Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Usahatani Kakao Pola Swadaya Di Desa Talontam Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi Yuyunisari Yuyunisari; Evy Maharani; Susy Edwina
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 5 (2018): Edisi 1 Januari s/d Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-help pattern is the pattern of cocoa plantation done by the farmers where the business capital is purely from the farmers or the community themselves without the help of other parties. This research focuses on cocoa plantation in Talontam Village, where to know the cocoa farming pattern that is not yet known whether the farming can increase the income of farmers in Benai.DataSubdistrict used in this research is primary data and secondary data. This research technique used is purposive sampling. Stages of data analysis in this study include (1) Income Analysis of Cocoa Farmers Self-Supporting Patterns that calculate (farm costs, gross income, net income, and family income). (2) Analysis of the efficiency of cocoa farming self-help pattern. The results of the study with the average land area of cocoa self-help pattern with the average of 0.17 Ha cocoa area with net income (Rp.3.622.835,85 / lg / th) then cocoa farming is also feasible and efficient where the value of Return Cost Ratio ≥ 1 based on arable land 2.3. Keywords :cocoa, farming,income,self-help pattern
Analisis Kinerja Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKep) Raja Bejamu Mandiri Dengan Balanced Scorecard Yuyunisari Yuyunisari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3269

Abstract

Penelitian ini akan mengukur kinerja BUMKep Raja Bejamu Mandiri menggunakan pendekatan balanced scorecard, tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja dengan empat perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan. Metode penelitian ini adalah metode observasi partisipatif dengan teknik analisis data kualitatif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ke empat perspektif balanced scorecard tersebut memiliki nilai total skor keseluruhan sebesar 72,9% kategori A dalam kondisi sangat sehat. Perspektif keuangan dengan nilai komponen akhir sebesar 66,6% kategori A dalam kondisi sangat sehat, perspektif pelanggan sebesar 100% kategori AAA dalam kategori sehat, perspektif bisnis internal sebesar 62,5% kategori BBB kondisi kurang sehat dan perspektif pertumbuhan sebesar 62,5% kategori BBB dalam kondisi kurang sehat. Dengan hasil pengukuran kinerja tersebut BUMKep Raja Bejamu Mandiri dapat mengetahui kelemahan dan kekurangan serta mengevaluasi masing-masing kinerja BUMKep, pengukuran kinerja menggunakan balanced scorecard dapat melihat kinerja secara keseluruhan untuk mengambil strategi pengembangan BUMKep Raja Bejamu mandiri.
Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Yuyunisari Yuyunisari; Syikhristani Syikhristani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i2.6122

Abstract

Sebagian masyarakat di Kecamatan Sinaboi membudidayakan tanaman kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan rasio penerimaan dan biaya pada usahatani kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Agustus hingga Oktober 2024 di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Penelitian ini mengumpulkan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan untuk menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya produksi untuk usahatani kelapa sawit sebesar Rp5.449.786,00/th/ha. Rata-rata penerimaan usahatani kelapa sawit sebesar sebesar Rp25.332.427,00/ th/ha. Rata-rata pendapatan usahatani kelapa sawit sebesar Rp18.772.531,91/th/ha. Usahatani kelapa sawit di Kecamatan Sinaboi secara ekonomi menguntungkan berdasarkan nilai rasio R/C sebesar 4,04 atau lebih besar dari 1. Hal ini berarti bahwa untuk setiap tambahan Rp1.000,00 biaya yang dikeluarkan oleh petani akan menghasilkan pendapatan sebesar Rp4.040,00.
Pemanfaatan Internet Of Things (IoT) untuk Mengoptimalkan Sistem Irigasi dalam Menunjang Ketahanan Pangan dan Produksi Pertanian Berkelanjutan di SMKN 2 Tanah Putih Syikhristani Syikhristani; Riris Agustin; Siti Sahara Lubis; Meli Roslianti; Yuyunisari Yuyunisari; Chusrin Irwansyah; Sari Susanti
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Juli : SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v5i3.2704

Abstract

The utilization of Internet of Things (IoT) technology in the agricultural sector offers an innovative solution to overcome the inefficiencies of traditional irrigation systems, which are still commonly applied in vocational education environments such as SMKN 2 Tanah Putih. This study aims to design and implement an automatic irrigation system based on IoT using soil moisture sensors, an Arduino microcontroller, and an ESP8266 communication module. The system enables real-time monitoring and control of plant watering via an internet-based application. The implementation results demonstrate increased efficiency in water usage and more optimal plant maintenance compared to conventional methods. By integrating technology into learning practices and school-based agricultural activities, this project not only supports local food security efforts but also provides a concrete contribution to the adoption of sustainable agriculture in educational institutions.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASI BAGI MAHASISWA SMK N 1 RIMBA MELINTANG KABUPATEN ROKAN HILIR Susanti, Sari; Irwansyah, Chusrin; Roslianti, Meli; Syikhristani, Syikhristani; Yuyunisari, Yuyunisari
JURNAL UNIV.BI MENGABDI Vol 3 No 2 (2024): Jurnal UNIV.BI Mengabdi : Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/mengabdi.v3i2.2456

Abstract

ABSTRAK Dilingkungan SMKN 1 Rimba Melintang masih banyak limbah pertanian yang belum di manfaatkan dengan baik. Oleh sebab itu, kami melakukan Pengabdian Masyarakat di SMKN 1 Rimba Melintang ini, untuk berbagi ilmu pengetahuan terkait pengolahan limbah yang belum diolah secara efektif dan efesien. Metode yang digunakan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan pupuk bokasi. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi terkait pembuatan pupuk bokasi dan di lanjukan praktik pembuatan pupuk bokasi itu sendiri. Kegiatan pelatihan diawali dengan memberikan pretest bagi peserta. Tahap selanjutnya kegiatan pelatihan pembuatan pupuk bokasi, alat yang disiapkan; cangkul, ember, terpal dan, hand sprayer, sedangkan bahan yang dipersiapkan: dedaunan, kotoran ternak, dedak, gula air, EM4 dan air. Melalui proses inkubasi di terpal yang tertutup rapat dan dibolak-balik kurang lebih 14 hari (tergantung tekstur daun yang difermentasi) pupuk bokasi siap untuk diaplikasikan sesuai kriteria yang siap dipakai. Pada akhir kegiatan diberi posttest, hasil menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Kata Kunci: Pelatihan, Pembuatan, Pupuk Bokashi
Analisis Pendapatan dan Efisiensi Usaha Produk Olahan Udang di Kepenghuluan Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Yuyunisari Yuyunisari; Mailisa Mailisa; Febrina Ramadhani; Indah Fitriani
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v5i2.6119

Abstract

Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi District, utilizes maritime potential with abundant sea catches as the main source of income. This study analyzes the income and efficiency of shrimp processing businesses, including shrimp crackers. The method used is a survey with a purposive sampling tech-nique. Data were obtained through observation, interviews, and literature. The results of the analysis show that the shrimp cracker processing business has an R/C ratio of 1.89. This value indicates that this business is efficient and feasible to be developed because every expenditure of 1 rupiah can generate income of more than 1 rupiah. The average income per shrimp cracker production is IDR 642,116.77, with a total cost of shrimp crackers of IDR 717,883.23 Based on the results of the study, the shrimp processing business in Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Sinaboi District, Rokan Hilir Regency has proven to be financially feasible and has great potential to be further developed.
Prospek Perkebunan Kelapa Sawit Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Di Provinsi Riau Yuyunisari, Yuyunisari; Mailisa, Mailisa; Ramadhani, Febrina; Irwansyah, Chusrin; Syikhristani, Syikhristani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.13899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat produksi dan luas lahan/areal perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau serta Rekomendasi strategi pengembangan untuk mengetahui prospek komoditi kelapa sawit di Provinsi Riau dalam meningkatkan pendapatan petani. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil analisis SWOT komoditi kelapa sawit, maka diperoleh: Kekuatan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau merupakan komoditas unggulan dimana Provinsi Riau merupakan salah satu sentra produksi kelapa sawit, tersedianya lahan yang cukup luas karena karakter lahan pertanian Provinsi Riau cocok untuk tanaman perkebunan khususnya kelapa sawit, Provinsi Riau merupakan provinsi spesialisasi komoditas kelapa sawit dengan lokasi yang cenderung teraglomerasi dan dukungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dalam bentuk kebijakan dan program. Perubahan pangsa produksi 4 (empat) minyak nabati utama dunia, penerapan kebijakan Pemerintah China program B5 dan kemampuan Pemerintah India hanya bisa memenuhi kebutuhannya sebesar 30 persen minyak nabatinya, penetapan kebijakan mandatori biodiesel di Indonesia hingga mencapai B-30 pada tahun 2025 mendatang dan Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam mengembangkan industri hulu dan hilirisasi kelapa sawit nasional. Ancaman kebijakan luar negeri dalam membatasi impor CPO dan produk turunannya dari Indonesia.
Analisis Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Fitriani, Indah; Rezeki, Sri; Yuyunisari, Yuyunisari; Ramadhani, Febrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ SMK Keuangan Pekanbaru tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes tertulis KPMM yang terdiri dari dua butir soal berdasarkan empat indikator pemecahan masalah menurut George Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPMM siswa pada indikator memahami masalah berada pada kriteria kurang dengan rata-rata 45,15%. Pada indikator merencanakan penyelesaian berada pada kriteria baik dengan rata-rata 75%. Selanjutnya, pada indikator melaksanakan rencana berada pada kriteria cukup dengan rata-rata 68,90%. Sementara itu, pada indikator memeriksa kembali hasil penyelesaian berada pada kriteria sangat kurang dengan rata-rata 49,50%. Secara keseluruhan, nilai rata-rata KPMM siswa adalah 59,64% yang berada pada kriteria cukup. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, siswa perlu dibiasakan mengerjakan soal-soal nonrutin untuk meningkatkan KPMM.
DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI STRATEGI KETAHANAN PANGAN KELUARGA PADA KELOMPOK WANITA TANI DI KECAMATAN TANAH PUTIH Yuyunisari Yuyunisari; Syikhristani Syikhristani; Chusrin Irwansyah; Sari Susanti; Meli Roslianti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai strategi ketahanan pangan keluarga melalui diversifikasi pangan berbasis ubi ungu di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya diversifikasi pangan serta pelatihan pembuatan churros ubi ungu sebagai produk olahan pangan lokal bernilai ekonomi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan keluarga, meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah ubi ungu menjadi produk pangan modern, serta mendorong munculnya usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Produk churros ubi ungu yang dihasilkan memiliki rasa yang enak, tekstur yang menarik, dan berpotensi dipasarkan untuk menambah pendapatan keluarga. Simpulan pengabdian ini adalah diversifikasi pangan berbasis potensi lokal mampu menjadi strategi efektif dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan pemanfaatan pangan lokal, serta mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berbasis pangan lokal.