Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON ASPAL CAMPURAN PANAS Susilowati, Anni; Wiyono, Eko; Pratikto, Pratikto
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.592 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i2.2993

Abstract

Daur ulang plastik dapat digunakan sebagai campuran beton aspal dan sudah dikembangkan di beberapa daerah, memiliki beberapa kelebihan, yaitu tingkat perkerasan yang lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda kendaraan saat aspal basah, dan daya tahannya juga semakin meningkat. Tujuan penelitian untuk menentukan nilai propertis Marshall dan menentukan limbah plastik yang optimum pada beton aspal campuran panas yang memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018. Metode penelitian yang digunakan dengan metode eksperimen di laboratorium. Benda uji dibuat mengacu pada SNI 06-2489-1991. Sebagai variabel bebas Kadar Aspal Optimum dengan variasi limbah plastik 0, 5, 10, 15, 20, 25 % dari berat aspal. Adapun Variabel terikat meliputi persen rongga dalam agregat, persen rongga dalam campuran, persen rongga terisi aspal, stabilitas, kelelehan, dan hasil bagi Marshall quotient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah plastik dapat menaikan nilai VFB, Stabilitas, kelelehan dan MQ serta menurunkan nilai VMA dan VIM. Kadar Limbah Plastik Optimum untuk campuran beton aspal bergradasi menrus sebesar 7,5%, dengan nilai VMA 16,44%; VFB 81,49%; VIM 3,07%; Satabilitas 1411,82kg; Kelelehan 3,83mm dan MQ 337,45kg/mm. beton aspal campuran panas sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018 untuk lapis aus pada jalan dengan lalu lintas sedang hingga berat.
ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN DI PASAR DEPOK JAYA Fricilia, Maya; Wiyono, Eko; Fadhilah, Khoirunnisa Fitria; Abiyyu, Muhammad
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 3 No 2 (2024): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v3i2.4426

Abstract

The Depok Jaya Market, located in the city of Depok, has a relatively high level of activity. The travel attraction in Depok Jaya Market in this study was conducted through a survey method using questionnaires to determine socio-economic characteristics. From the research results, there is a high level of activity in Depok Jaya Market, a shopping center with a building area of ± 2,332 m2, capable of attracting 700 visitors per day. The obtained data were processed using SPSS software by conducting correlation tests, and then regression analysis was performed to obtain equation models. From the regression analysis results, a multiple regression model was found consisting of Y1 = 16.667 + 0.006 (X5) with a coefficient of determination (R2) = 0.758, Y2 = 10,000 + 0.003 (X5) with a coefficient of determination (R2) = 0.273. This model explains that the independent variable influencing the magnitude of vehicle travel attraction is the parking area (X5). Then, from the primary data, a multiple regression model was obtained consisting of: Y1 = 0.437 + 0.244 (X5) + 0.155 (X6) + 0.531 (X11), which means Cleanliness (X5), Price (X6), and Length of Visit (X11) collectively influence 40.9% on Last Visit; Y3 = 0.437 + 0.244 (X5) + 0.155 (X6) + 0.531 (X11), which means Cleanliness (X5), Price (X6), and Length of Visit (X11) collectively influence 40.9% on Visit Intensity (Y2); Y4 = 1.225 + 0.581 (X11), meaning that the last visit influences 33% on the data for the length of visit.
PEMANFAATAN LIMBAH PENGELASAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS JALAN PENGHUBUNG DI KELURAHAN BEJI TIMUR: SEBUAH PENDEKATAN RAMAH LINGKUNGAN Yelvi; Wiyono, Eko; Latifa, Eva Azhra; Sudardja, Handi; Rizal, Rikki Sofyan; Pramusandi, Sony
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i4.4510

Abstract

Jalan penghubung antara RW 03 Kelurahan Beji Timur dan RW 09 Kelurahan Pondok Cina, Kota Depok, masih merupakan jalan tanah sehingga jika musim hujan dapat menghambat akses masyarakat. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan jalan tersebut menjadi jalan beton dengan memanfaatkan limbah terak Submerged Arc Welding (SAW) sebagai substitusi material pada perkerasan kaku (beton). Sebelumnya, telah dilakukan penelitian pemanfaatan limbah terak SAW sebagai substitusi agregat kasar pada beton dan menunjukkan kinerja yang baik dalam meningkatkan kekuatan dan daya tahan beton. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat RW 03 Beji Timur, yang membutuhkan akses jalan yang lebih layak dan aman. Kegiatan ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, pengadaan material, pengecoran dengan beton ready mix, dan perawatan beton. Dampak kegiatan ini bagi masyarakat setempat sangat positif, yaitu mempermudah aksesibilitas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, dan mengurangi produksi limbah industri. Pemanfaatan limbah terak SAW ini tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan tetapi juga memberikan solusi ramah lingkungan yang mendukung pengurangan emisi karbon. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam penerapan limbah industri sebagai bahan konstruksi alternatif yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Dengan demikian, program PkM ini tidak hanya mendukung kesejahteraan masyarakat tetapi juga berperan dalam upaya pelestarian lingkungan.
Variasi Kadar Filler Pada Campuran Beton Aspal Menggunakan Bahan Tambah Anti Stripping Wiyono, Eko; Susilowati, Anni
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 16 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.418 KB) | DOI: 10.30630/jirs.16.2.226

Abstract

Filler function to fill cavities between aggregate granules which can affect the characteristics of asphalt concrete mixture. The purpose of this study is to obtain the characteristics of AC-WC asphalt concrete mixtures and determine the optimum variation of filler content on AC-WC asphalt concrete mixtures using cement fillers and anti-stripping additives that meet the specifications of Bina Marga 2010. ; 5.5%; 6%; 6.5%; 7%; 7.5%; and 8% each made with a variation of cement filler of 1%; 3%; 5%; 7%; and 9%; the addition of Wetfix Be 0.3% to the asphalt. The method of implementation is by mixing the wetfix Be first with asphalt, then aggregating according to the ideal mix gradation proportions. Dependent variables (research parameters) include density, percent cavity in aggregate (VMA), percent cavity filled with asphalt (VFB), percent cavity against mixture (VIM), stability, melt, and results for Marshall (MQ). Marshall testing method based on SNI 06-2489-1991. The results of the study obtained KAO in 1% cement filler variation; 3%; 5%; 7%; and 9%, each at 6.75%; 6.5%; 6.35%; 6.5% and 7.125%. KAO average of 6.65%. The range of cement filler levels which still meet the Marshall parameters at 2% cement filler up to 9%. The optimum cement filler content for asphalt concrete mixture is 5.5%, with a VMA value of 19.19%; VFB 77.12%; VIM 4.39%; Stability of 1670.48kg; melting 4.80mm, and MQ 349.78 kg / mm, meeting the specifications of Bina Marga 2010.
Penggunaan Biji Plastik Polypropylene (PP) Sebagai Bahan Tambah pada Campuran Aspal Hangat Lapisan AC-WC Susilowati, Anni; Putri, Diana; Wiyono, Eko; Praktiko, Praktiko
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v5i1.4979

Abstract

Inovasi penggunaan limbah plastik sebagai bahan tambahan untuk memodifikasi aspal dan mengurangi dampak lingkungan dilakukan melalui metode campuran beraspal hangat (WMA). Penelitian ini menggunakan biji plastik jenis PP sebagai bahan tambahan, dengan tujuan untuk menentukan karakteristik campuran aspal hangat AC-WC yang sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, serta menemukan kadar biji plastik yang paling optimal dalam campuran hangat lapisan AC-WC. Variasi kadar aspal yang diterapkan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% dari total berat agregat, dengan campuran AC-WC yang bergradasi menerus. Campuran aspal hangat ini dimodifikasi dengan penambahan biji plastik sebesar 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Pengujian dilakukan menggunakan parameter Marshall untuk mengukur stabilitas, flow, VMA, VIM, VFA, dan MQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biji plastik meningkatkan stabilitas, MQ, dan VIM dibandingkan dengan campuran aspal hangat tanpa biji plastik, serta menurunkan nilai VMA, VFA, dan flow. Kadar biji plastik yang paling optimal ditemukan sebesar 3,75%, dengan nilai stabilitas 1569,06 Kg, flow 3,78 mm, VMA 15,91%, VIM 4,87%, VFA 69,41%, dan MQ 417,56 Kg/mm. Karakteristik ini telah sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018. Kata Kunci : AC – WC ; Biji Plastik ; Laston ; Marshall