. Ngadimin
Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unsyiah

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN COLLABORATIVE LEARNING DIPADU DENGAN METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Thiya Zulfira; . Ngadimin; . Melvina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.187 KB)

Abstract

AbstrakAdapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh metode pembelajaran collaborative learning dipadu dengan metode tutor sebaya terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di SMA N 8 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitaf. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 8 Banda Aceh. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling, yang terdiri dari 2 kelas yaitu X Mipa 1 dan kelas X Mipa 3 dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang.. Data penelitian ini berupa data pre-test dan post-test. Pengolahan data menggunakan statistik uji-t. Kelas X Mipa 1 sebagai kelas eksperimen (diajarkan menggunakan metode pembelajaran Collaborative learning dipadu dengan metode tutor Sebaya) sedangkan kelas X Mipa 3 sebagai kelas kontrol (diajarkan menggunakan scientific). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai tes yang berdistribusi normal, dan memiliki varians yang homogen. Dengan demikian penelitian dapat dilanjutkan. Hasil akhir diperoleh  yaitu 2,00. Oleh karena itu,  berada dalam penerimaan , akibatnya tolak  Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode Collaborative Learning dipadu dengan metode Tutor Sebaya di SMAN 8 Banda Aceh.Kata kunci : pengaruh, Metode Collaborative learning, Metode Tutor Sebaya, hasil belajar AbstractThe purpose of this research to know is there any influence learning collaborative learning methods combined with methods of peer tutors on learning outcomes in physics class X SMA N 8 Banda Aceh.The approach used in this study is the quantitative approach. The method used is an experimental method. The population in this study were students of class X SMAN 8 Banda Aceh. The sample selection was done by purposive sampling, Which consists of 2 classes of X 1 Mathematics and Natural Sciences and Mathematics and Natural X class 3 with a sample size of 32 people. This research data is data pre-test and post-test.Processing data using statistical t-test. Class X Mathematics and Natural Sciences 1 as an experimental class (taught using learning methods Collaborative learning is combined with the method of peer tutors) while the class X 3 Mathematics and Natural Sciences as the control class (taught using scientific).The result showed that the experimental class and the control class has a normal distribution test scores, and has a homogeneous variance.Accordingly, the search can be resumed. The final result obtained T_count ≥ T_table is 10.7 2.00. Therefore, T_count are in receipt H_a, consequently reject H_0 Thus it can be stated that there are significant learning outcomes of student.  taught using methods combined with methods Collaborative Learning Peer Tutor at SMAN 8 Banda Aceh .Keywords:Influence, Collaborative Learning Method, Method Peer tutoring.
PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK OLEH GURU IPA DI SMP/MTs NEGERI SE-KOTA BANDA ACEH Gita Ariyani Nasution; . Susilawati; . Ngadimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.001 KB)

Abstract

AbstrakPenilaian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penilaian autentik oleh guru IPA di SMP/MTs Negeri se-kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dimana peneliti menyebarkan angket kepada guru bidang studi IPA dan wawancara terhadap beberapa guru IPA. Sumber data penelitian ini adalah 20 orang guru IPA yang tersebar di berbagai SMP/MTs Negeri kota Banda Aceh yaitu SMP Negeri 1 Banda Aceh, SMP Negeri 2 Banda Aceh, dan SMP Negeri 18 Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tidak semua guru mengalami kesulitan dalam menerapkan penilaian autentik di sekolah, karena sebagian besar (68%) guru sudah menerapkan dan berjalan lancar dengan baik diantaranya guru dapat menghimpun informasi peserta didik, memilih teknik yang bervariasi, dan melakukan ulangan harian, tengah semester, dan akhir semester. Pada perencanaan penilaian (56,6%)  masih ditemukan beberapa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dimiliki oleh guru tidak terdapat rencana penilaian yang jelas, seperti kisi instrumen soal, instrumen soal, dan pedoman penskroran. Sedangkan pada pelaksanaan penilaian autentik sebagian besar (74,5%) guru melakukan penilaian saat pertemuan jam pembelajaran. Kata kunci : Guru IPA, Penerapan Penilaian Autentik AbstractThis study aims to know the implementation of authentic assessment done by science teachers at Public Junior High School/ Public Islamic Junior High School in Banda Aceh area. This study uses a quantitative approach with descriptive methods. Data collection technique is done by using questionnaires where researcher distributes the questionnaires to science teachers and interviews some of them. The source data of this research are 20 science teachers in Public Junior High School/Public Islamic Junior High School Banda Aceh. The chosen schools are Public Junior High School number 1, 2, and 18 Banda Aceh. The results of this study is that not all of the teachers face difficulties in implementing authentic assessment in school due to most of the teachers (68%) at Public/Public Islamic Junior High School Banda Aceh have implemented the authentic assessment in each school. At the stage of readiness of authentic assessment, the majority of teachers (73.5%) have already implemented it well; the teachers can gather information of learners, can choose various teaching techniques, and conduct daily, midterm and final tests. In assessment planning (56.6%), it is still found that teaching planning which does not have clear assessments, such as questions instrument gratings, questions instrument, and scoring guidelines. While in implementing the authentic assessment, the majority of the teachers (74.5%) do assessment when teaching learning process goes. Keywords: Science Teachers, Implementation Authentic Assessment.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION (ARCS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI ALAT-ALAT OPTIK PADA KELAS X MIA 4 DI SMA NEGERI 1 BANDA ACEH Novri Arna; . Tarmizi; . Ngadimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.3 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran ARCS, untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa pada saat penerapan model pembelajaran ARCS, untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengelolah pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran ARCS, untuk mengetahui respon siswa terhadap proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran ARCS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan statistik deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X MIA 4 SMA Negeri 1 Banda Aceh tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 32 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu soal posttest, lembar aktivitas guru dan siswa, lembar kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan lembar respon siswa terhadap model pembelajaran ARCS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara individual dengan persentase dari siklus I hingga siklus III yaitu 56,25%, 71,88%, dan 90,63% dan hasil belajar klasikal juga meningkat dengan persentase mulai dari siklus I hingga siklus III yaitu 40%, 50% dan 80% adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, kemudian terjadi peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dari kategori sedang hingga menjadi sangat baik selain itu respon siswa juga membawa dampak positif dimana 90% siswa menyatakan senang terhadap penggunaan model pembelajaran ARCS  ini dalam pembelajaran. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ARCS dapat meningkatkn hasil belajar siswa dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran pada materi Alat-Alat Optik. Kata kunci : Model Pembelajaran (ARCS), Materi Alat-Alat Optik AbstractThis study aims to determine the increase in student learning outcomes through the application of learning models ARCS, to determine the activities of teachers and students during the learning model application ARCS, to determine the ability of teachers in managing learning through the application of learning models ARCS, to determine the students' response to the learning process using a model ARCS learning. This type of research is the Classroom Action Research (PTK) and the approach used in this research is descriptive statistical approach. The subjects were students of class X MIA 4 SMA Negeri 1 Banda Aceh the school year 2015/2016, amounting to 32 students. Data collection instruments used in the study of matter posttest, teacher and student activity sheets, sheets teacher's ability to manage learning and student response sheet to the learning model ARCS. The results showed an increase in student learning outcomes individually with a percentage of the first cycle to cycle III, 56.25%, 71.88%, and 90.63% and the classical study also increased with the percentage ranging from the first cycle to cycle III, 40%, 50% and 80% an increase in activity of teachers and students during the learning process, then an increase in teacher's ability to manage learning from medium category up to be a very good addition to the response of the students also had a positive impact where 90% of students said he was happy to use the model ARCS learning is learning. From this study it can be concluded that the application of learning models can ARCS meningkatkn student learning outcomes and improve the ability of teachers to manage learning the material Optical Devices. Keywords: learning model (ARCS), Material Optical Instruments.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIA 1 PADA MATERI GETARAN HARMONIS DI SMAN 12 BANDA ACEH Cut Ika Chairinda; . Ngadimin; Soewarno S
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.722 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini  bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan tanggapan siswa terhadap penggunaan model pembelajaran inkuri terbimbing dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan statistik deskriptif. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, dimana setiap siklusnya tediri dari 4 komponen diataranya; perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI MIA 1 SMAN 12 Banda Aceh tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 28 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar hasil belajar, lembar aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan kemampuan guru dan lembar tanggapan siswa terhadap pembelajaran. Data penelitian dianalisis menggunakan uji persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, (2) terjadi peningkatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dari kategori sedang menjadi sangat baik, (3) persentase ketuntasan klasikal secara keseluruhan meningkat dari siklus 1 sampai siklus 3 yaitu 61%, 71%, dan 89%, dan (4) respon siswa terhadap model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah positif. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi Getaran Harmonis dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-MIA 1 di SMAN 12 Banda Aceh baik dari segi ketuntasan individual maupun ketuntasan klasikal.Kata kunci: Model Inkuiri Terbimbing, hasil belajar AbstractThe research is intended to identify improvement of student learning outcomes, activities of teachers and students, teacher’s skills in managing learning, and students' responses to the implementation of guided inquiry learning model while learning process is going. The type of this research is the Classroom Action Research (PTK) and the approach used in the research is the descriptive statistic approach. The research consists of 3 cycles, where are the cycles consists of 4 components: plan, action, observation, refection. The subject is 28 students in class XI MIA 1 of SMAN 12 Banda Aceh, school year 2016/2017. Instruments of data collection used in this research are sheets of test learning outcomes, sheets teacher and student activity, sheets teacher’s skill observation, and students’ response towards learning. Those data are analyzed by using a percentage test. The results show that (1) the activity of teacher and students during the learning process increases, (2) teachers' skills in managing the learning increases from average to very good category, (3) the percentage of classical completeness generally increases from 1 to 3 cycles, they are 61%, 71%, and 89%, and (4) the students' response to guided inquiry learning model is positive. Based on data that are obtained from this research, it can be concluded that the application of guided inquiry learning model on Getaran Harmonis material can improve learning outcomes of students in class XI MIA 1 of SMAN 12 Banda Aceh in terms of both individual and classical completeness.Keywords: Guided Inquiry Model, Learning Outcomes
PERSEPSI GURU TERHADAP KUALITAS BUKU AJAR FISIKA KELAS X SMA NEGERI SE-KOTA BANDA ACEH Aiyuni Putri; Ahmad Hamid; . Ngadimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.801 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap buku ajar fisika kelas X SMA Negeri Se-Kota Banda Aceh, yang diantaranya buku dari penerbit Intan Pariwara, Erlangga, Yrama Widya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian deskriptif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru fisika SMA Negeri Se-Kota Banda Aceh. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling sehingga memperoleh 6 sekolah dengan jumlah guru 11 guru dan teknik sampel kuota untuk memperoleh sampel buku Intan Pariwara, Erlangga, dan Yrama Widya. Instrumen pengumpulan data mengunakan angket dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persepsi guru terhadap kualitas buku Intan Pariwara, Erlangga, dan Yrama Widya dalam kategori sangat baik. Buku yang paling berkualitas menurut persepsi guru SMA Negeri Se-Kota Banda Aceh adalah buku Intan Pariwara. Kata kunci : persepsi, kualitas, buku ajar fisika AbstractThe aim of this research is to determine the teacher's perception of the textbook physics class X SMA Se-Banda Aceh, which include books from the publishers Intan Pariwara, Erlangga, Yrama Widya. This research is a descriptive study and the approach used in this study is a qualitative approach. The population in this research is a physics teacher SMA Se-Banda Aceh. Samples were taken by using purposive sampling so as to obtain 6 schools with 11 teachers and  quota sampling technique to obtain a sample book Intan Pariwara, Erlangga, and Yrama Widya. Data collection instruments using questionnaires and interviews. Data analysis was done by using a percentage formula. Based on the results obtained by teachers' perceptions of the quality of the book Intan Pariwara, Erlangga, and Yrama Widya in the excellent category. Books are the most qualified according to the teacher's perception of SMA Se-Banda Aceh is the book of Intan Pariwara. Keywords: perception, quality, physics textbook.