Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Role of Amil Zakat Institutions in the Development of Economic Da'wah (Study on Distribution of Zis Funds through the Bankziska Program in Ponorogo) Adib Khusnul Rois; Azid Syukroni; Nurul Abidin
Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Vol 6 No 2 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/perisai.v6i2.1608

Abstract

The role of the Amil Zakat institution is very much needed in society, many Amil Zakat institutions have the passion to provide assistance to the community by making moral and material contributions. One of the Amil Zakat institutions in Ponorogo is Bank Ziska or stands for financial assistance from zakat funds, infaq-shodaqoh and other religious social funds. The funds obtained will eventually be used for the welfare of the people by using various distribution methods. Bank Ziska in Ponorogo is an example of an amil zakat institution that has provided various kinds of economic development programs for the people and community empowerment, including giving cash to people who have been entangled in usury debt and cannot pay it, another program is to create an UMKM village that has was inaugurated by the Regent of Ponorogo, Sugiri 'Kang Giri' Sancoko in the MSME Village of Moneylender-Free Empowerment and the Digitalization of Bank Ziska Lazismu in Jintab Hamlet, Wonokerto Village, Jetis District 2021. for the national amil zakat institution.
PENGEMBANGAN RASA INGIN TAHU SANTRI TERHADAP ILMU SYAR’I MELALUI PENDIDIKAN ISLAM DI SMPI AMANAH UMMAH MOJOLABAN Nabilah Fairuz Firdaus; Nurul Abidin; Adib Khusnul Rois
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.682

Abstract

Rendahnya rasa ingin tahu sebagian generasi muda terhadap ilmu syar’i berpotensi mengurangi pemahaman dan pengalaman ajaran Islam, sehingga diperlukan upaya Pendidikan yang mampu membangun motivasi belajar dan karakter keilmuan santri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan rasa ingin tahu santri terhadap ilmu syar’i melalui Pendidikan Islam di SMPI Amanah Ummah Mojolaban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan rasa ingin tahu santri dilakukan melalui pembelajaran interaktif, keteladanan guru, lingkungan sekolah yang relegius, pelaksanaan halaqoh ilmiah, dan pemanfaatan sumber belajar yang memadai sehingga mendorong santri lebih aktif bertanya, berdiskusi, mencari informasi, dan mengaitkan ilmu syar’i dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, pengembangan tersebut masih menghadapi kendala berupa metode pembelajaran yang kurang variatif, motivasi internal sebagian santri yang belum optimal, dan kebiasaan belajar yang pasif. Penelitian disimpulkan bahwa Pendidikan Islam berperan penting dalam mengembangkan rasa ingin tahu santri terhadap ilmu syar’i. Akibatnya, diperlukan inovasi pembelajaran dan penguatan motivasi belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mengoptimalkan penguasaan ilmu syar’i.