Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Relevan

PERBEDAAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN TIPE NHT Rafiqah Yusra Lubis; Amiruddin Siahaan; Ella Andhany
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2022): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.947 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe NHT pada materi SPLTV kelas x. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa/siswi kelas X sebanyak 4 kelas yang berjumlah 120 siswa. Dipilih sampel sebanyak dua kelas, yaitu kelas X-1 dengan jumlah 30 siswa untuk eksperimen 1 dan kelas X-2 dengan jumlah  30 siswa untuk eksperimen 2. Analisis data dilakukan dengan uji-t. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa: 1) Tidak terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe NHT pada materi SPLTV kelas x. Dengan menggunakan hasil uji-t, yakni di peroleh nilai yang signifikansi 0,508.2) Tidak terdapat perbedaan signifikan kemampuan komunikasi siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe NHT pada materi SPLTV kelas x. Dengan menggunakan hasil uji-t, yakni di peroleh nilai yang signifikansi 0,189. 3) Terdapat hubungan yang positif antara kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe NHT terhadap hasil belajar siswa  pada materi SPLTV kelas x. Dengan menggunakan uji korelasi, yakni di peroleh nilai yang signifikansi 0,000. ABSTRACT   This study aims to determine the differences in the problem solving and communication skills of students who are taught with the Jigsaw type cooperative learning model and the NHT type in the SPLTV class x material. This research is a quantitative research, with a quasi- experimental type of research. The population is all students of class X Academic Year as many as 4 classes totaling 120 students. Two classes were selected as samples, namely class X-1 with a total of 30 students for experiment 1 and class X-2 with a total of 30 students for experiment 2. Data analysis was performed by t-test. These findings indicate that: 1) There is no significant difference in the problem-solving abilities of students taughtby the Jigsaw type cooperative learning model and the NHT type in the SPLTV class x material. By using the results of the t-test, which is obtained a significant value of 0.508.2) There is no significant difference in students' communication skills taught by the Jigsaw type cooperative learning model and the NHT type in the SPLTV class x material. By using theresults of the t-test, which is obtained a significance value of 0.189. 3) There is a positive relationship between problem solving and communication skills of students who are taught with Jigsaw and NHT cooperative learning models on student learning outcomes in SPLTV class x material. By using the correlation test, which is obtained a significance value of0.000. 
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DAN SNOWBALL THROWING Khairun Niswah Sitorus; Amiruddin Siahaan; Mara Samin Lubis
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2022): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.964 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kreatif dengan model pembelajaran STAD lebih baik dari pada model pembelajaran Snowball Throwing. Penelitian ini ialah penelitian kuantitaif, dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI MAS YMPI Tanjungbalai yang terdiri dari 2 kelas, dan sampel pada penelitian ini adalah Kelas XI-IPA1 (kelas eksperimen 1 sebanyak 25 orang) dan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis varians (ANAVA). Hasil temuan: Kemampuan Berpikir Kreatif dengan pembelejaran Snowball Throwing lebih baik dari pada model pembelajaran STAD dengan Fhitung = 7,994 > Ftabel = 4,04. Simpulan penelitian ini menjelaskan terdapat perbedaan model pembelejaran Student Team Achievement Division (STAD) dan Snowball Throwing terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. ABSTRACT This study aims to determine whether the ability to think creatively with the STAD learning model is better than the Snowball Throwing learning model. This research is a quantitative research, with a quasi-experimental approach. The population of this research is all class XI MAS YMPI Tanjungbalai which consists of 2 classes, and the sample in this study is Class XI-IPA1 (experimental class 1 as many as 25 people) and. Hypothesis testing is done by analysis of variance (ANOVA). The findings: Creative Thinking Ability with Snowball Throwing learning is better than the STAD learning model with Fcount = 7,994 > Ftable = 4,04. The conclusion of this study explains that there are differences in the Student Team Achievement Division (STAD) and Snowball Throwing learning models on students' creative thinking skills.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ICARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA DI ERA PANDEMI COVID.19 Suci Rahmadhani; Amiruddin Siahaan; Indra Jaya
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2022): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.934 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran ICARE untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa di era pandemi covid.19 di SMP Tunas Bangsa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Pada penelitian ini, teknik analisis data yang dilakukan menurut Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Subjek penelitian pada tingkat kemampuan berfikir kritis tinggi sudah mampu memyelesaikan soal matematika siswa dari indikator 1 sampai dengan indikator 4,Dan dapat simpulkan bahwahasil penelitian kemampuan berfikir kritis siswa dengan menerapkan Model Pembelajaran (ICARE) siswa kelas VIII SMP Swasta Tunas Bangsa Tahun Ajaran 2021-2022 dikatakan mampu dan baik. ABSTRACT                This study aims to find out how to apply the ICARE learning model to improve students’ critical thinking skills in the covid.19 pandemic era at Tunas Bangsa Junior High School. This research is a descriptive qualilatitative research. The sampel iof this research is class VIII students. In this study, data analiysus techniques perfromed according to Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions and data collection techniques by interview, observation, and documentation. The result showd that (1) the research subjects’ math problem from indicato 1 to indicator 4, and it can be concluded that the result of reseach on students’ critical thinking skill by applying the Learning Model ICARE for class VIII junior high school students Private Tunas Sangsa Nation for the Acadmic Year 2021//2022 is said to be capable and good.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN QR-VIDEO PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL Ayuly Mayona Mn; Amiruddin Siahaan; Mara Samin Lubis
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 3 (2022): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1089/relevan.v2i3.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses pembuatan video pembelajaran berdasarkan model 4D, melihat tingkat kevalidan, dan keefektifan dari media pembelajaran berbasis video pada materi sistem persamaan linear tiga variabel.Penelitian ini menggunakan model pengembengan 4-D dengan 4 tahapan, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan dessiminate (penyebaran). Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik di kelas X MIPA-2 SMA Negeri 14Medan yang berjumlah sebanyak 25orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kevalidan dari media pembelajaran berdasarkan ahli media sebesar 96,6% dengan kategori sangat layak dan ahli materi sebesar 100% dengan kategori sangat layak sehingga media pembelajaran dikatakan valid. Sedangkan untuk tingkat keefektifan berdasarkan presentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 84% dengan hasil indeks Gain Ternormalisasi 0.30 < g < 0.70 tergolong sedang, dan tafsiran efektivitas NGain sebesar 67 % tergolong cukup efektif.   ABSTRACK                          This study aims to see the process of making learning videos based on the 4D model, the level of validity, and effectiveness of video-based learning media on the material of a three-variable linear equation system. This study uses a 4-D model development with 4 stages, namely define (definition), design (design), develop (development) and dessiminate (deployment). The subjects in this study were 25 students in class X MIPA-2 SMA Negeri 14 Medan. The results of this study indicate that the level of validity of the learning media based on media experts is 96.6% with a very feasible category and 100% material experts with a very feasible category so that the learning media is said to be valid. Meanwhile, the level of effectiveness based on the percentage of classical learning completeness is 84% with the results of a Normalized Gain index of 0.30 < g < 0.70 classified as moderate, and the interpretation of the effectiveness of NGain of 67% is quite effective