Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Didactical Mathematics

Pengaruh Kecerdasan Analitik Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Bentuk Aljabar Salsabila Dinda Andini; Dani Firmansyah
Didactical Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.786 KB) | DOI: 10.31949/dm.v4i1.2062

Abstract

Berpikir analitis merupakan kompetensi dalam kurikulum matematika yang penting untuk dimiliki oleh seluruh siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi yang bertujuan untuk mengukur hubungan kecerdasan analitik terhadap hasil belajar siswa pada materi bentuk aljabar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.D SMP Negeri 32 Kota Bekasi. Instrumen yang digunakan berupa tes kecerdasan analitik dengan 6 (enam) buah indikator berjumlah 10 (sepuluh) butir soal dan dokumentasi untuk mengetahui hasil belajar siswa. Data kuantitaif hasil belajar siswa diambil dari rata-rata nilai tugas dan ulangan harian siswa pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu; 1) Tahap persiapan, peneliti melakukan observasi untuk menentukan sampel dan menentukan instrumen tes kecerdasan analitik beserta indikatornya. 2) Tahap pelaksanaan, dimana siswa melakukan tes kecerdasan analitik dengan instrumen yang sudah ada dalam waktu yang sudah ditentukan. 3) Tahap analisis data, akan dilakukan uji prasyarat analisis terlebih dahulu meliputi uji normalitas data dan uji linearitas data, sedangkan untuk uji analisis data sendiri menggunakan uji korelasi Pearson product moment. 4) Tahap penarikan kesimpulan, dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan analitik yang dimiliki siswa dengan hasil belajar siswa pada materi bentuk aljabar. Perhitungan koefisien determinasi (r-square) menunjukkan hasil sebesar 55,8% yang berarti variabel kecerdasan analitik berpengaruh terhadap variabel hasil belajar siswa pada materi bentuk aljabar sebesar 55,8% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Kelas VIII dalam Materi SPLDV Dewi Aulia Rahmawati; Dani Firmansyah
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kemampuan berpikir kreatis matematis siswa SMP kelas VIII disalah satu SMP kota Bekasi dalam menyelesaikan soal soal system persamaan linear dua variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek 5 orang siswa kelas VIII di salah satu SMP yang ada di kota Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berdasarkan indikator berpikir dengan lancar, berpikir secara luwes, berpikir secara orisinil, dan berpikir secara elaboratif. Berdasarkan hasil pembahasan penelitian ini menunjukan nilai hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis 1) berpikir dengan lancar, pada indikator ini diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis yang merupakan soal pada nomor 1 memperoleh nilai persentase sebesar 55% (2) berpikir secara luwes, diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif yang merupakan soal pada nomor 2 memperoleh nilai persentase sebesar 75% (3) berpikir secara orisinil, diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap berpikir secara orisinil yang merupakan soal pada nomor 3 memperoleh nilai persentase sebesar 85% (4) berpikir secara elaboratif, diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa yang merupakan soal pada nomor 3 memperoleh nilai persentase sebesar 80%.
Mapping Cognitive Breakdown in Mixed Integer Operations: A Newman Error Analysis of Secondary Students’ Problem-Solving Resa Septiani; Dani Firmansyah
Didactical Mathematics Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v8i1.16978

Abstract

This study aims to analyze Grade VII students’ errors when solving mixed-integer operation problems using the Newman Error Analysis (NEA) framework. A qualitative case study design was employed to obtain an in-depth understanding of students’ cognitive processes underlying their errors. The participants were 23 students from a junior secondary school in West Java, Indonesia, selected through purposive sampling. Data were collected through a diagnostic test, semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis. Student responses were classified into five stages of NEA: reading error, comprehension error, transformation error, process skills error, and encoding error. Data were analyzed using an interactive qualitative model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that students’ correct response rates remained below 15% across all items, indicating substantial conceptual and procedural weaknesses. Reading errors were minimal; however, comprehension, transformation, process skills, and encoding errors occurred at consistently high frequencies. The dominant difficulties were related to misunderstandings of the operational hierarchy, particularly the equal precedence of multiplication and division and the left-to-right processing rules. Cross-case analysis showed that similar incorrect answers originated from different cognitive sources, including conceptual rigidity, weak procedural fluency, limited metacognitive monitoring, and affective factors such as confusion and anxiety. This study shows that students’ errors in mixed-integer operations follow identifiable cognitive patterns rather than occur randomly. The findings underscore the importance of strengthening conceptual understanding and integrating metacognitive strategies into mathematics instruction to prevent cascading errors in problem-solving.