Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFFECT OF Musa acuminate AND Ocimum basilicum MIXED EXTRACTS ON BIOACTIVE RESIN’S FLUORIDE RELEASE Kurnia Fatwati; Dewi Puspitasari; Maharani Laillyza Apriasari
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v5i1.8131

Abstract

Background: Bioactive composite resin was materials that are able to released fluoride when the intra oral pH value drops. Mouthwash is one of the triggers for changes in pH of the oral cavity. The many side effects caused by chemical mouthwashes make herbal plants an alternative to natural mouthwash. Traditional plants that have the potential to be used as mouthwash include of Mauli Banana (Musa acuminata) and basil (Ocimum basilicum L.).Objective: To analyze the effect of Mauli banana stem (Musa acuminate) and basil leaves (Ocimum basilicum) mixed extracts on fluoride (F) release from bioactive resin. Method: Thirty specimens (15mm diameter x 1mm thick; n=5/group) were fabricated using Activa ™ Bioactive Restorative (Pulpdent). Mauli banana stem and basil leaves extracts mixture at the concentration of 25%, 50%, 75%, and 100% were respectively exerted as treatment groups while 0.2% Chlorhexidine Gluconate (CHX) and aquadest employed as control groups. Bioactive resin immersion was performed for 7 days in 37oC incubator prior to the measurement of F release using pH meter Lutron (208) TL Lutron (Taiwan). Results: One Way Anova and Post Hoc Dunnets-T3 not only depicted the significant differences among treatment groupprior tontly easurement ofrable bioactive resin durability in the oral cavity. on f of 50% (3.22±0.46ppm), 75% (2.31±0,45ppm), 100% (2.29±0.46ppm), but also control group CHX (2.31±0,45ppm), and aquadest (1.85±0.91ppm) compared to 25% treatment group (6.00±0.87ppm).Conclusion: There is a significant effect of Mauli Banana stem and basil leaves extract mixture on bioactive resin F release. Increasing concentration may reduce the number of F release yet achieve a preferable bioactive resin durability in the oral cavity.
Optimalisasi Media Visual Poster Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau Fatwati, Kurnia; Jannati, Anna Sylva Roudlotul; Wulan, Provisia Marthalita Yuning; Kurniajayanti, Ais; Prawira, Ade; Novaryatiin, Susi; Fauzia, Husna; Purnama, Ardiyansyah; Mustikaningsih, Wening
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.952

Abstract

Literasi kesehatan gigi yang rendah dan kompleksitas informasi medis menjadi hambatan utama dalam pencegahan permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Kondisi ini diperberat di kawasan Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau, dimana karakteristik air gambut yang bersifat asam secara klinis meningkatkan risiko demineralisasi email gigi masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mengubah perilaku kesehatan gigi masyarakat melalui optimasi media visual, sekaligus melatih keterampilan komunikasi klinis mahasiswa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi partisipatif dengan media poster yang divalidasi oleh tim dosen. Mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok topik utama dan melakukan sosialisasi langsung di titik-titik strategi lokasi kegiatan melalui metode observasi partisipatif dan tanya jawab. Kegiatan ini berhasil merealisasikan empat kategori poster edukasi yang akurat secara klinis dan disesuaikan terhadap kondisi geografis lokal. Implementasi lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan wisatawan dengan diskusi interaktif lintas generasi. Media visual poster terbukti efektif sebagai instrumen edukasi di ruang publik untuk menjembatani kesenjangan informasi kesehatan. Program mendatang disarankan untuk mengintegrasikan metode demonstrasi praktik langsung dan pendampingan yang berkelanjutan.