Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Warta Pengabdian

Optimalisasi Pertunjukan Festival Kampung Langai Melalui Pelatihan Sistem Tata Kelola dan Kerja Kreatif Panakajaya Hidayatullah; Mei Artanto
Warta Pengabdian Vol 11 No 4 (2017): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2015, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 131, Kabupaten Situbondo ditetapkan sebagai daerah tertinggal. Faktor penyebab utamanya adalah rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam kondisi yang krisis, terdapat beberapa kelompok anak muda kreatif yang tergabung dalam beberapa komunitas seni, secara konsisten mereka membangun gerakan kebudayaan melalui kegiatan Festival Kampung Langai (FKL). FKL mempunyai harapan besar dalam mengembangkan potensi lokal (seni dan budaya) masyarakat Situbondo. Secara khusus kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi nyata terhadap masyarakat sekitar. Saat ini FKL telah memasuki tahun ke-4, namun masih banyak permasalahan yang terjadi di lapangan seperti, lemahnya sistem tata kelola pertunjukan, tidak adanya manajemen kerja kreatif (artistik) serta belum ada pengembangan konten yang bersifat lokal. Berdasarkan beberapa permasalahan itulah program pengabdian pemula ini dilaksanakan. Adapun beberapa kegiatan pengabdian yang dilakukan antara lain 1) Pelatihan tentang pengembangan pengetahuan, keterampilan dan keahlian dalam bidang sistem tata kelola pertunjukan berbasis festival secara metodis yang nantinya dapat mengembangkan proses kreatif dalam acara FKL.; 2) Pelatihan tentang pendalaman seni dalam wilayah kerja kreatif. Mencakup pelatihan teknis dan konseptual tentang proses kreatif penggarapan karya seni. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa melalui kegiatan pelatihan tentang sistem tata kelola dan kerja kreatif, FKL ke-4 telah mengalami beberapa peningkatan seperti sistem tata kelola seni berbasis komunitas dan masyarakat yang lebih baik, pengembangan konten pertunjukan yang lebih variatif dan mengarah pada revitalisasi seni tradisi masyarakat serta meningkatnya apresiasi masyarakat. Kata kunci: optimalisasi, festival Kampung Langai, tata kelola, kerja kreatif
Pengembangan Kualitas Pengkaryaan Sanggar Seni Kembhâng Moljâ Melalui Keterampilan Perekaman Audio Untuk Meningkatkan Potensi Kesenian Di Situbondo Panakajaya Hidayatullah
Warta Pengabdian Vol 12 No 4 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i4.9068

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian yang berfokus pada pengembangan kualitas individu dan kelompok sanggar Kembhâng Moljâ di Situbondo, secara konkret berupaya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di dalam sanggar tersebut, melalui 1) Pelatihan tentang pendokumentasian karya (audio recording) secara metodis dan teoritis; 2) Dari hasil pelatihan diharapkan dapat langsung diterapkan menjadi media pembelajaran, sehingga dapat mengoptimalkan proses kreatif pengkaryaan, dan bisa ditransformasikan ke khalayak luas; 3) Memberikan metode dan konsep tetang pengembangan karya seni khususnya dalam konsep perekaman karya (audio-visual). Hasil yang dicapai dari kegiatan pendampingan ini ialah sebuah pengembangan sumber daya manusia dalam sanggar seni Kembhâng Moljâ. Para anggota sanggar seni Kembhâng Moljâ yang mengikuti pelatihan, mendapatkan sebuah pemahaman tentang, 1) Pengetahuan perekaman audio, prinsip-prinsipnya serta teknis mengerjakannya; 2) Keterampilan dalam merekam karya secara profesional yang terbagi dalam tiga tahapan yakni tracking-recording, mixing, dan mastering; 3) Membuat media pembelajaran berbasis rekaman. Kata Kunci: pengembangan kualitas, sanggar seni, dokumentasi karya, Situbondo
Penggalian Motif Ukir Lokal Guna Meningkatkan Kualitas Rumah Ukir Desa Pokaan, Kabupaten Situbondo Panakajaya Hidayatullah
Warta Pengabdian Vol 12 No 3 (2018): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v12i3.9065

Abstract

Rumah ukir di Desa Pokaan merupakan rumah produksi seni ukir dan destinasi wisata edukasi yang diinisiasi oleh masyarakat Desa Pokaan. Direalisasi oleh mahasiswa KKN dan telah di-launching pada bulan Agustus 2018. Selain menyelenggarakan wisata edukasi untuk masyarakat, rumah ukir juga aktif memproduksi karya seni ukir yang dijual ke Bali baik dalam jumlah yang besar maupun kecil. Seluruh karyawan yang bekerja di rumah ukir merupakan masyarakat usia produktif di Desa Pokaan. Eksistensi rumah ukir diharapkan dapat menumbuh kembangkan minat masyarakat Desa Pokaan untuk bergerak berwirausaha. Mengingat di Desa Pokaan setidaknya ada dua pengrajin ukir dan beberapa masyarakatnya rata-rata terampil mengukir. Mengembangkan wisata edukasi merupakan salah satu upaya untuk membangun kesejahteraan Desa, serta mendukung program pemerintah Kabupaten Situbondo pada tahun kunjungan wisata 2019. Melihat potensi Desa Pokaan yang kaya dengan seni ukir, pada saat launching pemerintah Desa dan Kecamatan berkomitmen bahwa dalam jangka panjang akan mencanangkan (branding) Desa Pokaan sebagai Desa Wisata ‘Sentra Ukir’. Ada beberapa kendala yang terjadi di rumah ukir Desa Pokaan, pertama adalah rumah ukir belum memiliki ciri khas (karakteristik) motif dan pola ukirnya sehingga belum cukup mampu untuk membranding potensi lokal Desanya. Kedua teknologi dan metode penggarapan serta mekanisme manajemennya masih menggunakan cara – cara tradisional. Kegiatan pengabdian ini berfokus untuk mengatasi kedua kendala yang dihadapi oleh rumah ukir Desa Pokaan. Melalui penggalian potensi lokal untuk diaktualisasikan ke dalam bentuk motif dan pola ukir sehingga dapat menjadi ciri khas ukiran lokal, serta melakukan pendampingan dan pengembangan skill dalam hal penerapan teknologi, metode dan manajeman produksi. Kata Kunci: Pengembagan Kualitas, Motif Lokal, Wisata Edukasi, Rumah Ukir, Pokaan