Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Adversity Quotient Terhadap Hasil Belajar Kimia Pada Mata Pelajaran Kimia Di Kota Lhokseumawe Ratna Unaida; Isna Rezkia Lukman; Fakhrah Fakhrah; Zahara Zahara; Najiha Sabrina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2023): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i1.2339

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the adversity quotient and students' cognitive learning outcomes in chemistry subjects by rank spearmen. This research is a quantitative study, with the school population in Lhokseumawe City including SMAN 1 Lhokseumawe, SMAN 5 Lhokseumawe, SMAN 6 Lhokseumawe, SMAN 7 Lhokseumawe with a sample of 413 students, the sampling technique in this study used cluster sampling. Data collection methods used are interviews, questionnaires, and documentation. Methods of data analysis using descriptive analysis, normality test, linearity test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and spearmen rank analysis. Spearmen's rank analysis shows the effect of an adversity quotient of 0.000 <0.05, which means that there is an influence of an adversity quotient on students' cognitive learning outcomes in chemistry subjects with a coefficient of determination of 3.50%.
SOSIALISASI PENGGUNAAN MODUL LITERASI DAN NUMERASI BERBASIS KEBUDAYAAN ACEH DI SD IT AL-MARKAZUL ISLAMI LHOKSEUMAWE Nuraina Nuraina; Hayatun Nufus; Muliana Muliana; Fakhrah Fakhrah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.751

Abstract

Sosialisasi literasi numerasi berbasis kebudayaan Aceh dan sosialisasi modul literasi numerasi untuk peserta didik dilaksanakan pada tanggal 28 September 2022. Peserta kegiatan ini yaitu siswa kelas 5 SD IT Al-Markazul Islami Lhokseumawe. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung pukul 08.30-10.00 WIB di gedung SD IT Al-Markazul Islami Lhokseumawe. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan, tim pelaksana dibantu oleh dua orang mahasiswa sebagai panitia. Tim pelaksana dibagi perannya dalam pelaksanaan kegiatan ini, satu orang bertindak sebagai moderator dan dua orang sebagai pembicara. Mahasiswa bertugas sebagai tim konsumsi dan juga dokumentasi. Kegiatan pelatihan diawali dengan pembukaan oleh moderator, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan demonstrasi. Selanjutnya proses tanya jawab. Pada sesi pemaparan materi, pelaksana menjelaskan tentang pentingnya literasi numerasi berbasis kebudayaan Aceh. Pelaksana juga menjelaskan apa literasi numerasi dan sosialisasi mengenai isi modul. Pelaksana juga memberikan contoh mengerjakan soal literasi numerasi yang berbasis kebudayaan Aceh. Pada tahap tanya jawab, peserta terlihat berantusias untuk menggali lebih dalam pengetahuan tentang literasi numerasi, contoh soal dan juga pengetahuan mereka mengenai kebudayann Aceh. Tim pelaksana berharap wawasan yang diperoleh peserta dari pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk mereka dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi.
SOSIALISASI PENGGUNAAN MODUL LITERASI DAN NUMERASI BERBASIS KEBUDAYAAN ACEH DI SD IT AL-MARKAZUL ISLAMI LHOKSEUMAWE Nuraina Nuraina; Hayatun Nufus; Muliana Muliana; Fakhrah Fakhrah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.751

Abstract

Sosialisasi literasi numerasi berbasis kebudayaan Aceh dan sosialisasi modul literasi numerasi untuk peserta didik dilaksanakan pada tanggal 28 September 2022. Peserta kegiatan ini yaitu siswa kelas 5 SD IT Al-Markazul Islami Lhokseumawe. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung pukul 08.30-10.00 WIB di gedung SD IT Al-Markazul Islami Lhokseumawe. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan, tim pelaksana dibantu oleh dua orang mahasiswa sebagai panitia. Tim pelaksana dibagi perannya dalam pelaksanaan kegiatan ini, satu orang bertindak sebagai moderator dan dua orang sebagai pembicara. Mahasiswa bertugas sebagai tim konsumsi dan juga dokumentasi. Kegiatan pelatihan diawali dengan pembukaan oleh moderator, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan demonstrasi. Selanjutnya proses tanya jawab. Pada sesi pemaparan materi, pelaksana menjelaskan tentang pentingnya literasi numerasi berbasis kebudayaan Aceh. Pelaksana juga menjelaskan apa literasi numerasi dan sosialisasi mengenai isi modul. Pelaksana juga memberikan contoh mengerjakan soal literasi numerasi yang berbasis kebudayaan Aceh. Pada tahap tanya jawab, peserta terlihat berantusias untuk menggali lebih dalam pengetahuan tentang literasi numerasi, contoh soal dan juga pengetahuan mereka mengenai kebudayann Aceh. Tim pelaksana berharap wawasan yang diperoleh peserta dari pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk mereka dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi.
Perceptions of Transferrable Skills of Chemistry Teacher Candidates in the Utilization of Learning ICT Ratna Unaida; Isna Rezkia Lukman; Fakhrah
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 3 (2022): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v3i.208

Abstract

Transferable skills are the core competencies needed to apply basic skills and problem-solving skills to make the environment one of the main elements of education policy. This research was conducted at the Chemistry Education Study Program, at Malikussaleh University in September and November 2022. This research aims to: Know the perceptions of prospective teachers regarding the transferable skills they have in utilizing ICT for learning. This type of research is qualitative descriptive research. The subjects of this research are students in the Chemistry Education Study Program with the object of research namely Perception of Transferable skills. The data collection techniques used are questionnaires and interviews in utilizing ICT learning based on aspects of transferable skills. The data analysis carried out for this study was to process and describe data with descriptive statistics. Measuring the score of the questionnaire data results is calculated using a Likert scale measurement scale. The results obtained from this study, namely students' perceptions of their transferable skills indicate that the perceptions of prospective teachers are more prominent in the aspects of collaboration and communicating with students. As for the characteristics of mastering digital literacy, future teachers still feel that they are not optimal in utilizing digital technology, which is now widespread and widespread in the world of education.
Sosialisasi Persamaan Gas Ideal melalui Demonstrasi Pengaruh Suhu terhadap Volume Udara bagi Mahasiswa Pendidikan Nuraini Fatmi; Henni Fitriani; Muttakin; Fakhrah
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.856

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Pendidikan terhadap persamaan gas ideal melalui demonstrasi sederhana tentang pengaruh perubahan suhu terhadap volume udara dalam botol tertutup. Sebanyak 32 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang mencakup penjelasan konseptual, demonstrasi eksperimen, dan diskusi interaktif dengan menggunakan botol plastik elastis dan freezer sebagai media pembelajaran. Efektivitas kegiatan dievaluasi melalui penilaian pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata meningkat dari 58,12 pada pre-test menjadi 85,94 pada post-test, yang merepresentasikan peningkatan sebesar 47,9% dengan skor N-Gain 0,66 pada kategori sedang hingga tinggi. Selama demonstrasi, mahasiswa mengamati bahwa botol menyusut ketika ditempatkan di dalam freezer akibat penurunan tekanan udara di dalam botol dan kembali ke bentuk semula ketika dibawa ke suhu ruang. Pengamatan langsung ini membantu mahasiswa memahami hubungan antara suhu dan perilaku gas sesuai dengan Hukum Charles dan Persamaan Gas Ideal. Umpan balik peserta juga menunjukkan respons positif terhadap kegiatan ini. Sekitar 93,8% mahasiswa menyatakan bahwa demonstrasi tersebut meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep termodinamika, sementara 96,9% melaporkan meningkatnya minat terhadap pembelajaran sains melalui eksperimen. Penggunaan bahan yang sederhana dan mudah diperoleh terbukti efektif dalam membuat konsep abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa terhadap persamaan gas ideal dan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen sederhana dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengajarkan konsep abstrak dalam pendidikan sains.
Pembelajaran Berbasis Proyek Melalui Kreasi Media Edukatif: Solusi Pembelajaran Aktif Dan Menyenangkan Ayu Rahmi; Fakhrah; Isna Rezkia Lukman
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v5i1.4701

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan media ajar edukatif melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18–19 Mei 2026 dengan sasaran 32 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia yang dibagi ke dalam enam kelompok. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, perancangan media, implementasi proyek, serta presentasi dan evaluasi. Setiap kelompok ditugaskan untuk mengembangkan satu jenis media pembelajaran, yaitu PowerPoint (PPT), poster, infografis, media visual, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan video animasi atau media audio visual. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, penilaian produk, dokumentasi, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kelompok berhasil menyelesaikan produk media pembelajaran sesuai target yang telah ditetapkan. Produk yang dihasilkan memenuhi kriteria kesesuaian materi, kreativitas, desain, dan kemudahan penggunaan dengan kategori baik. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan partisipasi aktif mahasiswa selama proses pembelajaran. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan peserta dalam mengembangkan media, penerapan Project-Based Learning terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, inovatif, dan menyenangkan. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam mempersiapkan calon pendidik yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan
Analisis Kendala Penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) Berbasis STEAM Berbantuan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran IPA Faradhillah; Fakhrah
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v6i1.43390

Abstract

This research has a high urgency due to the increasing trend of technology use so that higher education in Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) is becoming increasingly important. The STEAM-based Project Based Learning (PjBL) model supported by Artificial Intelligence (AI) offers an innovative approach. In addition, the urgency of implementing this model lies in the need to prepare teachers to have digital competencies in facing real-world challenges. This study aims to identify obstacles faced by teachers in implementing the STEAM-based PjBL model assisted by AI in science learning in North Aceh. This study uses a qualitative approach with the Case Study Method, data in this study were collected through in-depth interviews with teachers and students, direct observation during the learning process, and analysis of curriculum documents and educational policies. The results of the study indicate that there are several obstacles, such as teachers' lack of understanding of the PjBL and STEAM models, limited technological facilities, and student resistance in adapting to project-based learning. The results show that teachers' low understanding of the PjBL and STEAM models, limited technological facilities, and student resistance indicate that the implementation of learning is not fully student-oriented (student-centered). The use of AI has the potential to support learning through data analysis, feedback, and individualized material adjustments. However, the teacher's role remains crucial in developing students' creativity, empathy, and critical thinking skills. This research is expected to provide recommendations for improving the effectiveness of the STEAM-based PjBL model in North Aceh.Keywords: AI, project-based learning, STEAM
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN 4C (CRITICAL THINKING, COLLABORATION, COMMUNICATION, CREATIVITY) SISWA PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Masrina; Sirry Alvina; Fakhrah; Mellyzar
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.555

Abstract

Penelitian pengembangan ini dirancang untuk: 1) menghasilkan instrumen penilaian keterampilan 4C (Critical Thinking, Collaboration, Communication, Creativity) siswa pada materi sifat koligatif larutan 2) mengetahui tingkat kelayakan dan respon guru terhadap instrumen penilaian keterampilan 4C yang mencakup tingkat validitas materi, validitas instrumen, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa MAN 3 Aceh Utara kelas XII IPA 2 dan 3 dan SMAN 1 Muara Batu kelas XII IPA 1 dan 2. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and development (R&D). Model penelitian yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil pengembangan instrumen penilaian keterampilan 4C yaitu berupa tes (soal berbasis HOTS) untuk mengukur ranah kognitif dan non tes (unjuk kerja) dengan format check list menggunakan skala likert untuk mengukur ranah afektif dan psikomotorik. Instrumen tes yang dibuat terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda dan 2 soal uraian dengan 8 butir anak dari soal uraian. Data hasil validasi ahli materi rata-rata sebasar 86,3%, ahli instrumen rata-rata sebasar 87,3%, dengan pencapaian kriteria sangat layak digunakan. Sedangkan data hasil analisis angket kelayakan rata-rata sebesar 87,8% kategori sangat layak dan respon pendidik 87,7% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba kelompok kecil pada didapatkan hasil validasi dari 33 soal terdapat 2 butir soal tidak valid, nilai r11 = 0,941 soal dikatakan reliabel dengan tingkat kesukaran 19 soal sedang, 14 butir soal mudah, daya pembeda 3 butir sangat baik, 19 butir soal baik, 2 butir soal cukup dan 1 soal kategori jelek. Sedangkan analisis pada kelompok besar didapatkan hasil validasi tidak terdapat soal yang tidak valid, dengan nilai r11 = 0,799 soal dikatakan reliabel. Tingkat kesukaran soal terdapat 18 soal kategori sedang, 7 soal kategori mudah. Daya pembeda dari 25 soal pilihan ganda terdapat 1 butir jelek, 8 soal cukup, 12 soal baik dan 2 soal sangat baik, yang teridiri dari 7 soal mudah dan 18 soal sedang. Sedangkan pada penilaian unjuk kerja didapatkan hasil 1 butir tidak valid dan reliabilitas kategori sedang.