Widodo Farid Ma’ruf
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

APLIKASI ALGINAT SEBAGAI EMULSIFIER DALAM PEMBUATAN SOSIS IKAN PATIN (Pangasius pangasius) PADA PENYIMPANAN SUHU DINGIN Dewi, Rizky Ika; Ma’ruf, Widodo Farid; Agustini, Tri Winarni
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 2 (2013) : Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alginat memiliki salah satu fungsi sebagai pengemulsi. Salah satu pengolahan yang perlu mempertahankan stabilitas emulsi adalah sosis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh alginat sebagai substitusi tepung tapioka terhadap stabilitas emulsi sosis ikan Patin dan mengetahui lama penyimpanan sosis ikan Patin pada suhu dingin. Materi yang digunakan adalah ikan Patin segar, alginat, dan bahan pendukung lainya. Metode digunakan yaitu eksperimental laboratories. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola terbagi oleh waktu “Split Plot in Time”. Data sensorik dianalisis menggunakan uji kruskal wallis. Data stabilitas emulsi, kekuatan gel, kadar air, kadar lemak, kadar protein dan Aw dianalisis menggunakan uji ANOVA dan Uji Berbeda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian utama menunjukkan bahwa tingkat kestabilan emulsi sosis ikan Patin substitusi 2,5% alginat dan 7,5% tepung tapioka selama 21 hari memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap menurunya nilai stabilitas emulsi sosis ikan Patin pada penyimpanan suhu dingin. Berdasarkan hasil uji sensorik selama 21 hari, sosis dengan substitusi alginat dapat diterima sampai hari ke-14, dan sosis tanpa substitusi alginat dapat diterima sampai hari ke-7.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN FILTRAT LABU SIAM (Sechium edule Jacq. Swartz) TERHADAP REDUKSI KADAR UREA PADA IKAN PARI (Trygon sephen) Luthfiyana, Novi; Ma’ruf, Widodo Farid; Surti, Titi
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 3 (2013) : Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan pari memiliki kadar urea tinggi sekitar 2,5%. Kadar urea yang tinggi menimbulkan aroma tidak sedap karena urea terurai menjadi amonia. Pengurangan kadar urea dapat menggunakan labu siam yang mengandung senyawa saponin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama perendaman sampel ikan pari  dalam filtrat labu siam terhadap kadar urea, TMA, protein, pH dan organoleptik serta menetukan waktu efektif penurunan kadar urea pada ikan pari. Metode yang digunakan exsperimental laboratories. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan perendaman (1, 2, dan 3 jam) memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar urea, kadar TMA, serta kadar protein (P<0,01). Sedangkan nilai pH tidak berbeda nyata (P>0,05). Hasil uji organoleptik menunjukan perbedaan sangat nyata (P<0,01). Berdasarkan hasil penelitian lama perendaman daging ikan pari dengan filtrat labu siam (2:1) mempunyai dampak positif terhadap penurunan kadar urea. Waktu efektif perendaman selama 1 jam. Terjadi penurunan sangat nyata terhadap kadar urea, TMA, protein dan uji organoleptik namun tidak memeberi pengaruh nyata pada nilai pH.
PURIFIKASI PASCA PANEN KERANG DARAH (Anadara granosa) DENGAN METODE PERENDAMAN DILENGKAPI BAHAN PENJERNIH AIR Aprianita, Heny; Ma’ruf, Widodo Farid; Riyadi, Putut Har
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 4 (2013) : Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerang darah bersifat filter feeder sehingga berpotensi tercemar logam berat dan mikrobiologi yang berbahaya bagi pengkonsumsi. Keamanan pangan berupa sanitasi kekerangan perlu ditingkatkan dengan menggunakan purifikasi metode perendaman dilengkapi arang aktif, zeolit dan sinar UV. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas purifikasi pasca panen kerang darah terhadap penurunan kadar Cd, Pb, kandungan TPC dan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat experimental laboratories. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Variabel yang diukur adalah Cd, Pb, TPC, Escherichia coli dan pH. Hasil penelitian menunjukan bahwa perendaman selama 24 jam memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan Cd (68,33%), Pb (54,61%), TPC (25,66% ) serta  E.coli (99,95%), sedangkan nilai pH tidak berbeda nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian lama perendaman kerang darah dengan menggunakan purifikasi mempunyai dampak positif terhadap penurunan logam berat Cd dan Pb serta TPC dan E.coli, dengan waktu efektif perendaman selama 24 jam. Semakin lama waktu perendaman maka semakin rendah kadar logam berat dan bakterinyaKata kunci : kerang darah, cadmium, plumbum, purifikasi, perendaman.
STABILITAS KLOROFIL a DAN b EKSTRAK MAKROALGA JENIS Caulerpa racemosa DENGAN pH YANG BERBEDA PADA PENYIMPANAN SUHU RUANG Pratomo, Agung; Ma’ruf, Widodo Farid; Dewi, Eko Nurcahya
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 2 (2013) : Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caulerpa racemosa adalah rumput laut yang banyak mengandung pigmen klorofil dan karotenoid. Pigmen klorofil yang berasal dari bahan-bahan alami disebut sebagai pewarna alami. Kelemahan dari pigmen yang akan dijadikan tujuan komersial adalah tidak stabilnya warna yang dihasilkan bisa disebabkan oleh perubahan pH sehingga intensitas warnanya sering berkurang akibat perlakuan lama penyimpanan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh perbedaan pH asam, netral, basa dengan lama penyimpanan pada suhu ruang terhadap stabilitas pigmen klorofil a dan klorofil b pada Caulerpa racemosa. Materi yang digunakan adalah makroalga Caulerpa racemosa yang diambil dari pantai Jepara yang kemudian diekstrak dengan aseton P.A. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratories dengan dua tahap penelitian, penelitian utama menggunakan split plot in time. Analisa kuantitatif dengan spektrofotometer UV-Vis, dan uji stabilitas pigmen dengan perlakuan perbedaan pH dengan lama penyimpanan.            Hasil penelitian Pendahuluan didapatkan bahwa penyimpanan kandungannya hilang 50% selama 5 Hari. Dengan nilai awal rata-rata SD klorofil a 4,51±0,08 menjadi 1,94±0,01 dan klorfil b 3,46±0,14 menjadi 1,24±0,03. Pada penelitian utama didapatkan nilai yang paling stabil adalah pada pH 10 terjadi penurunan pada hari ke-1  1%, pada hari ke-2 14%, pada hari ke-3 13%, pada hari ke-4  17%, dan pada hari ke-5 21%.