Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : e-CliniC

POLA KEKERASAN PADA KORBAN KEJAHATAN SEKSUAL YANG MENINGGAL DAN DI PERIKSA DI RSUP PROF. DR. R . D. KANDOU MANADO Pongoh, Angelique; Mallo, Johannis; Siwu, James
e-CliniC Vol 1, No 2 (2013): Jurnal e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v1i2.3298

Abstract

Abstracts: Violence act or behavior is a condition in which individual does or attack another or environment. The violence with sexual harassment includes: flirt, rouge whistling, comment connoting sex, porn humor, pinch, poke, pat or touch on certain body parts, certain movements or sexual signals, dating invitation with threats, and sexual solicitation to sexual rape. In the examination of dead victims of sexual crimes it is often found that the violence occured on the victim's body. This research aims to help doctors and medical staff to be able to know the pattern of violence on the dead victims caused by sexual crimes and to perform the Visum Et Repertum on each victim properly, and also to help the investigators to establish the severity of the punishment on the perpetrators of sexual crimes in Manado. The research design is a cross sectional description taking secondary data from medical records at BLU SMF Prof.Dr. R. D Kandou hosptal, Manado. The pattern of violence found in this research shows that in fact the area of body that often happens crimes causing by sexual violence is at the head and neck parts (42.1%) and extremities (38.1%). Keyword: Sexual harassment, victim, violence   Abstrak: Tindakan kekerasan atau perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana individu melakukan atau menyerang orang lain atau lingkungan. Adapun kekerasan dengan pelecehan seksual, meliputi: main mata, siulan nakal, komentar yang berkonotasi seks, humor porno, cubitan, colekan, tepukan atau sentuhan di bagian tubuh tertentu, gerakan tertentu atau isyarat yang bersifat seksual, ajakan berkencan dengan ancaman, ajakan melakukan hubungan seksual sampai perkosaan. Dalam pemeriksaan korban mati dengan kejahatan seksual sering didapati kekerasan – kekerasan yang terjadi di tubuh korban. Penelitian ini bertujuan untuk membantu para dokter dan tenaga medis agar dapat mengetahui pola kekerasan pada korban mati karena kejahatan seksual dan agar setiap dokter dapat melaksanakan Visum Et Repertum pada setiap korban dengan baik dan benar, serta dapat membantu para penyidik untuk menegakkan berat ringannya hukuman pada pelaku kejahatan seksual di Manado.Desain penelitian ini bersifat deskriptif cross sectional mengambil data sekunder dari rekam medis di SMF BLU RSUD Prof.Dr. R. D Kandou Manado. Pola kekerasan yang didapati pada penelitian ini menunjukan bahwa ternyata daerah pada tubuh yang sering terjadi kekerasan karena kejahatan seksual ialah pada daerah kepala dan leher (42,1%), dan ekstrimitas (38,1%).Kata Kunci: Pelecehan seksual, korban, kekerasan
Kematian akibat kecelakaan lalu lintas Kota Tomohon tahun 2012-2014 Rompis, Arischa; Mallo, Johannis; Tomuka, Djemi
e-CliniC Vol 4, No 1 (2016): Jurnal e-CliniC (eCl)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.4.1.2016.10837

Abstract

Abstract: Traffic accident as a health problem being the most causal factor of injury in the world. Most cases of injuries occur in the age range 15-44 years and are dominated by man with disability proportion and also that of traffic accident around 25%. The most important factor who determine level of accident distribution by human error who contribute 75-80% and also affected by disciplinary factor in driving (80-90%), vehicle factor (4%), the road (3%), and environment factor (1%). This study aimed to obtain some information about the death caused by traffic accident in Tomohon city between the years 2012-2014. This was a descriptive retrospective study using data of Police Department in Tomohon from October to November 2015. The results showed that the peak of deaths due to traffic accidents in Tomohon city (2012-2014) was in 2013 with 50 male victims from 59 victims aged 15-24 years. Most of the victims were motorcycle drivers.Keywords: death, traffic accidentAbstrak: Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah kesehatan yang menjadi penyebab terbanyak terjadinya cedera di seluruh dunia. Kasus cedera terbanyak terjadi pada rentang usia 15 - 44 tahun yang didominasi kaum pria dengan proporsi disabilitas dan kematian karena kecelakaan sekitar 25%. Faktor yang dianggap menentukan tingginya jumlah kecelakaan dan keparahan korban kecelakaan yaitu faktor manusia yang memberikan kontribusi 75-80% yang juga dipengaruhi oleh faktor kedisiplinan dalam berkendara (80-90%), faktor kendaraan (4%), faktor jalan (3%) , dan faktor lingkungan (1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai kematian akibat kecelakaan lalu lintas di kota Tomohon tahun 2012 – 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif retrospektif yang dilakukan di bagian lalu lintas POLRESTA TOMOHON pada bulan Oktober – November 2015. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menggambarkan kematian akibat kecelakaan lalu lintas di kota Tomohon 2012 – 2014 mengalami puncak kenaikan pada tahun 2013 dengan korban terbanyak laki – laki dan berada direntang usia 15 – 24 yang berstatus sebagai pengendara sepeda motor. Lokasi kejadian kecelakaan tersering di wilayah Tomohon Tengah yang didominasi jalan dalam kota.Kata kunci: kematian, kecelakaan lalu lintas