Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM DI KOTA KOTAMOBAGU Dampi, Fhesiony Aeglifine; Palandeng, Indrie Debbie; Mandagie, Yunita
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.66088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 98 responden UMKM yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik ordinal melalui uji Goodness-of-Fit, uji asumsi garis paralel, uji Wald, dan interpretasi Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan literasi keuangan dan inklusi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Secara parsial, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan yang berarti setiap peningkatan satu tingkat literasi keuangan meningkatkan peluang kinerja keuangan UMKM. Inklusi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan yang menunjukkan bahwa peningkatan inklusi keuangan meningkatkan peluang kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman keuangan dan akses terhadap layanan keuangan formal merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kota Kotamobagu.   Kata Kunci: Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Kinerja Keuangan, UMKM
PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN COFFEE SHOP DECADE DI KOTA MANADO Zeekeon, Richard Timothy; Wenas, Rudy S.; Mandagie, Yunita
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JE. Vol. 14 No. 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v14i1.66124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan promosi terhadap kepuasan pelanggan pada Coffee Shop Decade di Manado. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pelanggan yang telah membeli produk Decade. Variabel penelitian meliputi kualitas produk, kualitas pelayanan, dan promosi sebagai variabel bebas, serta kepuasan pelanggan sebagai variabel terikat. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, ditunjukkan dengan nilai R sebesar 0,909 dan R² sebesar 0,826. Secara individu, kualitas produk dan promosi terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan, sedangkan kualitas pelayanan hanya berpengaruh positif tanpa signifikansi. Dengan demikian, kualitas produk serta aktivitas promosi menjadi faktor yang paling menentukan tingkat kepuasan pelanggan, sementara aspek pelayanan perlu ditingkatkan agar mampu memberikan dampak yang lebih kuat terhadap kepuasan pelanggan.   Kata Kunci : Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Promosi, Kepuasan Pelanggan, Coffee Shop Decade
Enhancing Local Community Welfare through the Resilience of Marine Ecotourism Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Likupang Special Economic Zone, North Minahasa Regency Lapian, Agnes Lutherani Ch P; Walewangko, Een Novritha; Mandagie, Yunita
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6721

Abstract

Marine ecotourism has the potential to enhance local community well-being, but crises such as the COVID-19 pandemic have tested the sustainability of these benefits, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study analyses the relationship between the development of marine ecotourism in the Likupang Special Economic Zone and the socio-economic well-being of local communities, with MSME resilience as a mediating variable. Cross-sectional survey data (n = 240) were analysed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that marine ecotourism in Likupang contributes positively to local community well-being. The tourism–marine economic and socio-cultural marine economic dimensions have a significant direct effect on well-being, whereas the environmental marine economic dimension does not directly improve well-being without operating through enhanced MSME resilience. All dimensions of marine ecotourism significantly strengthen the resilience of local MSMEs, which in turn drives improvements in community well-being. In other words, MSME resilience partially mediates the relationship between marine ecotourism and community well-being for economic and socio-cultural effects, and fully mediates this relationship for environmental effects. These findings confirm that the resilience of local MSMEs is a key factor that bridges the economic and environmental potential of ecotourism and its translation into tangible well-being for communities. In practical terms, sustainable tourism development strategies need to be accompanied by empowerment programmes and resilience-strengthening initiatives for MSMEs so that the benefits of marine ecotourism can be optimally experienced by local communities.