p-Index From 2021 - 2026
2.307
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Khoiri Rozi
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STUDI PENGARUH VARIASI KEMIRINGAN DAN KETINGGIAN STEP TERHADAP MEDAN ALIRAN MELALUI BACKWARD FACING STEP Irwan Irawan; Khoiri Rozi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji performa aerodinamis yang terjadi pada BFS dengan menggunakan fluida gas butena jika diterapkan variasi sudut kemiringan, tinggi langkah, dan variasi kecepatan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan solusi numerik Computational Fluid Dynamics, dimana perangkat lunak yang digunakan adalah ANSYS 16. Model turbulensi yang digunakan dalam penelitian ini adalah k-ε realizable dengan perlakuan fungsi dinding non-equilibrium. Pengaruh perubahan tinggi dan sudut kemiringan step terhadap karakteristik aliran dipelajari dengan menggunakan kecepatan U∞ = 5; 10; dan 15 m/s. Hasil simulasi dari penelitian ini menemukan bahwa pengaruh perubahan tinggi step mempengaruhi intensitas turbulensi dan pembentukan resirkulasi. Semakin tinggi step membuat zona resirkulasi lebih besar dan jarak reattachment. Efek dari perubahan sudut kemiringan step menyebabkan pengurangan ukuran zona resirkulasi dan jarak reattachment yang lebih pendek di sisi hilir atau dekat dinding step. Peningkatan kecepatan tidak menyebabkan perubahan signifikan pada zona resirkulasi dan jarak reattachment. Namun, perubahan variasi ini menghasilkan energi kinetik turbulen yang meningkat dengan setiap peningkatan kecepatan dan koefisien gesekan dengan setiap peningkatan kecepatan.
STUDI PENGARUH KETINGGIAN DAN KEMIRINGAN SUDUT STEP TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN THERMAL PADA BACKWARD-FACING STEP Muhammad Jalaal Ikraam; Khoiri Rozi; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model aliran separasi backward facing step (BFS) memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan teoritis dan rekayasa. Studi aliran BFS menunjukkan kompleksitas aliran dengan fenomena seperti separasi, recirculation, vortex, dan reattachment. Fenomena separasi aliran dan reattachment berdampak besar pada drag, penurunan tekanan, dan perpindahan panas. . Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa zona resirkulasi berperan penting dalam mempengaruhi perpindahan panas pada BFS. Tinggi relatif terhadap lebar step (h/H) memengaruhi ukuran zona resirkulasi, yang kemudian berdampak pada penurunan suhu fluida di sepanjang aliran downstream. Distribusi tekanan menurun seiring peningkatan rasio h/H, dengan energi kinetik turbulen dominan di daerah dekat permukaan wall. Penambahan kemiringan step menyebabkan penurunan energi kinetik turbulen, sementara peningkatan rasio h/H cenderung meningkatkannya. Kecepatan maksimum di zona resirkulasi bertambah dengan pertambahan rasio h/H dan sudut kemiringan. Meskipun sudut kemiringan step memengaruhi panjang daerah fluktuasi koefisien friksi, nilai fluktuasi tersebut cenderung menurun seiring pertambahan rasio h/H. Nilai koefisien tekanan umumnya meningkat seiring penurunan rasio h/H.
UJI KARAKTERISTIK TURBINE PELTON DENGAN VARIASI SPEED DAN LOAD Aldila Daffa Adhiono; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin Pelton merupakan jenis turbin impuls yang umum digunakan pada sistem pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan karakteristik head tinggi dan debit rendah. Kinerja turbin ini sangat dipengaruhi oleh parameter operasi seperti kecepatan putar (speed) dan beban (load). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kerja turbin Pelton terhadap variasi kedua parameter tersebut guna menentukan kondisi operasi optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan model turbin skala laboratorium tipe HM 150.19. Parameter yang diukur meliputi debit (Q), head (H), kecepatan putar (n), torsi (τ), dan daya keluaran poros (BHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban menyebabkan penurunan putaran namun meningkatkan torsi hingga titik tertentu. Efisiensi turbin mencapai nilai maksimum pada kombinasi speed dan load tertentu sebelum akhirnya menurun akibat rugi-rugi mekanis dan hidrolik.
ANALISA AERODINAMIK PADA MEKANISME FLAPPING WING DENGAN VARIASI SUDUT KEPAK Alwahidil Zuhri; Ismoyo Haryanto; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep sayap kepak (flapping wing) merupakan mekanisme terbang yang saat ini banyak difokuskan pada efisiensi dalam perancangannya. Untuk meningkatkan pemahaman mengenai efisiensi aerodinamika pada mekanisme ini, diusulkan analisis aerodinamic loads pada sayap kepak menggunakan steady vortex lattice method. Simulasi melibatkan variasi sudut kepak (-60°, -40°, -20°, 0°, 20°, 40°, 60°), dan variasi profil Airfoil (NACA2412 dan NACA 0012). Hasil simulasi ditunjukkan melalui beberapa parameter performa aerodinamika, yaitu koefisien lift (Cl), koefisien drag induksi (Cdi), dan koefisien momen (Cm). Hasil menunjukkan bahwa variasi sudut kepak dan sudut serang menghasilkan performa yang berbeda untuk setiap sudut kepak dan variasinya. Cl tertinggi dicapai pada sudut kepak 20°, Cdi tertinggi pada sudut kepak -60°, sedangkan Cm tertinggi pada sudut kepak 60°.