p-Index From 2021 - 2026
1.006
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Rekonstruksi Paradigma Pendidikan: Integrasi Dimensi Intelektual dan Ruhani melalui Pendekatan Ruhiologi Rio Hermawan; Iskandar Iskandar; Suci Nora Julina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merekonstruksi konsep dan tujuan pendidikan melalui paradigma ruhiologi. Pendekatan ilmiah transendental ini memosisikan ruh sebagai fondasi eksistensial manusia. Di tengah disrupsi digital abad ke-21 yang memicu krisis spiritualitas, pendidikan kerap tereduksi menjadi sekadar akumulasi kognitif. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis integrasi dimensi intelektual (akal) dan spiritual (ruh) untuk mencapai kesadaran diri yang utuh. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan filosofis transendental dan kajian pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan ruhiologi (Ruhiology Quotient/RQ) berfungsi sebagai meta inteligensi. RQ menggerakkan, membimbing, dan mensinergikan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ). Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya peralihan pembelajaran dari pelatihan kognitif murni menuju penyucian jiwa (tazkiyah al nafs). Rekonstruksi ini menegaskan bahwa pendidikan berbasis ruhiologi melahirkan manusia yang unggul secara akademis, matang secara spiritual, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki ketahanan eksistensial yang kokoh.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS RUHIOLOGI: TRANSFORMASI DORONGAN INSTINTIF MENUJU KESADARAN RUHANI rini, Rini Dwi Septina Sari1; Iskandar Iskandar; Suci Nora Julina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan spiritual. Perspektif pendidikan Islam transformasi karakter dari dorongan instintif menuju kesadaran ruhani dapat dilakukan melalui pendekatan ruhiologi Islam, khususnya melalui konsep tazkiyatun nafs sebagai proses penyucian jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ruhiologi dalam transformasi karakter serta mengkaji praktik mujahadah dan riyadhah sebagai metode pengendalian diri dan pembinaan akhlak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi karakter berlangsung melalui tahapan takhalli, tahalli, dan tajalli yang didukung oleh latihan spiritual secara berkelanjutan. Pendekatan ruhiologi berbasis tazkiyatun nafs berperan dalam membentuk akhlak mulia, meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat pengendalian diri, serta menjadi solusi dalam menghadapi krisis moral pada era modern dan Society 5.0. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai spiritual Islam.
Integrasi Nilai-Nilai Ruhiologi pada PembelajaranSains dan Matematika ariani, aulia; Iskandar; Suci Nora Julina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sains dan matematika di era modern masih berfokus pada aspek kognitif dan kemampuan akademik sehingga pembentukan karakter spiritual peserta didik sering terabaikan. Padahal, integrasi nilai-nilai Islam dan sains dalam pembelajaran penting dilakukan sebagai upaya menanamkan nilai spiritual serta menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap kebesaran Allah SWT. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep dan implementasi integrasi nilai ruhiologi dalam pembelajaran sains dan matematika menggunakan metode studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai ruhiologi dapat dilakukan melalui pengaitan materi pembelajaran dengan nilai ketuhanan, refleksi spiritual, pembelajaran kontekstual, pembiasaan karakter, dan pengembangan pembelajaran bermakna. Integrasi tersebut berkontribusi dalam membentuk karakter spiritual peserta didik seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan rasa syukur.
Konsep Fitrah dalam Kerangka Ruhiologi: Memahami Potensi Dasar Anak debagai Cetak Biru (Blueprint) Pendidikan Ruhiologi fibriyanti, an-nisa; Iskandar Iskandar; Suci Nora Julina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini sering kali terjebak dalam orientasi materialistis yang mengabaikan dimensi spiritual, sehingga berisiko melahirkan krisis moral. Penelitian ini bertujuan membedah mekanisme operasional pendidikan ruhiologi dalam mengaktualisasikan fitrah sebagai cetak biru (blueprint) potensi dasar anak. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan ruhiologi (RQ) dengan aspek intelektual, emosional, dan spiritual sangat krusial bagi pembentukan karakter anak. Pembahasan menegaskan pentingnya sinergi antara pola asuh orang tua dan kurikulum berbasis "Trilogi Ihsan" untuk menjaga kemurnian fitrah anak. Disimpulkan bahwa pendidikan berbasis ruhiologi merupakan solusi aplikatif untuk mengatasi krisis eksistensial, dengan menempatkan kesadaran ruh sebagai poros utama pembelajaran. Pendekatan ini efektif membentuk manusia seutuhnya (insan kamil) yang memiliki keseimbangan ruhani, melampaui sekadar capaian kognitif, serta selaras dengan tujuan pendidikan Islam.
Distingsi Akal dan Intelek: Tinjauan Ruhiologi terhadap Proses Berfikir dan Pemahaman Hakikat Ilmu Ririn Zhorifah Riyanti; Iskandar Iskandar; Suci Nora Julina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam memandang kapasitas akal sebagai mata yang membutuhkan kejernihan batin dan "cahaya" pemikiran yang tajam untuk memahami hakikat kebenaran. Sayangnya, komponen kognitif kerap menjadi satu-satunya fokus dalam sistem pendidikan modern. Studi kualitatif yang menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan mendasar antara pemahaman mengenai esensi pengetahuan (intelek) dan penalaran logis (akal). Hasil kajian menunjukkan bahwa menjadikan akal sekadar sebagai alat teknis-administratif hanya akan berujung pada kelelahan kognitif yang sia-sia. Studi ini menyarankan penyelarasan antara tafakkur (perenungan) dan tadabbur (refleksi mendalam) guna memulihkan peran intelektualitas. Pendekatan ini mengubah pengetahuan menjadi sebuah perjalanan spiritual yang membentuk insan beradab, alih-alih sekadar kumpulan fakta belaka. Kesimpulannya, sejauh mana pengetahuan memperkaya karakter dan memberikan manfaat nyata bagi orang lain saat ini merupakan indikator keberhasilan pendidikan sejati yang lebih baik dibandingkan pencapaian administratif di atas kertas.