Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Identifikasi Wisata Alam Berbasis Kearifan Lokal Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya: Identification of Local Wisdom-based of Natural Tourism in Pahandut Seberang Village Palangka Raya City Hamidah, Noor; Garib, Tatau Wijaya; Frieda, Frieda; Nuswantoro, Waluyo; Nindito, Dwi Anung; Santoso, Mahdi; Mahmudah, Noor
HUTAN TROPIKA Vol 18 No 2 (2023): Volume 18 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v18i2.11959

Abstract

The Kahayan River is able to attract the attention of tourists and the people of Palangka Raya City through its natural potentials and portraits of community life on the riverside area. The Kahayan River has natural potential such as rivers, green open space, as a city buffer area, as well as cultural tourism, namely the uniqueness of settlements on the riverside area. The purpose of the service is to map the natural tourism potential of the Kahayan River area, Pahandut Seberang Village. The activity is located in Pahandut Seberang Village, Palangka Raya City. The method used is qualitative by describing descriptively and the stages of activities include: (a) preparation stage; (b) implementation stage; (c) post-implementation stage. The analysis and synthesis include descriptive elaboration of in-depth interview data with the community and village civil servant and the results of observational studies. The analysis applied to service activities include: (a) mapping analysis of the existing potential of the area, (b) mapping analysis of river tourism potential in Pahandut Seberang Village, (c) figure ground analysis of tourism potential in the Kahayan Riverside area, and (d) analysis of green open space tourism in Pahandut Seberang Village, Palangka Raya City. The output of this service activity provides a learning process for mapping the potential of natural tourism, analyzing the identification map of natural tourism, and analyzing the concept of nature tourism in Pahandut Seberang Village based on sustainable local wisdom.
Potensi Ruang Spasial Untuk Ketahanan Pangan Masyarakat Di Kelurahan Langkai Kota Palangka Raya: Spatial Potential for Community Food Security in Langkai Subdistrict, Palangka Raya City Hamidah, Noor; Nindito, Dwi Anung; Syahrozi, Syahrozi; Nazwa, Nazwa; Mahmudah, Noor
HUTAN TROPIKA Vol 19 No 2 (2024): Volume 19 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v19i2.16573

Abstract

Palangka Raya City is the capital of Central Kalimantan Province which is crossed by the Kahayan River Basin. The residential area is located on the Kahayan Riverside area which is filled with residences, one of which is in Langkai Village, Pahandut District. The shape of the houses in the Langkai Village residential area is linear and refer to the pattern of the Kahayan River. This research objectives to analyze the potential of spatial space in Langkai Village on the Kahayan Riverside area, Palangka Raya City. The research method is qualitative including literature study (secondary data) and primary data from interviews and field observations. The research stage includes literature study at the preparation stage, the implementation stage is direct observation and in-depth interviews, and the post-implementation stage is spatial figure ground analysis, namely; solid and void, road patterns through linkage analysis, as well as place analysis of the particularities of riverside areas and their development. The results of the regional analysis include: spatial space utilization, road accessibility patterns, open space activities, and identity potential in the Kahayan Riverside area, Langkai Village, Palangka Raya City.
Bentuk dan Fungsi Spasial Rumah di Permukiman Tepian Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Nindito, Dwi Anung; Hamidah, Noor; Syahrozi, Syahrozi; Santoso, Mahdi; Maulana, Muhammad Iqbal; Rusdanisari, Anna; Mahmudah, Noor
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27201

Abstract

Kajian rumah di tinjau dari bentuk fisik saja, sedangkan ada fungsi tambahan rumah di tinjau dari sisi ekonomi dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi spasial rumah sebagai tempat tinggal secara fisik dan ruang ekonomi. Pola ruang diidentifikasi dari rumah-rumah yang terletak di tepian Sungai Kahayan, Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pengumpulan data primer yaitu observasi dan kuesioner dengan responden pemilik rumah yang memiliki bentuk dan fungsi spasial sebagai rumah tinggal dan fungsi usaha. Data sekunder dari artikel jurnal, buku terkait bentuk dan fungsi bangunan rumah. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi rumah di Kelurahan Pahandut Seberang mempunyai bentuk dan ruang spasial. Bentuk yaitu rumah lanting dan rumah panggung. Fungsi spasial yaitu rumah dan ruang usaha, sedangkan tinjauan aktivitas antara lain: ruang bersama, ruang bermain, dan ruang usaha.
Pola Penataan Permukiman Kumuh di Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Hamidah, Noor; Garib, Tatau Wijaya; Rusdanisari, Anna; Santoso, Mahdi; Mahmudah, Noor; Nindito, Dwi Anung
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i1.30253

Abstract

Salah satu kawasan permukiman kumuh di Indonesia terletak di Kota Palangka Raya yang dicirikan oleh kepadatan hunian yang tinggi dan minimnya infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis permukiman berdasarkan jaringan jalan dan infrastruktur dengan pendekatan co-housing di kawasan tepian sungai Kelurahan Pahandut Seberang. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Pahandut Seberang khususnya di Jalan Wisata dan Jalan Cemara Labat yang mempunyai bangunan sangat rapat dan tidak memenuhi standar teknis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pengumpulan data studi literatur, observasi lapangan dan wawancara. Kegiatan wawancara dilakukan terhadap informan pemilik rumah yang memiliki bentuk, fungsi rumah tinggal dan fungsi usaha, serta aktivitas di permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pola jaringan jalan lingkungan di Kelurahan Pahandut Seberang bersifat organik dan berkembang mengikuti pola permukiman. Penataan kawasan tepian sungai di Kelurahan Pahandut Seberang perlu mempertimbangkan karakteristik lokal dan kebutuhan masyarakat yang hidup berdampingan dengan sungai. Pendekatan co-housing diterapkan sebagai solusi desain kolaboratif yang tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga mengurangi stres dan kesepian yang berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental. Konsep co-housing dalam bentuk bangunan vertikal dengan pendekatan arsitektur tepi air menjadi rekomendasi untuk diimplementasikan dalam penataan kawasan permukiman kumuh ini.
Analisis Keselamatan Simpang Jalan Arteri Primer di Kabupaten Sleman Menggunakan Metode TCT Ihza, Zulfan Muhammad; Mahmudah, Noor
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 31, Nomor 2, DESEMBER 2025 (IN PROGRESS)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v31i2.74706

Abstract

Traffic safety is an important aspect of a sustainable transportation system. The increase in number of vehicles and high mobility make intersections as the points with the highest risk of accidents. The Special Region of Yogyakarta (DIY), as a province with dynamic tourism and economic activities, has a significant accident rate, with Sleman Regency contributing approximately 34.8% of the total 4,730 accident cases in DIY in 2018. This condition emphasizes the need for a comprehensive traffic safety analysis in this region. This study aims to analyze the safety level of intersections on primary arterial roads in Sleman Regency using the Swedish Traffic Conflict Technique (TCT). The approach was conducted by ranking road sections using the Accident Equivalent Number (AEK) and observing traffic conflicts using the TCT method. The results of the study show that all intersections observed have a high-level of conflict with a Time to Accident (TA) value that is close to or exceeds the critical threshold. Speed has been proven to be the main determinant of increased risk and severity of conflict. Therefore, this study emphasizes the need to calibrate the Swedish TCT threshold based on vehicle type so that the analysis results remain contextual to Indonesian traffic conditions. Technical recommendations focus on speed limits and the implementation of traffic engineering interventions.