akibat kenaikan harga. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh PPN , minat beli, dan harga, seta peran pendapatan sebagai moderasi. Disarankan pelaku usaha menyesuaikan strategi harga, dan pemerintahan mempertimbangkan kebijakan pajak terhadap daya beli masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis PLS-SEM. Data diperoleh melalui kuesioner kepada konsumen di Surakarta. Teknik sampling menggunakan metode purposive sampling. Variabel yang digunakan meliputi PPN, minat beli, harga jual, keputusan pembelian, dan pendapatan sebagai moderasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kenaikan PPN  11%, minat beli, dan harga jual produk berpengaruh signifikan terhadap kenaikan pembelian. Selain itu, kebijakan konsumen terbukti mampu memoderasi hubungan antara variabel independen dan keputusan pembelian. Konsumen dengan pendapatan tinggi cenderung lebih stabil dengan mengambil keputusan, sedangkan konsumen berpendapatan rendah lebih sensitif terhadap perubahan harga akibat kebijakan pajak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor ekonomi seperti PPN, harga, dan pendapatan berperan penting dalam keputusan pembelian. Minat beli juga menjadi pendorong utama perilaku konsumen. Disarankan pelaku usaha lebih adaptif dalam menentukan harga, sementara pemerintah perlu mempertimbangkan dampak kebijakan fiskal terhadap konsumsi masyarakat agar tidak menurunkan daya beli secara signifikan.