Sofyan M. Saleh
Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil FTSL Institut Teknologi Bandung

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perendaman Produk Minyak Bumi Terhadap Campuran Beton Aspal (AC-WC) dengan Menggunakan Styrofoam sebagai Substitusi Aspal Pen 60/70 Iswandi, Naura Shafiya; Darma, Yusria; M. Saleh, Sofyan
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i3.12268

Abstract

Penggunaan material dengan memanfaatkan limbah merupakan metode inovasi perkerasan jalan dalam upaya peningkatan kekuatan dan keawetan pada konstruksi jalan. Keawetan campuran aspal menyangkut kemampuannya untuk bertahan terhadap kerusakan salah satunya akibat ketidaksengajaan tumpahan produk minyak bumi khususnya bensin, solar, oli dan avtur yang diangkut oleh kendaraan, sehingga dapat mengurangi umur rencana. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik campuran aspal penetrasi 60/70 yang disubstitusikan dengan styrofoam 5% selama masa perendaman dengan produk minyak bumi. Tahap awal penelitian ini dengan mencari Kadar Aspal Optimum (KAO), selanjutnya dilakukan pembuatan benda uji dengan penambahan styrofoam sebesar 5% terhadap berat aspal dengan metode pencampuran kering. Setelah KAO diperoleh sebesar 6,05% kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan rendaman bensin, solar, oli dan avtur dengan durasi perendaman 3 menit, 5 menit dan 7 menit yang di uji melalui Marshall Test. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai stabilitas pada benda uji campuran normal tanpa perendaman produk minyak bumi sebesar 1165,05 kg. Nilai stabilitas terendah diperoleh pada campuran yang direndam avtur selama 7 menit adalah sebesar 721,23 kg. Terjadi penurunan nilai stabilitas dengan lamanya durasi perendaman.
ANALISIS TARIF BUS TRANS KOETARADJA KORIDOR 2B (PUSAT KOTA-PELABUHAN ULEE LHEUE) BERDASARKAN KELAYAKAN FINANSIAL DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN Faisal, Ruhdi; M. Saleh, Sofyan; Isya, M.; Mutiawati, Cut; Apriandy, Fadhlullah; Ferdana, Tera
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 November 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v12i2.30788

Abstract

Bus Trans Koetaradja resmi beroperasi sejak 02 Mei 2016, sejak saat itu Bus ini merupakan satu-satunya transportasi umum yang gratis sehingga diminati oleh berbagai kalangan masyarakat, khususnya masyarakat di Provinsi Aceh. Sejak bus ini beroperasi hingga saat ini Pemerintah Aceh di bawah Dinas Perhubungan Provinsi Aceh belum menetapkan tarif kepada masyarakat penumpang bus Trans Koetaradja. Untuk itu perlu dikaji seberapa besar tarif yang layak untuk bus Trans Koetaradja bisa beroperasi dengan menggunakan pendekatan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Penelitian ini hanya mengkaji pada Koridor Pusat Kota menuju Ulee Lheue atau disebut juga Koridor 2B. Trayek yang dilalui Bus adalah Sepanjang 6,26 km, Adapun Bus yang beroperasi pada saat jam kerja atau anak sekolah adalah 8 Bus (Senin-Sabtu), Sedangkan pada saat hari minggu jumlah bus yang beroperasi hanya 2 bus. Biaya operasional yang diperlukan pada koridor 2B adalah sebesar 1,9 Miliar pertahun diluar dari biaya pergantian ban dan biaya pajak kendaraan. Hasil dari pengambilan data primer dapat diketahui load factor rata-rata jumlah penumpang Bus adalah 33%. Dengan menggunakan Peraturan Kemen Perhubungan KM.89 Tahun 2002 dapat diketahui tarif Bus adalah sebesar Rp 3.600,- per penumpang dengan asumsi tarif plat (biaya tetap jarak jauh ataupun dekat). Hasil analisis kelayakan pendekatan Finansial dapat diketahui sekitar 15 tahun bus melayani masyarakat dapat dikatakan layak dengan nilai discount rate 10,6%.