Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Kepuasan Kerja Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan di Era Modern Faizal
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr642

Abstract

Pendidikan dan pelatihan memiliki peran krusial dalam pengembangan karyawan di berbagai organisasi. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kepuasan kerja karyawan serta dampaknya terhadap kinerja. Pendidikan dan pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga diharapkan meningkatkan kepuasan kerja melalui pengembangan kompetensi dan peningkatan motivasi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari literatur penelitian sebelumnya, jurnal, buku, dan laporan terkait. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen mendalam untuk mendapatkan wawasan tentang persepsi terhadap pendidikan, pelatihan, kepuasan kerja, dan kinerja. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan yang efektif berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja, pada gilirannya, memainkan peran krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan, seperti yang terlihat dari partisipasi yang lebih tinggi, produktivitas yang meningkat, dan kualitas kerja yang lebih baik. Secara tidak langsung, pendidikan dan pelatihan mempengaruhi kinerja karyawan melalui peningkatan kepuasan kerja. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya investasi berkelanjutan dalam pengembangan SDM untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan dan prestasi karyawan.
THE ROLE OF HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN IMPLEMENTING WORK DISCIPLINE M. Isa Anshori; Faizal, Faizal; Manurung, John Sihar
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 2 No. 8 (2024): AUGUST
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human resource management has an important role in implementing work discipline. Human resource management can help increase efficiency in carrying out work by arranging good human resource governance. This can include setting effective work schedules, assigning tasks in accordance with employee competencies, and setting fair reward and sanction systems. Human resource management can play a role in increasing employee morale through various activities such are performance award schemes and staff training and development and effective communication between management and employees. Human resource management can help ensure consistent application of work standards throughout the organization. This includes creating clear policies and procedures regarding work discipline, as well as appropriate supervision to ensure compliance with these standards. By implementing a good work discipline system, human resource management can help reduce the intensity of supervision required. By organizing good human resource management, increasing employee morale, ensuring standards are used, reducing the intensity of supervision, and helping company efficiency in general, human resource management can contribute to creating a disciplined and productive work environment.
Peran Manajemen SDM Dalam Membangun Kepemimpinan Yang Inklusif Dan Beragam Faizal Faizal
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 10 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr917

Abstract

Penelitian  membahas peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam membangun kepemimpinan yang inklusif dan beragam di organisasi modern. Di era globalisasi yang semakin kompleks, keberagaman dan inklusi menjadi aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka yang mencakup berbagai literatur terkait manajemen SDM, kepemimpinan inklusif, dan keberagaman di tempat kerja.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM berperan sebagai agen perubahan yang strategis dalam menciptakan kebijakan dan praktik yang mendukung keberagaman. Rekrutmen dan seleksi berbasis keberagaman, pelatihan pemimpin inklusif, serta kolaborasi antara manajemen dan karyawan terbukti menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan seperti bias yang tersembunyi dan kesenjangan implementasi. Selain itu, pentingnya komunikasi yang terbuka dan saluran umpan balik yang efektif diakui sebagai elemen vital dalam membangun budaya organisasi yang inklusif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen SDM harus proaktif dalam merumuskan strategi keberagaman dan inklusi yang komprehensif. Rekomendasi untuk praktik SDM meliputi pengembangan kebijakan yang jelas, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala terhadap praktik yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat membangun kepemimpinan yang inklusif, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis serta inovatif.
Progressive Initiatives for Work Culture Transformation Towards Sustainable Equality in Indonesia Wahdiniawati, Siti Annisa; Faizal, Faizal; Adiazmil, Aan; Apriyanto, Apriyanto
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v4i03.2610

Abstract

This qualitative study explores progressive initiatives aimed at transforming work culture to achieve sustainable equality in Indonesia. In-depth interviews were conducted with five key informants, including HR managers, a diversity and inclusion officer, a senior executive, and an organizational development consultant. The findings reveal that successful transformation relies on leadership commitment, employee participation, clear policy development, and continuous education programs. Challenges such as resistance to change, limited awareness of equality principles, and resource constraints were identified, highlighting the need for contextually adapted strategies. The study provides practical insights for organizations seeking to embed equality into their work culture and contributes to the broader understanding of sustainable equality practices in Indonesian workplaces.