Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal MEKANIKAL

PENGGUNAAN STRAIN GAGE (LOAD CELL) UNTUK ANALISA TEGANGAN PADA PEMBEBANAN STATIK BATANG ALUMINIUM Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.562 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of strain (vertical and horizontal directions) in analyzing the static loading stress on the aluminum rod. Research use aluminum rod with dimensions of 110 cm long and 30 cm, height 32.8 mm and 1.2 mm thick, two strain gage to the vertical direction and two for the horizontal direction. Giving the load from 500 grams to 10,000 grams is done. Results show that areas closed to vertical support (T2 = 26647375.311) has very high voltage compared to area in the middle (T1 = 2628679.465). Whereas, for the horizontal direction shows that the area near the support (T2 = 2629098.313) is much greater than in the middle pedestal (T1 =2659709.133).
LAJU KOROSI PADA STAINLESS STEEL DALAM MEDIA PERTALITE Suparman, Sidik Teguh; Magga, Ramang; Zuchry, Muhammad
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Mekanikal Januari 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.208 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju korosi pada stainless steel dalam media 100% pertalite, pertalite + 15% etanol, pertalite + 25% etanol dan pertalite + 35% etanol. Waktu perendaman yaitu selama 840, 1680 dan 2520 jam. Metode yang digunakan untuk mengukur laju korosi yaitu kehilangan berat (weight lost). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Hasil pengujian laju korosi pada spesimen didapatkan laju korosi tertinggi terjadi pada pertalite + 35% etanol dengan waktu perendaman selama 2520 jam sebesar 0,408 mpy dan untuk laju korosi terendah terjadi pada 100 % pertalite, Pertalite + 15% etanol, pertalite + 25% etanol dengan waktu perendaman 2520 jam sebesar 0.204 mpy. Laju korosi berbanding lurus terhadap waktu perendaman, hal ini dipengaruhi oleh besarnya nilai kehilangan berat yang diakibatkan adanya reaksi korosi yang terjadi antara spesimen dan media perendaman.
SIFAT KUAT TARIK MATERIAL KOMPOSIT HIBRID BERPENGUAT SERAT IJUK DAN SABUT KELAPA DENGAN ORIENTASI SERAT ACAK Ilham, Ilham; Bakri, Bakri; Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Mekanikal Juli 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.641 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmelakukan pengujian sifat kuat tarik pada material komposit hibrid dengan penguat serat ijuk dan serat sabut kelapa, guna mengetahui kemampuan mekanis material tersebut dalam kaitannya menahan beban atau  gaya yang bekerja, sehingga dapat diketahui nilai kuat tarik yang ditimbulkan.Bahan penyusun komposit yang digunakan adalah serat sabut kelapa yang mengalami perendaman NaOH 5% selama 24 jam dan serat ijuk tanpa perlakuan. Dengan fraksi volume serat ijuk dan serat sabut kelapa 30%:0%, 10%:20%, 15%:15%, 20%:10% dan 0%:30%. Komposit hibrid yang telah dicetak kemudian dibentuk menjadi spesimen uji tarik dengan standar ASTM D 638-02.Hasil pengujian kekuatan tarik tertinggi pada fraksi volume serat ijuk dan serat sabut kelapa 15%:15%, yaitu 23,48 MPa. Kemudian kekuatan tarik terendah 0%:30% yaitu 17,19 MPa. Regangan tarik tertinggi pada fraksi volume 20%:10% yaitu 31,49%. Kemudian regangan tarik terendah 30%:0% yaitu 27,38%. Modulus elastisitas tertinggi pada fraksi volume 30%:0% yaitu 76,14 MPa. Kemudian modulus elastisitas terendah 0%:30% yaitu 55,33 MPa. Hasil foto makro disetiap variasi serat ijuk dan serat sabut kelapa cenderung menunjukkan pada patah getas atau brittle serta mengalami fiber pull out.Kata Kunci :Komposit hibrid, kuat tarik, serat ijuk, serat sabut kelapa, acak.
ANALISIS LAJU KOROSI DENGAN PENAMBAHAN POMPA PADA BAJA KOMERSIL DALAM MEDIA AIR LAUT Zuchry, Muhammad; Magga, Ramang
Jurnal MEKANIKAL Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Mekanikal Juli 2017
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.383 KB)

Abstract

Korosi merupakan penurunan mutu logam yang diakibatkan oleh lingkungan atau zat kimia dan berpengaruh pada kondis suatu material, demikian halnya pada baja komersil. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap laju korosi diantaranya salinitas, pH, temperatur dan kelarutan oksigen dalam media korosi.Untuk menghitung laju korosi baja komersil dalam media air laut dapat digunakan metode kehilangan berat (Weight Losst) dan metode elektrokimia. Penelitian ini menggunakan metode kehilangan berat. Dan untuk media korosi digunakan  air laut kondisi pasang dan kondisi surut dengan penambahan pompa untuk mensirkulasi oksigen dalam media korosi.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengurangan berat pada kondisi surut lebih besar dibandingkan kondisi pasang yang berpengaruh pada laju korosi.Kata kunci : Korosi, Baja komersil, Metode kehilangan berat (Weight Lost), air lautÂ