Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Parameter Correlation of Proximate Analysis and Ultimate Analysis of the Calorific Value of Coal Wahyudi Zahar
JURNAL PERTAMBANGAN DAN LINGKUNGAN Vol 2, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v2i1.4715

Abstract

Jambi Province is an area that has abundant coal potential, this is due to its location in the Jambi Sub-basin, part of the South Sumatra Basin. As one of the coal mining companies in Jambi Province, PT Kamalindo Sompurna conducts mining with the aim of being marketed and directly sold to predetermined consumers. If coal is tested for chemical properties in the form of proximate and ultimate analysis in a sustainable manner and correlated with its calorific value, the company can market or utilize coal directly or indirectly. Coal samples were taken by channel sampling method in the same seam, the number of samples obtained was 48 samples per 5 cm interval. The number of samples is then reduced to 5 samples with the composite method based on certain intervals. The caloric value of coal in the research area ranges from 4300 - 5300 cal / gr, the caloric value is correlated with the results of proximate and ultimate analysis using simple linear regression statistics. The results obtained between the 9 analysis parameters based on this correlation indicate that the levels of flying matter, ash, carbon content and oxygen levels have a strong correlation as indicated by the correlation value in sequence is 0.98; -0.93; 0.88; -0.89. After conducting a study based on these parameters and correlation values, researchers can provide references related to the use of coal in processing and its use as fuel, both in the power generation industry and processing of cement raw materials and so on.
Rekonsiliasi Rencana Penambangan Bulanan Terhadap Aktual Penambangan pada PT Caritas Energi Indonesia Kabupaten Sarolangun Jambi Anang Murtiyoso; Wahyudi Zahar; Yudi Arista Yulanda
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 5, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v5i1.21933

Abstract

Penerapan Good Mining Practice mensyaratkan perlunya akurasi penambangan terhadap rencana penambangan. Analisis dapat dilakukan melalui rekonsiliasi antara design terhadap aktual survey progress. Hasil dari rekonsiliasi penambangan menunjukkan area yang sesuai design (In of plan) dan area yang tidak sesuai berupa overcut, over-stripping dan undercut. PT. Caritas Energi Indonesia Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi terdapat ketidaksesuaian produksi rencana dan aktual pada bulan September, ketidaksesuaian produksi tentu juga berdampak pada ketidaksesuain rencana penambangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidaksesuaian rencana dan aktual yaitu berupa area undercut, overcut, dan overstripping. Volume overcut sebesar 36.542,13 BCM, undercut sebesar 136.686,81 BCM, dan overstripping sebesar 376,21 BCM, Untuk volume overburden yang tertambang pada front 1 sebesar 170.639,76 BCM, pada front 2 sebesar 44.324,47 BCM, pada front 3 sebesar 24.746,03 BCM. Faktor penyebab ketidaksesuaian dipengaruhi oleh ketersedian alat yang tidak terpenuhi yang disebabkan banyak alat yang breakdown unscheduled sehingga dari komposisi 7 fleet hanya terealisasi 4 fleet. Selain itu, terdapat juga faktor pengawasan dan pengaruh cuaca yang mempengaruhi movement alat yang berdampak pada posisi penempatan dan penggalian fleet yang tidak sesuai. Dampak yang ditimbulkan adalah perlunya penyusunan rencana ulang berupa redesign rencana tambang dan penyesuaian ketersediaan alat di bulan berikutnya agar dapat mengejar lokasi-lokasi yang tertinggal pada bulan sebelumnya.
Perancangan sequence penambangan pada kuartal I Tahun 2024 di PT Bintang Sukses Energi Alfadiansyah Alfadiansyah; Yudi Arista Yulanda; Wahyudi Zahar
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v1i1.27684

Abstract

PT Bintang Sukses Energi merupakan perusahaan kontraktor jasa pertambangan yang dipercaya oleh pihak (owner) yakni PT Bara Sentosa Lestari untuk menjalankan project pengupasan overburden. Untuk penambangan pada kuartal I Tahun 2024 PT Bintang Sukses Energi sudah memiliki target expose batubara dan pit limit penambangan, namun belum memiliki rancangan sequence penambangan per bulan. Sequence penambangan ini diperlukan untuk mempermudah proses penambangan terkait dimana posisi expose batubara paling efisien dan pembuatan akses mobilitas alat tambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rencana produksi overburden dan membuat rancangan sequence penambangan batubara pada kuartal I tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui target produksi overburden pada Bulan Januari 579.300 BCM dan coal expose 94.967 MT, Bulan Februari overburden 648.700 BCM dan coal expose 111.844 MT, Bulan Maret overburden 655.800 BCM dan coal expose 119.236 MT. Untuk sequence penambangan Bulan Januari berada di bagian pit Pinang Selatan dengan kapasitas overburden 635.427 BCM dan coal expose 105.479 MT, Bulan Februari dengan kapasitas overburden 666.539 BCM dan coal expose 117.568 MT. Dan Bulan Maret dengan kapasitas overburden 688.987 BCM dan coal expose 127.597 MT.
Potensi Logam Tanah Jarang pada Fly Ash dan Bottom Ash Endapan Batubara Peringkat Rendah Formasi Muara Enim Wahyudi Zahar; Yudi Arista Yulanda; Jarot Wiratama; Muhammad El Hakim
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/wffpht91

Abstract

Logam tanah jarang (LTJ) merupakan komoditas strategis saat ini seiring dengan perkembangan teknologi. Penggunaan LTJ banyak diaplikasikan pada industri pertahanan, kesehatan, mobil listrik, turbin, handphone, laptop, dan teknologi maju lainnya. Keterdapatan LTJ pada umumnya berasosiasi sebagai mineral-mineral aksesoris pada batuan berkomposisi granitoids seperti pada monasit, xenotim, allanit, titanit, dan zircon. Akan tetapi berdasarkan beberapa penelitian ditemukan adanya pengkayaan LTJ pada abu sisa pembakaran PLTU FABA (fly ash dan bottom ash). Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterdapan LTJ pada kondisi batubara Peringkat Rendah di Formasi Muara Enim pada endapan insitu dan pengkayaan pada FABA. Sampel batubara diambil secara grab sampling pada lokasi tambang sedangkan sampel FABA diambil secara grab sampling di PLTU Mulut Tambang. Pengujian Laboratorium dilakukan melalui Uji XRF untuk melihat kandungan oksida mineral dan Laboratorium BRIN untuk dilakukan analisis ICP OES. Hasil analisis XRF menunjukkan elemen oksida utama penyusun batubara pada endapan batubara insitu terdiri atas Fe2O3, MgO, dan SO3. Hasil analisis ICP-OES memperlihatkan terjadi pengkayaan konsentrasi LTJ pada FABA. Pengkayaan paling besar terjadi pada unsur Cerium (Ce) dimana pada Fly Ash terjadi peningkatan 19 kali menjadi 40,12 Ppm dan pada Bottom Ash 17 kali menjadi 37,15 Ppm. Selanjutnya pada Lantanum (La) terjadi pengkayaan 27 kali pada fly ash menjadi 19,02 Ppm dan 24 kali pada bottom ash menjadi 16,86 Ppm. Secara umum pengkayaan terjadi lebih besar pada fly ash dibandingkan dengan bottom ash.
Pengolahan Limbah Plastik Menggunakan Reaktor Pirolisis di Bank Sampah Dream Central, Desa Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi Lenny Marlinda; Rahmi Rahmi; Diah Riski Gusti; Intan Lestari; Wahyudi Zahar; Aditya Denny Prabawa; Yuli Evrianti Br Rajagukguk; Ermita Meisa Manulang; Ladiva Adinda; Rif’at Syauqi
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1178

Abstract

The COVID-19 pandemic has increased online shopping and food delivery, causing a surge in single-use plastic waste and has become a habit to this day along with the rapid development of digital technology. Dream Central Waste Bank (BSI Dream) in Wijaya Pura Village collects 3 tons of waste monthly but lacked advanced plastic processing technology. This community service initiative aimed to implement a pyrolysis reactor to convert plastic waste into fuel oil and paving blocks, thereby enhancing economic value while promoting environmental sustainability. The activity stages included partner coordination and surveys, reactor performance upgrades, operational training, and evaluation. This activity involved five partners representing the Wijaya Pura Village community.  The reactor successfully produced fuel oil (density: 0.848–0.912 g/mL) and residues suitable for paving block production. The outcome of this initiative demonstrated improved skills among partners, the creation of marketable products and increased community income opportunities. Furthermore, the activity fostered greater awareness of the importance of sustainable waste management and supported the application of circular economy principles.