Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH FREE CASH FLOW, LEVERAGE, PRICE EARNINGS RATIO, DAN DIVIDEND TERHADAP STOCK REPURCHASE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA UNTUK TAHUN 2010-2014 Lolita Octaviani; Aida Yulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  The purpose of this study is to examine the effect of free cash flow, leverage, price earnings ratio and dividend on stock repurchase atmanufacturing companies listed on Bursa Efek Indonesia in the period of 2010 to 2014. Dependent variable used in this study is stock repurchase, while independent variables used in this study are free cash flow, leverage, price earnings ratio, and dividend. This study using purposive sampling method, of the companies listed on Bursa Efek Indonesia, 10 companies are selected to be sample in this study.The data used in this research is secondary data obtained from annual reports and financial statements. Data were analyzed using statistical analysis, the multiple linear regression analysis. Then the data is processed usingthe statistical package for social science (SPSS) 22.The results of this study indicate thatfree cash flow, leverage, price earnings ratio, and dividendjointly affectthe stock repurchase. Free cash flow and price earnings ratio have significant positive effect on stock repurchase, while leverage and dividend have significant negative on the stock repurchase. Keywords: Free Cash Flow, Leverage, Price Earnings Ratio, Dividend, Stock Repurchase.
HUBUNGAN FAKTOR FISIK, PSIKOLOGIS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI AIR CAMAR PUSKESMAS ANDALAS PADANG TAHUN 2019 Wuri Komalasari; Aida Yulia
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 1 (2020): JSER, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.9 KB) | DOI: 10.54783/jser.v2i1.12

Abstract

Lansia merupakan suatu tahapan akhir dalam suatu kehidupan yang mengalami perubahan-perubahan akibat dari proses penuaan yang akan terjadi. Lansia perlu mendapatkan perhatian untuk pemeliharaan dan perawatan yang mempunyai peran penting untuk menyelesaikan masalahmasalah mereka yang akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup lansia. Kualitas hidup yang optimal pada lansia merupakan tujuan utama pelayanan kesehatan yang diberikan kepada lansia. Kualitas hidup lansia dipengaruhi oleh factor fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan factor fisik dan psikologis terhadap kualitas hidup lansia dan jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasinya adalah 619 dengan sampel sebanyak 86 lansia yang tinggal bersama keluarga di komunitas. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor fisik, psikologis dengan variabel dependennya adalah kualitas hidup. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner selanjutnya data dilakukan pengolahan dengan cara univariat dan bivariat yang disajikan dengan table distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Hasil yang didapatkan antara lain adanya hubungan antara factor fisik dengan kualitas hidup dengan (p=0,004 < 0,005) dan tidak adanya hubungan antara factor psikologis dengan kualitas hidup (p=0,305 > 0,005). Diharapkan hasil penelitian ini menjadi dasar penetapan program-program pemberdayaan lansia sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.
HUBUNGAN FAKTOR FISIK, PSIKOLOGIS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI AIR CAMAR PUSKESMAS ANDALAS PADANG TAHUN 2019 Wuri Komalasari; Aida Yulia
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 1 (2020): JSER, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v2i1.12

Abstract

Lansia merupakan suatu tahapan akhir dalam suatu kehidupan yang mengalami perubahan-perubahan akibat dari proses penuaan yang akan terjadi. Lansia perlu mendapatkan perhatian untuk pemeliharaan dan perawatan yang mempunyai peran penting untuk menyelesaikan masalahmasalah mereka yang akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup lansia. Kualitas hidup yang optimal pada lansia merupakan tujuan utama pelayanan kesehatan yang diberikan kepada lansia. Kualitas hidup lansia dipengaruhi oleh factor fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan factor fisik dan psikologis terhadap kualitas hidup lansia dan jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasinya adalah 619 dengan sampel sebanyak 86 lansia yang tinggal bersama keluarga di komunitas. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor fisik, psikologis dengan variabel dependennya adalah kualitas hidup. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner selanjutnya data dilakukan pengolahan dengan cara univariat dan bivariat yang disajikan dengan table distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Hasil yang didapatkan antara lain adanya hubungan antara factor fisik dengan kualitas hidup dengan (p=0,004 < 0,005) dan tidak adanya hubungan antara factor psikologis dengan kualitas hidup (p=0,305 > 0,005). Diharapkan hasil penelitian ini menjadi dasar penetapan program-program pemberdayaan lansia sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.
Prevention Of Lack of Nutrition And Stunting through Class of Pregnant Women And Toddlers 0 – 5 Years: Pencegahan Gizi Kurang Dan Stunting Melalui Kelas Ibu Hamil Dan Balita 0 – 5 Tahun Leni Tri Wahyuni; Helda; Aida Yulia; Nur Afriyanti
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 1 No. 2 (2022): JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS)
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/mq5d5b74

Abstract

Nutritional status is an indicator of success in health development in Indonesia. One of the nutritional problems that is still a serious challenge for health workers is malnutrition in toddlers and toddlers. Even though toddlers are the seeds of the nation's future generation. Toddlers themselves are very vulnerable to experiencing health problems as a result of poor nutritional status. Given that toddler age is the beginning of child growth and development. The impact of malnutrition on toddlers is quite diverse, including increasing the risk of infectious diseases, inhibiting the growth and development of children, causing health problems during adolescence and adulthood, and even increasing the risk of child death. This community service activity aims to increase knowledge and develop the skills of pregnant women and toddlers in meeting nutritional needs during pregnancy and toddler nutrition as well as managing healthy eating for toddlers. The methods used in the activity is counseling/education, demonstrations, and competitions for healthy infants and toddlers. The results of this activity helped almost all participants to understand infant nutrition and pregnant women's nutrition and participants were also able to manage food accordingly