Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROMOSI JABATAN PADA PERUSAHAAN KIMIA INDUSTRI MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Mahardhika, Welly; Tafga Arfanindita, Her; Purba, Anirawilda; Mardiyah, Siti
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.11567

Abstract

Promosi jabatan merupakan suatu hal yang dapat membuat kepuasaan kinerja dan meningkatkan produktivitas karyawan karena karyawan mendapatkan pengakuan dari perusahaan. Dalam penelitian ini, dilakukan pada perusahaan kimia industri yang menghasilkan produk campuran beton dan semen yang berlokasi di Tangerang. Perusahaan yang baik hendaknya dapat melakukan penilaian kinerja yang transparan serta dapat melakukan promosi jabatan. Perusahaan belum dapat melakukan penilaian kinerja dan promosi jabatan, karena proses tersebut hanya dilakukan oleh direktur saja. Penelitian ini bermaksud membantu perusahaan dalam menentukan kriteria, bobot dan rekomendasi untuk promosi jabatan. Penggunaan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai metode pencarian pembobotannya. 3. Hasil penilaian karyawan berturut – turut yaitu karyawan pertama 0.554, karyawan kedua 0.116 dan karyawan ketiga 0.284; sehingga karyawan pertama layak mendapatkan promosi jabatan menjadi kepala departemen
Empowering communities for sustainable organic waste management: A composter-based approach Ramadhani, Farah Salsabila; Maydida, Tiara Dzaky; Widiatmoko, Julian Anindito; Setiyaningsih, Hana; Astri, Anisa Muktidena Mutiara; Marshanda, Angela Rike; Wulandari, Sania; Hasanah, Uswatun; Anggraeni, Aura Kharisma Anggun; Andrian, Budi Wahyu; Achyana, Muchammad Arfan; Mahardhika, Welly; Mardiyah, Siti; Purba, Anirawilda
Community Empowerment Vol 10 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.13145

Abstract

Poorly managed organic waste often accumulates, becoming a significant source of pollution. A major challenge is the low utilization rate of waste management facilities. This ongoing issue of organic waste has negative impacts on both public health and quality of life. This initiative aimed to enhance community awareness of waste management and provide guidance on creating composter tools as a solution for organic waste management. The methods employed included waste management sensitization focusing on waste segregation, alongside training on composter construction and usage. Evaluation results indicate that 93% of participants understood the importance of waste segregation, and 93% were able to construct a simple composter after the activity. This program can serve as a sustainable model for waste management, particularly organic waste, at the hamlet level.
Strengthening Digital Literacy and Hoax Awareness of SDN Pandean 1 Students Lestari, Tri; Putra, Dimas Widya B.; Prasetyo, Safira H.; Setyaningtyas, Soffi; Agustin, Nadilla R.; Rahayuningsih, Nimas A.; Asriani, Ernia T.; Ramadhani, Reza; Maryam, Siti Zanuba N.; Perdana, Roihan B.; Daniel, Sai B.; Mahardhika, Welly
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v6i1.42305

Abstract

This community service-based study responds to the urgency of strengthening digital literacy and awareness of hoaxes among elementary school students amid the increasing use of gadgets. The rapid penetration of digital technology has made children active internet users, but without adequate critical thinking skills, they remain vulnerable to false information and unethical digital behavior. This Program was held at SDN Pandean 1 and involved students in grades IV–VI through structured digital literacy socialization activities that focused on responsible use of gadgets, basic fact verification skills, and digital ethics. Using a descriptive qualitative approach, data was collected through observation, in-depth interviews with students and teachers, and documentation during program Implementation. The findings suggest that although students demonstrate high technical expertise in using digital devices, their ability to critically evaluate information, especially in identifying hoaxes, is still limited. However, such socialization activities contribute to increased awareness in verifying the source of information, recognizing misleading content, and adopting more ethical online behavior. This community service initiative highlights the importance of integrating digital literacy education into elementary learning environments. The results suggest that collaborative involvement between schools, teachers, and parents is essential to build students’ critical digital competencies from an early age. 
Sosialisasi Hukum Pertanahan Atas Penghapusan Petuk D dan Leter C di Desa Ngadirojo Magelang Pratama, Ryan Adhi; Ramadhinnov, Ridho; Wicaksono, Prastyo; Prabowo, Purwoko Aji; Azahra, Muthia; Sholihah, Siti Tahta Himatus; Haqiqi, Muhammad Hafizh; Kurniatri, Via; Inayah, Adib Maslahatul; Kusuma, Alan Budi; Mahardhika, Welly; Purba, Anirawilda
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3191

Abstract

Penghapusan Petuk D dan Leter C yang selama ini menjadi bukti administrasi kepemilikan tanah di pedesaan membawa dampak signifikan terhadap proses pendaftaran tanah di Indonesia, khususnya di Desa Ngadirojo. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Namun, kurangnya aksesibilitas informasi dan minimnya sosialisasi telah menyebabkan kebingungan masyarakat, hambatan administrasi, dan potensi sengketa tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai dasar hukum penghapusan Petuk D dan Leter C, prosedur pendaftaran tanah yang diperbarui, serta pentingnya tertib administrasi pertanahan. Metode yang digunakan adalah tatap muka melalui pemaparan materi, diskusi, dan studi kasus, dengan peserta terdiri dari perangkat desa, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran hukum masyarakat terhadap prosedur legal, dokumen pengganti, dan manfaat sertifikat tanah sehingga masyarakat lebih siap menghadapi perubahan administrasi pertanahan.