Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Gangsa Elektronik menggunakan Sensor Piezo-electric berbasis Microcontroller I Gede Eka Wiantara Putra; Made Adi Surya Antara
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2022): PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v9i1.4005

Abstract

Gangsa is a traditional jam musical instrument from Bali that has ten tone blades. This tool is played by hitting the blade and touching it for muted. This tool is quite expensive because of the materials and elements of art in it. In this study, designed and built a prototype of a modern and cheaper musical instrument for the needs of learning media. The prototype is designed to have a piezo-electric sensor connected to an Arduino Pro-mini as an input signal. This signal then passes the play threshold value as a determinant of whether the tone on a bar is played or not. The tone on each bar is stored on an SD-card with a PCM wav format of 12,000 kHz, 8 bits, mono. The next step after playing the bar tone is damping using a touch sensor. The sensor is designed using a darlington circuit and is connected to an Arduino as a tone-damping signal. The method is able to produce sound with good quality, but only for one bar. After playing the 5th bar, the quality of the resulting sound decreases even more. For that, a series of mixers is added for better and louder sound quality
OPTIMALISASI MESIN KOMPOSTER DI TPS3R BESTARI DESA BENGKEL KAB. TABANAN BALI Ida Bagus Putu Widja; I Wayan Arsa Suteja; Made Adi Surya Antara; I Gede Eka Wiantara Putra
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1a (2023): Special Issue
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v6i1a.5910

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Bengkel yang merupakan salah satu desa wisata di wilayah Tabanan Bali, membuat pihak desa dan pemerintah kabupaten Tabanan pada tahun 2022 membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan kelompok kerja yang diberi nama TPS3R Bestari. TPS3R Bestari sendiri memiliki 2 buah mesin komposter yang digunakan untuk memutar sampah agar proses fermentasi menjadi lebih merata untuk menghasilkan pupuk kompos lebih cepat. Mesin komposter tersebut harus diaktifkan di waktu tertentu atau saat suhu kompos mencapai 50oC. Sayangnya produktifitas pembuatan kompos menjadi kurang optimal karena proses pengaktifan mesin komposter masih dilakukan secara manual dan sering kali terlupakan oleh para pekerja karena berbenturan dengan proses kerja lainnya. Berlatar belakang permasalahan tersebut kami dari Politeknik Nasional berkesempatan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mendesain sebuah alat berupa saklar otomatis berbasis mikrokontroler. Alat tersebut dipasangkan pada mesin komposter untuk membuat mesin berputar secara otomatis mengikuti alur program timer dan sensor suhu. Dengan demikian pekerja hanya perlu memasukkan sampah ke drum mesin tanpa perlu memikirkan proses pengadukannya, tinggal menunggu hari untuk memanen kompos. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ternyata mampu mengoptimalkan kerja mesin komposter sekaligus membantu efisiensi tenaga kerja dimana alat saklar yang terpasang tersebut berhasil membuat mesin komposter berputar secara otomatis. Pekerjaaan aktivasi mesin telah dialihkan ke saklar otomatis setiap harinya, sehingga kinerja mesin yang optimal dapat dirasakan menfaatnya oleh pengelola TPS3R Bestari.