Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMBERDAYAAN SISWA SMA SALATIGA UNTUK MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL MELALUI INOVASI MINUMAN JAMU DAN HERBAL KEKINIAN Kristiani, Elizabeth Betty Elok; Cahyaningrum, Desti Christian; Keliat, Natalia Rosa; Kasmiyati, Sri; Priyayi, Desi Fajar; Nugroho, Rully Adi; Meitiniarti, Vincentia Irene; Krave, Agna Sulis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pendampingan siswa SMA Kota Salatiga. Kegiatan bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan minat generasi muda terhadap jamu melalui inovasi Minuman Jamu Herbal kekinian guna melestarikan kearifan lokal jamu. Siswa SMA di Kota Salatiga sebagai mitra kegiatan mewakili generasi muda. Kegiatan terdiri dari penggalian pengetahuan mitra tentang Minuman Jamu dan Herbal (MJH), sosialisasi tentang pemanfaatan MJH sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh, sosialisasi tentang mengembangkan peluang bisnis MJH; Pendampingan mitra dalam praktik inovasi produk MJH kekinian; dan (5) Evaluasi kegiatan. Sebelum pendampingan Sebagian besar siswa mitratidak terlalu paham dan berminat terhadap produk jamu. Pendampingan berhasil peningkatan pengetahuan dan minat generasi muda terhadap jamu. Siswa mitra sangat kreatif dan inovatif dalam menciptakan produk Minuman Jamu Herbal kekinian yang menarik generasi muda antara lain minuman segar masa kini, minuman krim, pudding, jelly, permen, minuman dalam bentuk serbuk, dan es krim
The Ecophysiology of Guppy Fish (Poecilia reticulata) in the Pucung River, A Former Fossil Excavation Site: The ecophysiology of guppy fish in the Pucung river Beanal, Yohanis; Nugroho, Rully Adi
Journal of Tropical Life Science Vol. 15 No. 2
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/bvykkg34

Abstract

Exposing land surfaces through fossil excavation activities can increase sediment loads and toxic chemicals that are discharged into water bodies. This can have negative effects on receiving environments and their habitats. The aim of this study was to evaluate the dry body weight and physiology (whole body lipid and protein contents) of guppy fish (Poecilia reticulata) in Pucung River, a former archaeological excavation site in Sangiran, Indonesia. Little is known about their physiology in this river. Guppy fish and water were sampled from eight sites along the Pucung River, two sites (Site 1 and Site 2) were situated upstream of the archeological excavation site, one site (Site 3) was at the archeological excavation site, and five sites (Site 4 - Site 8) were situated downstream of the archeological excavation site. The distance between the two sites was 500 m. The length and total weight of captured male fish were measured. Lipid and protein contents of male fish were determined gravimetrically, and the results were conveyed as Joules. A total of 240 male individuals were captured with a length between 1.24 and 3.95 cm. The weight of male guppies varied between 13.0 and 38.2 mg. Male guppies' average lipid and protein contents ranged from 0.0509 J to 0.2635 J and 0.0842 J to 0.1648 J, respectively. The smallest weights and lipid contents among individuals were found in the excavation site (Site 3) and a site downstream (Site 4). These individuals also had the smallest protein contents, along with those from Site 5 to Site 7. Fish dry weight and lipid content were positively correlated with water pH and dissolved oxygen, and negatively correlated with biological oxygen demand. These findings showed that guppy dry weight and lipid content may be utilized to assess the impact of human activities on river health.
Synergistic Effect of Chlorpyrifos and Mancozeb on The Survival of Poecilia reticulata Nugroho, Rully Adi; Wijaya, Andhika Ryan; Cahyaningrum, Desti Christian; Gestel, Cornelis Adrianus Maria Van
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i2.24296

Abstract

Pesticides are essential in agricultural pest control, but may also harm non-target organisms. In Temanggung Regency, Indonesia, interviews with tobacco farmers revealed that the insecticide Dursban 200 EC (chlorpyrifos) and the fungicide Manzate 82 WP (mancozeb) are most commonly used, leading to the emission to the aquatic environment of both active ingredients, often resulting in mixtures. The present study aimed at determining the acute toxicity of chlorpyrifos, mancozeb, and their combination to guppy fish (Poecilia reticulata). A 96 h survival assay was conducted on male guppies exposed to the individual pesticides and their equitoxic mixtures. Mortality data were analyzed using a logistic dose-response model, and the toxicity of the mixtures was analyzed using the Concentration Addition (CA) and Independent Action (IA) models. Chlorpyrifos was slightly more toxic to P. reticulata than mancozeb, with LC50s of 1.81 and 3.45 mg a.i./L, respectively. The combination of chlorpyrifos and mancozeb resulted in enhanced toxicity due to synergistic interaction according to the CA model, which suggests different modes of action of the two active ingredients. When analyzed using the IA model, the interaction, however, was also synergistic. These findings highlight the need to assess both single and combined pesticide exposures in ecological risk evaluations and emphasize cautious use of pesticide mixtures to protect aquatic ecosystems.
PAPARAN JANGKA PENDEK PIL KELUARGA BERENCANA YANG MENGANDUNG ETINILESTRADIOL DAN LEVONORGESTREL TIDAK MEMPENGARUHI KANDUNGAN ENERGI IKAN SERIBU (Poecilia reticulata) Nugroho, Rully Adi; Sukmana, Andreas Binar Aji; Cahyaningrum, Desti Christian; Beanal, Yohanis; Wijaya, Andhika Ryan
Berita Biologi Vol 23 No 2 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/beritabiologi.2024.4937

Abstract

Hormon steroid sintetik yang terkandung dalam pil Keluarga Berencana (KB) telah menjadi kontaminan di perairan global. Hormon etinilestradiol dan levonorgestrel memberikan dampak negatif terhadap perkembangan, perilaku dan kelangsungan hidup ikan di lingkungan perairan. Di Indonesia, perhatian terhadap potensi dampak etinilestradiol dan levonorgestrel terhadap organisme bukan target perairan masih sangat terbatas. Studi ini dilakukan untuk memahami perubahan kandungan energi dalam lemak dan protein pada ikan seribu (Poecilia reticulata) yang terpapar estrogen dan progestogen (campuran etinilestradiol dan levonorgestrel). Ikan guppy jantan dipapar dengan enam konsentrasi campuran etinilestradiol/levonorgestrel yang berbeda, yaitu 0 ng/L etinilestradiol dan levonorgestrel, 0,3 ng/L etinilestradiol dan 1,5 ng/L levonorgestrel, 3 ng/L etinilestradiol dan 15 ng/L levonorgestrel, 30 ng/L etinilestradiol dan 150 ng/L levonorgestrel, 300 ng/L etinilestradiol dan 1500 ng/L levonorgestrel, dan 3000 ng/L etinilestradiol dan 15000 ng/L levonorgestrel selama tujuh hari dan tidak diberi pakan selama percobaan. Kandungan energi diestimasi setelah perlakuan secara gravimetri. Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan jangka pendek pil keluarga berencana yang mengandung campuran etinilestradiol dan levonorgestrel berturut-turut hingga 3000 ng/L dan 15000 ng/L tidak berbeda nyata dengan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa paparan jangka pendek pil KB tidak mempengaruhi kandungan energi pada ikan seribu.
EFEK INTERAKSI DOSIS INOKULUM RAGI DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KEPADATAN SEL VIABEL BAKTERI ASAM LAKTAT DAN KUALITAS PRODUK SILASE DARI LIMBAH AMPAS TEH (Camellia sinensis) Minarno, Veramita Angel; Nugroho, Rully Adi; Krave, Agna Sulis
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.5566

Abstract

Industri minuman teh dalam kemasan menghasilkan limbah ampas teh dalam jumlah besar yang dapat mencemari lingkungan. Upaya pemanfaatannya sebagai pakan ternak terhambat oleh tingginya kandungan zat antinutrisi seperti tanin dan serat kasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh waktu fermentasi dan dosis inokulum ragi terhadap kepadatan bakteri asam laktat (BAL) serta kualitas silase dari limbah ampas teh. Ampas teh direndam dalam larutan abu gosok 15% (b/v) untuk proses detanisasi, kemudian diinokulasi dengan ragi dalam dosis 0%, 2%, 4%, dan 6% (b/b), dan diinkubasi secara anaerob pada suhu ruang selama 0, 14, dan 21 hari. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kadar air, pH, kepadatan BAL, kadar asam laktat, nilai Fleigh, kadar protein kasar, serat kasar, dan tanin. Hasil menunjukkan adanya interaksi signifikan antara waktu fermentasi dan dosis inokulum terhadap peningkatan kepadatan BAL, kadar asam laktat, nilai Fleigh, serta penurunan pH dan kadar tanin. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis ragi 6% dan waktu fermentasi 21 hari, dengan kepadatan BAL batang dan kokus masing-masing sebesar 3,90 × 10⁴ dan 3,93 × 10⁴ sel/g, kadar asam laktat 1,79%, pH 3,77, nilai Fleigh 136,28, dan tanin 0,64%. Meski kandungan serat kasar masih cukup tinggi (22,57%), dan protein kasar tertinggi tercapai pada dosis 4% (18,04%), hasil ini menunjukkan bahwa fermentasi dengan ragi efektif meningkatkan kualitas silase ampas teh sebagai pakan alternatif.
Membumikan SDGs: Pemberdayaan Komunitas untuk Perilaku Hidup Sehat dan Sejahtera di Dusun Kendal Nau, Novriest Umbu Walangara; Adi Nugroho, Rully; Christian Cahyaningrum, Desti; Natalia Sudjito, Debora; Desi, Desi; Bezaleel Wenas, Michael
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.519

Abstract

The Sustainable Development Goals (SDGs) provide a global development framework that is human-centered and inclusive. SDG 3—Good Health and Well-Being—targets the prevention of endemic diseases caused by waste accumulation (Target 3.3) and the reduction of mortality and illness resulting from pollution and contamination of air, water, and soil (Target 3.9). Kendal Hamlet, Samirono Village, Getasan District, Semarang Regency, faces challenges in realizing healthy and prosperous community living, particularly due to low public awareness of clean and healthy lifestyle behaviors and limited household waste management capacity. To localize and “ground” SDGs at the grassroots level, the community service team implemented a 3-day Live In program using a participatory approach. Students lived with local host families, acting as foster families, to conduct joint observation, discussion, and collaborative, two-way solution implementation, aligned with Whole Person Education principles and the SDGs commitment to no one left behind. The program improved environmental health literacy, promoted safer pesticide application through the use of personal protective equipment, and introduced housefly mitigation strategies based on sanitation and local wisdom. The activities ran successfully and received highly positive responses from residents and hamlet authorities, demonstrating that immersive community engagement strengthens local capacity and encourages sustainable, collective action in support of SDG 3 achievement.
Dekolorisasi Reactive Red oleh Konsorsium Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5 Fitri, Erinna Azalia; Meitiniarti, Vincentia Irene; Nugroho, Rully Adi
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v11i1.11205

Abstract

Perkembangan industri tekstil di Indonesia telah berkontribusi pada polusi lingkungan, yaitu melalui pembuangan air limbah yang mengandung pewarna. Diperkirakan sekitar 10-15% pewarna tekstil yang digunakan dalam proses pewarnaan dilepaskan ke dalamke dalam air bilasan dan selanjutnya dibuang ke lingkungan perairan.  Air limbah yang mengandung pewarna tekstil harus diolah karena dapat mencemari lingkungan. Reactive Red merupakan salah satu pewarna azo yang banyak digunakan dalam industri tekstil. Salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan proses degradasi pewarna azo adalah dengan memutus ikatan azo menggunakan kultur campuran bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi kultur tunggal dan campuran isolat Bacillus velezensis IBLTT_1 dan Bacillus cereus IBLTT_5 dalam mendekolorisasi Reactive Red. Kedua isolat bakteri tersebut diinokulasi secara tunggal dan campur ke dalam media yang mengandung Reactive Red dengan empat perlakuan konsentrasi inokula yaitu 0%, 2%, 4%, dan 8% dari volume kerja. Dekolorisasi tertinggi (76,80%) ditemukan pada kultur campuran dengan konsentrasi 8%, dimana kedua spesies bakteri ditambahkan dalam perbandingan 1:1. Dekolorisasi yang signifikan pada kultur campuran kemungkinan disebabkan oleh aksi sinergis antara dua spesies bakteri yang diinokulasikan secara bersamaan.