Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH RESILIENSI TERHADAP INTENSI TURNOVER KARYAWAN DIMODERASI PERSEPSI DUKUNGAN ATASAN PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN CABANG UTAMA BANJARMASIN Rositawati Hapsari, Ayu; Ariffin, Zakhyadi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.2705-2712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh resiliensi terhadap intensi turnover karyawan dengan persepsi dukungan atasan sebagai variabel moderasi pada PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan Cabang Utama Banjarmasin. Resiliensi karyawan berperan penting dalam mengurangi stres kerja yang dapat memicu intensi turnover. Dukungan atasan diperkirakan memperkuat hubungan antara resiliensi dan intensi turnover dengan menyediakan bimbingan dan dukungan emosional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap intensi turnover, sedangkan persepsi dukungan atasan memoderasi pengaruh tersebut dengan memperkuat hubungan negatif antara resiliensi dan intensi turnover. Implikasi teoritis dan manajerial juga dibahas untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia secara efektif.
Pengaruh Beban Kerja Dan Keadilan Reward Terhadap Burnout Dengan Job Security Sebagai Variabel Moderating Di Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Khairunnisa, Khairunnisa; Ariffin, Zakhyadi; Rahmawati, Rini; Claudia, Meiske; Dahniar, Dahniar
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 16 No 1 (2025): November 2025
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v16i1.1080

Abstract

Burnout, a form of physical, mental, and emotional exhaustion that occurs more frequently among medical and paramedical personnel than among other personnel, remains a common problem. Indications of burnout can be caused by excessive workloads, inappropriate reward systems, or concerns about job security. This study aims to analyze the influence of workload and reward fairness on burnout with job security as a moderating variable at Ratu Zalecha Martapura Regional General Hospital. The design of this study used a qualitative research with a correlational approach based on explanatory research. The data collection was cross-sectional using a questionnaire to the research sample, namely some of the paramedics in the inpatient ward of Ratu Zalecha Martapura Regional Hospital. The sample selection used a probability sampling method (proportional stratified random sampling) in 9 inpatient wards with a PNS: PTT ratio of 5:3 and the accumulated results were 139 paramedics. The measurement analysis used was Partial Least Square (PLS). The result of this indicated that (i) there was a positive significant influence workload on burnout, (ii) there was a negative significant influence justice reward on burnout, (iii) there was an interaction of job security as the monitoring variable to the influence of workload on burnout, (iv) there was an interaction of job security as the monitoring variable the influence of justice reward on burnout. Conclusion, there is an influence of workload and reward fairness on burnout with job security as a moderating variable at Ratu Zalecha Regional General Hospital.
Purun Bag Decoration Training for Women of Dharma Wanita Members as Part of Work-Life Balance Swandari, Fifi; Said, Laila Refiana; Fariany, Gusti Rina; Ariffin, Zakhyadi; Claudia, Meiske; Prihatiningrum, RR. Yulianti; Rusniati, Rusniati; Fatimah, Siti; Rizkya, Syafa
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i4.14487

Abstract

Dharma Wanita members who work on campus from Monday to Friday experience boredom. Prolonged boredom will lead to stress at work. Constant stress can negatively impact mental or physical health. Another problem faced by Dharma Wanita members is a lack of income. The aim of this community service activity is twofold. First, teach a new hobby to reduce stress levels at work. Second, it gives participants the possibility to earn additional income. The implementation method used is training and mentoring. There are two main activities of PDWA. The first is training to decorate basic-level purun bags, and the second activity is training to decorate advanced-level purun bags. The first activity, Purun Bag Decoration Training for Women Members of Dharma Wanita, was held on Friday, August 23, 2024. This activity took place at the Sari Patin Depot, Jl. Brigadier General H. Hasan Basry Kayu Tangi. This activity went smoothly. The second stage of activity, namely Advanced Level training, will be held on October 18, 2024. The results of this activity are two. Participants feel relaxed and ultimately reduce stress at work. The second result is still potential because the process of a hobby becoming income takes a long time. From this activity, it can be concluded that most participants are able to decorate as they have been taught, but to become a source of income, they still need a lot of practice. 
Model mediasi work engagement dalam hubungan pay satisfaction dan organizational citizenship behavior pada aparatur sipil negara Arifin, Arifin; Ariffin, Zakhyadi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1083

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh Pay Satisfaction terhadap Organizational Citizenship Behavior, pengaruh Pay Satisfaction terhadap Work Engagement, pengaruh Work Engagement terhadap Organizational Citizenship Behavior, serta peran mediasi Work Engagement dalam hubungan antara Pay Satisfaction dan Organizational Citizenship Behavior pada ASN di RSUD Pambalah Batung. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dimensi waktu cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap ASN RSUD Pambalah Batung yang berjumlah 269 orang dengan sampel 159 responden yang ditentukan menggunakan tabel Krejcie dan Morgan (1970). Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode accidental sampling melalui kuesioner Google Form. Analisis data menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan software SmartPLS untuk menguji outer model (validitas konvergen, validitas diskriminan, kolinearitas, dan reliabilitas) dan inner model (R-Square dan effect size f²), serta pengujian hipotesis menggunakan nilai t-statistik dengan alpha 5% (1,96). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pay Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (koefisien = 0,363). Pay Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement (koefisien = 0,673). Work Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (koefisien = 0,506). Work Engagement terbukti memediasi secara parsial (partial mediation) pengaruh Pay Satisfaction terhadap Organizational Citizenship Behavior dengan koefisien efek tidak langsung sebesar 0,341. R-Square menunjukkan bahwa Pay Satisfaction menjelaskan 45,3% variasi Work Engagement, dan Work Engagement menjelaskan 63,5% variasi Organizational Citizenship Behavior. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya terbatas pada tiga variabel utama, yaitu Pay Satisfaction, Work Engagement, dan Organizational Citizenship Behavior di satu rumah sakit pemerintah. Penggunaan teknik accidental sampling membatasi generalisasi temuan ke populasi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan probability sampling, menambahkan variabel moderasi seperti kepemimpinan transformasional, serta memperluas cakupan ke berbagai institusi kesehatan. Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen RSUD Pambalah Batung untuk memperhatikan kepuasan gaji pegawai sebagai faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan kerja dan perilaku kewargaan organisasi. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat Social Exchange Theory yang menjelaskan bahwa perlakuan adil dari organisasi dalam bentuk kepuasan gaji akan menciptakan rasa keterikatan yang mendorong pegawai untuk menunjukkan perilaku extra-role. Kebaruan – Penelitian ini mengonfirmasi peran mediasi parsial Work Engagement dalam hubungan Pay Satisfaction dan Organizational Citizenship Behavior dalam konteks ASN di rumah sakit pemerintah daerah Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Temuan ini mengungkap mekanisme psikologis yang menghubungkan kepuasan material dengan perilaku sukarela melalui keterikatan kerja, serta fenomena disparitas gaji antarkabupaten yang mempengaruhi kepuasan dan perilaku pegawai.