Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Surya Abdimas

Peningkatan Kapasitas Produksi Pengerajin Kerupuk Cantir Slukatan Kabupaten Wonosobo Melalui Penerapan Mesin Pemarut dan Alat Press Farika Tono Putri; Ragil Tri Indrawati; Eni Safriana; Wahyu Isti Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1733

Abstract

Kerupuk Cantir merupakan salah satu oleh-oleh khas kabupaten Wonosobo. Pengrajin Kerupuk Cantir desa Slukatan kabupaten Wonosobo memiliki kendala dalam memenuhi kapasitas produksi sesuai permintaan pelanggan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu meningkatkan kapasitas produksi pengrajin kerupuk cantir melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pemarut dan mesin pengepres singkong dengan mitra Pengrajin Kerupuk Cantir yang berada di desa Slukatan kabupaten Wonosobo. Metode yang dilakukan yaitu: (i) Desain mesin pemarut singkong dan desain alat press, (ii) Uji Kinerja mesin pemarut singkong dan alat press, dan (iii) Penyuluhan dan pelatihan penerapan mesin pemarut singkong dan penerapan alat press. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan pengamatan penerapan alat pemarut singkong dan alat press bahan parutan singkong menjadi bahan setengah jadi. Penerapan Mesin pemarut singkong dapat meningkatkan kapasitas produksi lebih dari 100%, serta mengurangi 100% biaya produksi untuk sewa mesin pemarut. Penerapan alat press bahan hasil parutan menjadi tepung singkong mampu meningkatkan kapasitas produksi.
Peningkatan Kualitas Produksi Cingklung Slukatan Khas Wonosobo Melalui Penerapan Good Manufacturing Practices Ragil Tri Indrawati; Farika Tono Putri; Rizka Ajeng Rochmatika
Surya Abdimas Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i3.1279

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Cingklung Slukatan memproduksi kerupuk cingklung berbahan dasar singkong khas Wonosobo. UKM Cingklung Slukatan memiliki kendala dalam penerbitan ijin Pangan dan Industri Rumah Tangga (P-IRT) karena ruang produksi yang kurang layak dan tidak sesuai standar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan solusi kepada UKM dalam bentuk pengembangan ruang produksi sesuai dengan standar Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) dan penerapan Good Manufacturing Practices (GMP). Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini yaitu penyuluhan dan pelatihan serta transfer teknologi ruang produksi yang layak dan higienis. Mitra kegiatan ini yaitu UKM Cingklung desa Slukatan Wonosobo. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan pengamatan renovasi ruang produksi dan materi penyuluhan dan pelatihan tentang penerapan GMP. Tingkat keberhasilan yang telah dicapai yaitu 100% ruang produksi yang memenuhi standar CPPB-IRT dan 80% penguasaan materi GMP oleh mitra. Perlu diadakan evaluasi lebih lanjut untuk penerapan GMP dalam proses produksi cingklung
Strategi Peningkatan Produktivitas Usaha Krecek Salome Melalui Penerapan Good Manufacturing Practices dan Public Awareness Ragil Tri Indrawati; Eko Saputra; Farika Tono Putri; Wahyu Isti Nugroho; Bayu Setyo Nugroho; Rizkha Ajeng Rochmatika
Surya Abdimas Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v7i2.2347

Abstract

Desa Ngadikerso yang terletak di kabupaten Wonosobo merupakan daerah dengan fokus pengembangan pada sektor pertanian terutama agroindustri berbasis potensi lokal. Salah satunya yaitu kerupuk krecek salome yang berbahan dasar singkong. Pengelolaan usaha krecek Salome yang dijalankan oleh bapak Misyanto dilakukan secara konvensional, baik dari aspek produksi maupun manajemen, sehingga, membuat produktifitas, kuantitas maupun kualitas produk yang dihasilkan kurang optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah adalah untuk membantu mitra dalam mengatasi permasalahan pada aspek produksi, manajemen pemasaran serta manajemen mutu dan kesehatan khususnya kepada pelaku usaha krecek Salome melalui penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Public Awareness sebagai strategi peningkatan produktivitas. Metode sosialisasi kegiatan, penerapan GMP, penerapan Public Awareness, monitoring, dan evaluasi kegiatan. Penerapan GMP meliputi penerapan teknologi alat bantu pencetak krecek, pembuatan ruang produksi, dan pengadaan peralatan produksi. Hasil program PIM ini meliputi: (1) penerapan teknologi tepat guna berupa 1unit mesin pemotong adonan dengan dimensi (900 x 700 x 1200) mm dan kapasitas 60 kg/jam yang dilengkapi dengan sistem penggerak motor listrik 0,75 hp, (2) tersedianya ruang produksi sesuai dengan standar GMP dan CPPBT-IRT dengan luas 18 m2, (3) terciptanya 2 media sosial dan 1 ecommerce yang terhubung secara terintegrasi sebagai sarana pemasaran online, (4) terciptanya branding product berupa logo dan kemasan.