M. Yoesoef
Faculty of Humanities University of Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Estetika dalam Festival Reyog Ponorogo: Negosiasi Tradisi dan Modernitas Nursilah, Nursilah; Tambunan, Shuri Mariasih Gietty; Setyani, Turita Indah; M. Yoesoef
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2026): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.052.01

Abstract

Artikel ini membahas permasalahan yang muncul akibat transformasi seni pertunjukan Reyog Ponorogo dalam Festival Nasional yang menggeser orientasi tradisional ke arah profesionalisme dan estetika modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami perubahan format dan elemen artistik dalam pertunjukan Reyog antara format Reyog Festival dan Reyog Obyog mempengaruhi kelangsungan nilai budaya tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan analisis teks. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan seniman dan pengelola festival, serta studi dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reyog Festival cenderung menekankan inovasi visual, perubahan koreografi dan kostum, serta komersialisasi seni pertunjukan. Sebaliknya, Reyog Obyog mempertahankan interaksi langsung dengan penonton serta unsur ritual dan adat yang kuat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun modernisasi menghadirkan tantangan terhadap nilai-nilai budaya tradisional, ia juga membuka ruang negosiasi antara pelestarian adat dan inovasi kontemporer. Oleh karena itu, strategi pelestarian yang adaptif dan kontekstual sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan identitas budaya Reyog Ponorogo.
Pemertahanan Tradisi Lisan Mahzani, Nyanyian Rakyat Orang Tombulu di Tomohon, Sulawesi Utara Manus, Jeane; Limbong, Priscila Fitriasih; Setyani, Turita Indah; M. Yoesoef
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2026): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.052.05

Abstract

Masyarakat Tombulu di Minahasa memiliki tradisi nyanyian rakyat dan dikenal sebagai tradisi mahzani yang sudah bertahan beberapa generasi. Nyanyian mahzani biasanya dilakukan dalam rangka praktik mapalus. Inti praktik mapalus adalah kerja sama warga (gotong royong antarwarga). Kerja gotong royong ini melibatkan warga dalam beberapa kegiatan seperti bekerja di kebun, membangun rumah baru, dan pekerjaan-pekerjaan berat lainnya yang membutuhkan tenaga manusia. Saat ini tradisi mahzani menghadapi masalah pemertahanan akibat pelakunya yang semakin menurut akibat usia. Tulisan ini membahas pemertahanan tradisi mahzani di Rurukan. Di lapangan, upaya-upaya pemertahanan sudah dilakukan oleh para pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, pelaku tradisi, dan pegiat tradisi. Penelitian tradisi mahzani ini bersifat kualitatif dengan pendekatan etnografis.