Rahman Rahman
Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hidayah Bogor

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tak Ada Domba di Kampung Naga: Studi Etnografi Perayaan Idul Adha dan Hajat Sasih di Kampung Naga Tasikmalaya Jawa Barat Rahman Rahman
Refleksi Vol 14, No 1 (2015): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.61 KB) | DOI: 10.15408/ref.v14i1.10171

Abstract

Human beings always try to implement their religious faith invarious rituals as an instrument to be closed to God. One of such rituals is‘Īd al-Aḍḥā (Islamic Great Bairam) conducted by the community KampungNaga.This ritual accomplishment is continued by Hajat Sasih as thanksexpression to their ancestors. However, they more respect their traditionalcustom, Hajat Sasih ritual, rather than Islamic ritual eventhough theyare actually Muslims. For this reason then they do not sacrifice a lamb inthe Great Bairam day (as obliged by the Islamic doctrine), for they claimthat they are poor people, but on the other occasion they do so for theirtraditional ritual such as ngaruwat lembur. This article uses ethno-sciencebelonging to James P. Spradley.
STRATEGI PENGELOLA TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) LENTERA PUSTAKA DALAM UPAYA MEMBERANTAS BUTA AKSARA PADA MASYARAKAT DESA SUKALUYU KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOGOR Muhammad Akbar Anugrah; Arief Rahman Badrudin; Rahman Rahman
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol 3, No 1 (2023): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.078 KB)

Abstract

Strategi pemberantas buta aksara sangat diperlukan oleh pengelola Taman Bacaan Masyarakat agar pemberantasan buta aksara bisa maksimal dilakukan. Penelitian ini bertempat di TBM Lentera Pustaka dengan menggunakan metode kualitatif lapangan. Strateginya: pertama, konsistensi waktu jadwal belajar. Kedua, metode pembelajaran yang terdiri dari: (1) metode pembelajaran bersifat partisipatif. (2) metode pembelajaran TBM Eduitainment. (3) metode pembelajaran Belajar Senang (Be-nang). Ketiga, keaktifan belajar. Upaya pengelola dalam menghidupkan program pemberantasan buta aksara: mempublikasikan ke media sosial semua aktivitas program berantas buta aksara, aktivitas TBM selalu dituliskan di blog. Faktor pendukung: adanya tempat dan fasilitas, adanya pengajar. Faktor penghambat: sikap apatis dari sebagian masyarakat, gengsi dan malu, serta kurangnya kepedulian. Solusi bagi penghambat pemberantasan buta aksara adalah: fokus menjalankan dan mengaktifkan program tersebut, pengelola selalu menanamkan nilai-nilai konsisten terhadap pengajar dan yang diajarnya.
STRATEGI TENAGA PENDIDIK DALAM UPAYA MEMBENTUK KARAKTER SISWA MELALUI SISTEM KETARUNAAN DI SMKN 2 SUBANG Sobari Sobari; Arief Rachman Badrudin; Rahman Rahman
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol 3, No 1 (2023): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.696 KB)

Abstract

Kajian ini akan fokus pada beberapa pertanyaan penting terkait strategi pendidikan karakter yang berfokus pada remaja dari awal hingga akhir pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan edukatif, psikologis dan sosiologis. Teknik pengumpulan data dan instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan instrumen penelitiannya adalah peneliti sebagai instrumen kunci. Dan instrumen pelengkapnya adalah lembar observasi, pedoman wawancara, alat tulis dan alat rekam. Analisis data menggunakan tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem taruna adalah melatih fisik dan mental siswa agar berkarakter, mengedepankan disiplin yang ketat. Dari awal masuk sekolah dengan Latdastar dan dengan kebiasaan sehari-hari dengan apel pagi, siang dan sore. Sedangkan kendala yang muncul mulai dari kurangnya kehandalan pendidik, kurangnya kesadaran dan motivasi masing-masing, berbagai kondisi fisik dan mental peserta didik, dan terakhir lingkungan pergaulan atau teman sebaya. Maka solusi yang ditempuh adalah mengadakan pelatihan bagi para pendidik dan menerapkan sistem militer yang ketat namun tetap menyenangkan untuk membentuk mental, fisik dan tanggung jawab para siswa.
Tak Ada Domba di Kampung Naga: Studi Etnografi Perayaan Idul Adha dan Hajat Sasih di Kampung Naga Tasikmalaya Jawa Barat Rahman Rahman
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v14i1.10171

Abstract

Human beings always try to implement their religious faith invarious rituals as an instrument to be closed to God. One of such rituals is‘Īd al-Aḍḥā (Islamic Great Bairam) conducted by the community KampungNaga.This ritual accomplishment is continued by Hajat Sasih as thanksexpression to their ancestors. However, they more respect their traditionalcustom, Hajat Sasih ritual, rather than Islamic ritual eventhough theyare actually Muslims. For this reason then they do not sacrifice a lamb inthe Great Bairam day (as obliged by the Islamic doctrine), for they claimthat they are poor people, but on the other occasion they do so for theirtraditional ritual such as ngaruwat lembur. This article uses ethno-sciencebelonging to James P. Spradley.
Peran Pendidikan dalam Mengembangkan Karir Mahasiswa Menuju Indonesia Emas Abdul Jabar Idharudin; Rahman Rahman; Muwahidah Nurhasanah
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i3.106

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam mengembangkan karir mahasiswa Program Beasiswa S1 STAI Al-Hidayah Bogor dengan latar belakang meningkatnya masalah pengangguran di Indonesia yang memerlukan strategi yang efektif dalam pengembangan kompetensi dan keterampilan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi l, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif interpretatif untuk memahami dinamika pengembangan karir mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan peran pendidikan dalam pengembangan karir mahasiswa di STAI Al-Hidayah Bogor diterapkan bersifat sistematis, integratif, dan kolaboratif yang terdiri dari tiga tahap efektif: proses seleksi mahasiswa pilihan, pendidikan dan pembinaan karir di pesantren, serta penempatan magang karir. Selain itu, terdapat peningkatan kesejahteraan finansial yang mendukung pengembangan soft skills dan internalisasi nilai-nilai keislaman, yang berkontribusi dalam membentuk karakter mahasiswa agar dapat beradaptasi dan berkontribusi di berbagai sektor sesuai dengan program studi Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya mencapai Indonesia Emas melalui pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Kata Kunci: Pendidikan, Pengembangan Karir, Mahasiswa   Abstract This study aims to analyze the role of education in developing the careers of scholarship students in the S1 program at STAI Al-Hidayah Bogor, against the backdrop of the increasing unemployment problem in Indonesia, which requires effective strategies for developing the competencies and skills of students to enter the workforce. The method used in this research is qualitative with a case study approach, where data is obtained through interviews, observations, and documentation. Data analysis is conducted descriptively and interpretively to understand students' career development dynamics. The results indicate that the role of education in the career development of students at STAI Al-Hidayah Bogor is implemented in a systematic, integrative, and collaborative manner, consisting of three effective stages: the selection process of chosen students, education and career development in the pesantren, and career internship placements. Additionally, there is an increase in financial welfare that supports the development of soft skills and the internalization of Islamic values, contributing to the character formation of students to adapt and contribute in various sectors in line with the study programs of Islamic Education and Islamic Education Management. This research is expected to contribute to efforts in achieving an advanced Indonesia through the development of quality human resources. Keywords: Education, Career Development, Students