Nora Listiana
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Zat Besi dengan dan Tanpa Vitamin C terhadap Kadar Hemoglobin Wanita Usia Subur Utama, Tuti Anggriani; Listiana, Nora; Susanti, Desi
Kesmas Vol. 7, No. 8
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada wanita pekerja masih merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan zat besi dengan dan tanpa vitamin C terhadap kadar hemoglobin. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasy Experimental dengan Pre Test and Post Test Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 600 orang dan sampel berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan, wawancara, pemeriksaan hemoglobin, dan data sekunder. Pada kelompok perlakuan diberi tablet zat besi dan Vitamin C, pada kelompok kontrol hanya diberi tablet zat besi. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian tablet zat besi dengan dan tanpa vitamin C, satu kapsul perminggu. Nilai rata-rata kadar hemoglobin pada kelompok kontrol pada sebelum intervensi yaitu 9,15 gram/dL dan setelah intervensi meningkat menjadi 10,19 gram/dL. Pada kelompok perlakuan rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 9,5 gram/dL dan meningkat menjadi 11,44 gram/dL sesudah inter- vensi. Hasil uji T berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan pada nilai mean kadar hemoglobin pada kelompok kontrol dan perlakuan (nilai p = 0,000). Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu masukan perencanaan dan evaluasi program gizi yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan pola hidup sehat wanita pekerja di PT Sarana Mandiri Mukti Kepahiang. Anemia in women workers, remains a health problem that can reduce work productivity. The study aimed to compare iron with and without vitamin C to hemoglobin levels. Quasy experimental research was conducted with pre test and post test control group design. Study population were of 600 people and 60 people as sample with random sampling technique. Data was collected through observations, interviews, examination of hemoglobin and secondary data. In the treatment group were given iron and plus Vitamin C, in the control group were given only iron. Intervention is the provision of iron with and without vitamin C, one capsule a week. Mean of hemoglobin level in control group before intervention was 9.15 gram/dL increased to 10.19 gram/dL in after intervention. Treatment group also show increasing hemoglobin level mean before and after intervention from 9.5 gram/dL to 11.44 gram/dL. Paired T test revealed significant differences between control and treatment group (p value = 0.000). It is hoped this research can be used as one input and evaluation of nutrition programs planning to do in order to improve healthy lifestyles of women workers at PT Sarana Mandiri Mukti Kapahiang.
Entrepreneurship Dan Social Media Promotion Dalam Transformasi Digital 4.0 Di SMK Bina Rahayu Hertin, Revita Desi; Wijaya, Hadi; Maghfuriyah, Alfi; Anjara, Febria; Listiana, Nora; Nugroho, Feri; Istiqomah, Nurul Aslamiah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/cj4ypm14

Abstract

Kemampuan berwirausaha dan pemasaran dengan media sosial sangat penting bagi generasi muda untuk berkembang di tempat kerja dan menjalankan bisnis dalam ekonomi digital yang berkembang saat ini. Sebagai sekolah yang menekankan pengembangan keterampilan praktis, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Rahayu memahami pentingnya membekali siswa dengan kemampuan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dunia kontemporer. Salah satu program yang dikembangkan sekolah yakni kewirausahaan. Tujuan dari program kewirausahaan di SMK Bina Rahayu adalah untuk memberikan siswa pemahaman menyeluruh tentang dasar-dasar kewirausahaan, termasuk cara mengembangkan konsep perusahaan, merumuskan rencana tindakan dan menjalankan perusahaan serta memberikan pelatihan mengenai cara promosi di sosial media. Pelatihan ini dilakukan dalam 2 fase yaitu pemberian materi langsung dan pelatihan pembuatan dan penggunaan sosial media untuk menunjang kegiatan pemasaran usaha. Kegiatan ini berlangsung dengan sukses dan mendapatkan timbal balik yang baik dari siswa maupun guru. Pelatihan ini diharakan menjadi awal untuk kegiatan lebih dalam mengenai pemahaman penggunaan social media dalam program kewirausahaan terutama di kalangan siswa
Pemberdayaan Pengusaha Lokal Melalui Transformasi Digital Marketing Untuk UMKM di Kelurahan Tirta Jaya, Kota Depok Wijaya, Hadi; Listiana, Nora; Nugroho, Feri; Desi Hertin, Revita; Aslamiah Istiqomah, Nurul; Maghfuriyah, Alfi; Anjara, Febria
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/11439989

Abstract

UMKM di Kelurahan Tirta Jaya, Kota Depok, menghadapi tantangan besar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, terutama karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. Untuk mengatasi masalah ini, pelatihan digital marketing diadakan di Laboratorium Komputer dan Lecture Theater Universitas Global Jakarta (JGU), bekerja sama dengan Kelurahan Tirta Jaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan digital bagi 40 UMKM yang terdiri dari UMKM bertumbuh dan tahap awal. Metode pelaksanaan meliputi sesi teori dan praktik selama tiga hari, dengan fokus pada pembuatan website, pengelolaan media sosial, dan fotografi produk. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta untuk menerapkan strategi digital marketing, yang tercermin dari peningkatan interaksi dan penjualan setelah pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil memberdayakan UMKM melalui adopsi teknologi digital, meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif, dan diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM lainnya di masa depan