Abd Haling
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Program, Implementasi, dan Evaluasi Kurikulum 2013 pada SD Di Kecamatan Cina Kabupaten Bone Abd Haling; Abd. Hakim
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v10i3.14309

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui gambaran program pembelajaran berbasis K.13 bagi guru SD, (2) mengetahuigambaran implementasi program pembelajaran berbasis K.13 bagi guru SD, (3) mengetahui gambaran  evaluasi proses dan hasil penerapan K.13 bagi guru SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif (descriptif research). Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk memahami masalah-masalah dalam pengembangan program pembelajaran, implementasi program, dan penilaian pelaksanaan program pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Desain penelitian adalah memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed research design). Data kuantitatif adalah data tentang dimensi-dimensi setiap program dan implementasi, dan evaluasi program pembelajaran dengan menggunakan lembar kajian. Sebagai sumber informasi adalah guru dan kepala sekolah. Data kualitatif adalah yang dikumpulkan dengan menggunakan tiga pendekatan, yaitu pengamatan dan wawancara, dan dokumentasi. Dapatan kajian digunakan sebagai data empiris tentang kondisi riil tentang program, pelaksanaan, dan evaluasi program berbasis K.13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan program pembelajaran berbasis K.13 berada pada kategori “baik”, (2) gambaran penerapan program berbasis  K.13 bervariasi, yaitu masih terdapat beberapa guru menggunakan program pembelajaran dengan buatan KKG, Diknas, dan yang bersumber dari internet. Implementasi kurikulum dalam pelaksanaan pembelajaran, yaitu berkategori “kurang”. (3) Gambaran proses dan hasil belajar penerapan K.13 bagiguru SD, berkategori “kurang”. Dengan demikian disarankan kepada para pengambil kebijakan hendaknya melakukan pembinaan dan pengembangan kearah penyempurnaan dalam pelaksanaan kurikulum tahun 2013.
Penanaman Nilai-Nilai Kebaikan Melalui Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Karakter Abd Haling; Pattaufi Pattaufi; Erma Suryani; Sudirman Sudirman
Publikasi Pendidikan Vol 12, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v12i3.39193

Abstract

Pendidikan nilai adalah pendidikan pengembangan pribadi anak dan remaja  tentang  sistem keyakinan sebuah masyarakat. Pendidikan nilai sasarannya adalah mengajarkan tentang hal yang baik yang harus dilakukan dan hal yang buruk yang harus dihindari. Usaha merealisasikan hal tersebut dengan berusaha penanaman nilai-nilai kebaikan melalui mengembangkan bahan ajar pendidikan karakter. Pendidikan karakter menfokuskan pada pengamalan nilai-nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku. Karakter merupakan sifat mental yang baik yang ditunjukkan dalam bertingkah laku sopan, murah hati, suka memaafkan, penuh cinta, rela berkorban, suka humor, tidak berlebihan, dan selalu taat dan takwa. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan subjek adalah: pakar pendidikan, dosen dan mahasiswa. Bahan ajar yang dikembangkan diharapkan memiliki kesahan dan kepraktisan. Data diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara, angket dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gambaran kebutuhan nilai-nilai karakter untuk pengembangan bahan ajar, yaitu:  konsep dasar pendidikan karakter, asas falsafat pendidikan karakter, dan budaya siri sebagai karakter bugis makassar. (2) Produk bahan ajar yang dihasilkan berada pada kualifikasi sangat valid, dan (3) tanggapan dosen dan mahasiswa terhadap produk bahan ajar dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian produk bahan ajar pendidikan karakter yang dihasilkan adalah valid dan praktis, dan sesuai kebutuhan sasaran calon pengguna. Produk bahan ajar ini diharapkan agar dapat digunakan sebagai panduan pelaksanaan pendidikan karakter melalui perkuliahan.
Pengembangan Program Pendidikan Karakter Untuk Penanaman Nilai Nilai Kebaikan Bagi Mahasiswa Abd Haling; Usman Usman; Syamsuddin Syamsuddin
Publikasi Pendidikan Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v13i1.43930

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (a) untuk mengetahui gambaran nilai-nilai karakter bagi kebutuhan pengembangan program pendidikan karakter untuk penanaman nilai-nilai kebaikan bagi mahasiswa, (b) untuk mengetahui tingkat validitas program pendidikan karakter, dan (c) untuk mengetahui tanggapan calon pengguna terhadap program pendidikan karakter bagi mahasiswa. Program pendidikan karakter yang dikembangkan diharapkan memiliki kesahan dan kepraktisan produk untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah tingkah laku dan penanaman nilai-nilai karakter bagi mahasiswa. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini terdiri atas, pakar, dosen, dan mahasiswa. Data diperoleh menggunakan teknik observasi, angket dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil peneliti menunjukkan bahwa: (a) Kebutuhan nilai-nilai karakter bagi pembinaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan, yaitu nilai kelakuan, nilai kerajina, nilai kerapihan, nilai kebersihan, dan nilai kedisiplinan, (2) Hasil pengujian validitas program pendidikan karakter  berkualifikasi “sangat valid”, (3) Hasil tanggapan calon pengguna terhadap program pendidikan karakter brkualifikasi “sangat baik”. Hasil penelitian disimpulkan bahwa produk program penguatan pendidikan karakter adalah valid, praktis dan sesuai keprluan bagi sasaran pengguna. Hasil penelitian ini diharapkan memenuhi tuntutan penyediaan program pendidikan  karakter untuk digunakan bagi pembinaan mahasiswa.
PENGEMBANGAN MICRO MODUL PADA MATA KULIAH PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO UNTUK MAHASISWA PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN Aril Febrianto; Abd Haling; Abdul Hakim
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16143

Abstract

The availability of learning materials that support independent learning is an important factor in improving the quality of higher education. In the Video Media Development course, students often experience difficulties in understanding the stages of video media development systematically due to the limited availability of instructional materials that are practical, concise, and well-structured. This study aimed to develop a micro module that is valid and practical as a supplementary learning resource for the Video Media Development course. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included material experts, media experts, instructional experts, and students of the Educational Technology Study Program at Universitas Negeri Makassar. Data were collected through interviews, needs assessment questionnaires, expert validation questionnaires, and student response questionnaires. The findings revealed that the level of student need for the developed micro module reached 94%, indicating a highly needed category. The validation results showed that the material expert assessment reached 88%, the media expert assessment reached 100%, and the instructional expert assessment reached 92%, all of which were categorized as highly valid. Furthermore, the practicality test involving 43 students obtained a score of 89.22%, indicating a highly practical category. These findings demonstrate that the developed micro module is feasible for use as a supplementary learning resource in the Video Media Development course and has the potential to support students’ independent learning effectively.