Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROSIDING KOMUNIKASI

DISEMINASI INFORMASI PROGRAM UNGGULAN PEMERINTAH OLEH DISKOMINFO JAWA BARAT MELALUI MEDIA PERTUNJUKAN RAKYAT Asmawi, Awing; Mariana, Dede; Sjoraida, Diah Fatma
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.276 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa setiap manusia memiliki hak untuk memperoleh informasi. Adapun kewajiban untuk menyebarkan informasi merupakan salahsatu tanggung jawab pemerintah setempat. Terutama informasi yang berkaitan dengan perubahan sosial, salahsatunya adalah informasi tentang kenakalan remaja. Informasi perlu disebarluaskan kepada mereka yang membutuhkan dan mereka yang minim akses terhadap media modern. Maka dibutuhkan media yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memiliki karakter yang menarik untuk membuat penyebaran semakin efektif, yaitu dengan media tradisional yang oleh Diskominfo dinamai Pertunjukan Rakyat. Dalam proses penyebaran informasi, dibutuhkan strategi komunikasi yang tepat agar penyampaian pesan dapat berjalan efektif dan dapat mencapai tujuan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Pertunjukan Rakyat sebagai strategi komunikasi yang berfokus kepada komponen komunikasi, yaitu komunikator, pesan, media dan komunikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif-kualitatif dan uji validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi non-partisipatori dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah Diskominfo Jabar sebagai penyelenggara, FK-Metra Jabar sebagai pelaksana, dan seniman pertunjukan sebagai penyebar informasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan strategi komunikasi yang dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam bentuk narasi. Yakni mencakup seniman sebagai komunikator, pesan yang disampaikan, media pendukung dan tanggapan komunikan. Keywords: Communications Strategy, Folk Performance, Juvenile Delinquency.
POLA KOMUNIKASI TOKOH LINTAS AGAMA DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERBEDA AGAMA DI KOTA BANDUNG Sjoraida, Diah Fatma; Mariana, Dede; Asmawi, Awing
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.246 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan banyak munculnya kekerasan berlabelkan agama di Indonesia.Hal tersebut tentunyamenjadi ancaman bagi integrasi sosial berbangsa dan bernegara. Berbagai pihak melakukan upaya-upaya menjaga kerukunan umat beragama, agar tidak terjadi konflik atas nama agama. Pemerintah misalkan, mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri; Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Jaksa Agung yang bertujuan mengatur komunikasi dan interaksi antar berbagai umat beragama bisa berjalan dengan damai dan harmonis. Namun senyatanya, aturan, ajaran dan tindakan politik seperti belum mampu menyentuh akar permasalahan terjadinya kekerasan atas nama agama dalam masyarakat, sehingga kekerasan terus saja terjadi. Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Bandung. Penelitian ini ingin mengidentifikasi pola komunikasi tokoh lintas agama dalam menjaga kerukunan umat berbeda agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pola komunikasi tokoh lintas agama kota Bandung dilakukan dengan cara komunikasi dua tahap, yakni: 1) komunikasi formal, mereka menyampaikan pendapat, usulan serta gagasannya melalui musyawarah yang kemudian ditetapkan menjadi sebuah keputusan. Musyawarah dilakukan secara rutin antar tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB kota Bandung sesuai dengan program kerja yang ditetapkan.2) Komunikasi informal,mereka melakukan kunjungan silaturahmi, mengadakan diskusi terbuka, menyelenggarakan perlombaan dan lainnya. Kata Kunci : Kerukunan Umat Beragam, Pola Komunikasi, Tokoh Lintas Agama