Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Innovative: Journal Of Social Science Research

Hubungan Antara Adversity Quotient Terhadap Craving Pada Mantan Pecandu Narkoba Di Kota Manado Ekaria Victoria Purnama Sumakul; Emmanuel Satyo Yuwono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient terhadap craving pada mantan pecandu narkoba di kota manado. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain regresi sederhana untuk mengetahui hubungan antara variable adversity quotient (AQ) terhadap craving. Partisipan penelitian ini adalah mantan pecandu narkoba di kota manado yang berjumlah 55 orang menggunakan teknik nonprobability sampling. Pengukuran menggunakan skala likert dengan adversity quotient (α=95,24) dan craving (α=22,83). Hasil penelitian menunjukan bahwa terhadap hubungan negative yang signifikan antara adversity quotient terhadap craving. Dengan demikian semakin tinggi adversity quotient yang dimiliki oleh mantan pecandu narkoba di kota manado maka semakin rendah craving.
Gambaran Perilaku Prososial pada Mahasiswa Pecinta Alam Shintya Analia Parahita; Emmanuel Satyo Yuwono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6093

Abstract

Mahasiswa Pecinta Alam merupakan organisasi mahasiswa yang mempunyai peran menjaga kelestarian lingkungan dengan menjalankan kode etik pencinta alam yang di dalamnya juga terdapat nilai tolong menolong dalam menjaga lingkungan. Perilaku menolong yang diterapkan mahasiswa dalam kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam juga menjadi salah satu wujud suatu tindakan bersukarela tanpa paksaan untuk membantu dan menguntungkan orang lain baik rekan sesama Mahasiswa Pecinta Alam maupun kelompok lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku prososial yang dialami oleh mahasiswa pecinta alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis deskriptif. Tujuan peneliti memilih metode fenomenologis deskriptif untuk dapat menggambarkan fenomena yang dialami selama proses menjalani kegiatan dalam Mahasiswa Pecinta Alam, salah satunya pendakian. Tempat yang dilakukan dalam penelitian ini yakni di wilayah Kota Salatiga. Informan dalam penelitian ini merupakan tiga mahasiswa pecinta alam, dengan satu berstatus sebagai ketua dan dua sebagai anggota di Mahasiswa Pecinta Alam masing-masing informan. Data dari penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa bentuk penerapan perilaku prososial oleh Mahasiswa Pecinta Alam berupa memberikan bantuan secara sukarela, memberikan bantuan dalam kondisi berisiko, memberikan dorongan psikologis, dan bantuan secara spontan.
Harga diri dan Pengungkapan diri: Kajian Korelasional pada Perempuan Jawa di masa Dewasa Awal Prasetyarini, Nabila Rizka; Emmanuel Satyo Yuwono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19433

Abstract

Perempuan Jawa yang memasuki masa dewasa awal berada di akhir fase remaja menuju kedewasaan yang matang. Pada tahap ini, mereka mulai menerima peran, tanggung jawab, serta harapan baru terhadap diri sendiri. Namun, tradisi Jawa yang masih kental sering membatasi perempuan dalam menyuarakan pendapat, karena dianggap tidak bernilai. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara harga diri dan pengungkapan diri pada perempuan Jawa di masa dewasa awal. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 145 responden usia 18–40 tahun menggunakan teknik incidental sampling. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai r = 0,840 dengan signifikansi 0,01 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan positif signifikan antara harga diri dan pengungkapan diri. Semakin tinggi harga diri, semakin tinggi pula pengungkapan diri. Hasil ini diharapkan mendorong perempuan Jawa dewasa awal memahami pentingnya pengungkapan diri dalam membangun harga diri dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kata Kunci: Harga diri; Pengungkapan diri; Perempuan Jawa; Dewasa awal Abstract Javanese women entering early adulthood are at the end of adolescence and transitioning into mature adulthood. At this stage, they begin to accept new roles, responsibilities, and expectations about themselves. However, deeply rooted Javanese traditions often restrict women from expressing their opinions, as these are seen as insignificant. This study aimed to examine the relationship between self-esteem and self-disclosure in Javanese women during early adulthood. The research used a quantitative correlational design, involving 145 respondents aged 18–40 through incidental sampling. The hypothesis test showed a correlation value of r = 0.840 with a significance level of 0.01 (p<0.05), indicating a significant positive relationship between self-esteem and self-disclosure. The higher the self-esteem, the greater the level of self-disclosure. These findings are expected to encourage Javanese women in early adulthood to understand the importance of self-disclosure in building self-esteem and improving psychological well-being. Keyword: Self-esteem; Self-disclosure; Javanese women; Early adulthood
Penerimaan Orang Tua Dengan Anak Yang Mengalami Kehamilan di Luar Nikah Kurniawati, Elia; Satyo Yuwono, Emmanuel
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7706

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran tahapan penerimaan orang tua terhadap kehamilan pranikah anak dan tinggal dalam satu rumah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara dan teknik observasi. Penelitian ini mengambil 3 partisipan yang merupakan orang tua dari anak yang mengalami hamil di luar nikah. Proses penerimaan diri orang tua dapat tercapai melalui beberapa fase yaitu, penolakan, marah, depresi, penawaran, dan penerimaan. Hasil analisis dalam penelitian ini mendapati ketiga responden telah melalui tahapan-tahapan dalam proses penerimaan, dimulai dari fase penolakan yang ditunjukkan dengan rasa kekecewaan, malu dan tidak terima dengan kondisi kehamilan anaknya. Fase marah ditunjukkan dengan menyalahkan perbuatan anak dan pasangannya yang berakibat pada kehamilan. Fase depresi yang dialami responden ditunjukkan dengan rasa putus asa, tertekan dan kehilangan harapan. Kemudian fase penawaran dilakukan dalam bentuk memberikan opsi kepada pasangan untuk bertanggungjawab dan melanjutkan kehidupan dengan menikah. Pada fase penerimaan, ketiga responden memberikan bantuan dan menerima anak serta pasangannya untuk tinggal dalam satu rumah.