Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) YANG DIBERI PAKAN Tubifex sp DENGAN JUMLAH BERBEDA Muhammad Sobirin; Rusliadi Rusliadi; Niken Niken
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 (2018): Edisi 1 Januari s/d Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                      ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2017 bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan Kelautan Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan gabus yang diberi pakan Tubifex sp dengan jumlah berbeda. Penelitian ini menggunakan wadah akuarium berukuran 40 x 30 x 40 cm3 dengan ketinggian air 10 cm sebanyak 12 unit. Pakan yang digunakan berupa cacing Tubifex sp, diberikan dengan dosis 15, 30, 45 dan 60% dari bobot tubuh ikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yakni Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Dari hasil penelitian perlakuan yang terbaik adalah pemberian pakan dengan dosis 60%/ bobot tubuh yang dapat menghasilkan laju pertumbuhan bobot mutlak (1,93 gram), pertumbuhan panjang mutlak (5,25 cm), pertumbuhan panjang spesifik (6,03%) dan kelulushidupan (86,11%). Kualitas air selama penelitian diperoleh pH 6,0-7,0, suhu 26-28 0C, DO 3,1-3,2 mg/l, amonia 0,01-0,05 mg/l. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan gabus (Channa striata) yang diberi pakan Tubifex sp dengan jumlah berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus (Channa striata). Kata Kunci : Tubifex sp, ikan gabus, Pertumbuhan dan Kelulushidupan.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Materi Kerja Sama Dalam Berbagai Bidang Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match Terhadap Hasil Belajar Muhammad Sobirin; Welius Purbonuswanto
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v10i1.64411

Abstract

Improving Activeness and Learning Outcomes of Applicable Norms in Social Life toRealize Justice through the Make A Match Type Cooperative Method for Class VIIB students ofSMP Negeri 1 Dukun in the 2021/2022 academic year. The purpose of this study was todetermine whether there was an increase in PPKn activity and learning outcomes for classVIIB students of SMP Negeri 1 Dukun in the 2021/2022 academic year by using the Make AMatch type of learning method. This research was carried out at SMP Negeri 1 Dukun in theacademic year 2021/2022 with the subjects of the study being class VIIB students consisting of14 male students and 14 female students. The method used in this classroom action researchconsists of two cycles. In the first cycle, learning was carried out using the Make A Matchcooperative method in large groups, each group consisting of 7 students, while in the secondcycle using the Make A Match cooperative method in small groups, each group consisting of 4students.Each cycle consists of four stages of research, namely planning, implementingactions, observing and reflecting. Comparative descriptive is done by comparing the data inthe initial conditions, cycle I, and cycle II, both on learning activity and learning outcomes.The results of the study show that: First, the use of the Make A Match type cooperative methodcan increase the learning activity of Cooperation Civics in various fields for class VIIBstudents of SMP Negeri 1 Dukun in the 2021/2022 academic year. It is proven that thepercentage of students in active learning increased from the initial condition of 54% to 83% inthe first cycle and to 93% in the second cycle or in the final condition, an increase of 39% fromthe initial condition. Second: the use of the Make A Match type of cooperative method canimprove Civics learning outcomes on Cooperation materials in various fields in class VIIB ofSMP Negeri 1 Dukun in the 2021/2022 academic year. It is proven that the percentage ofstudent learning completeness increased from the initial condition of 46% to 79% in the firstcycle and to 84% in the second cycle or an increase of 38% from the initial condition.
Pemanfaatan Botol Bekas Sebagai Media Budidaya Hidroponik Di Jama’ah Yasinan Dusun Bulakbunder Desa Widodaren, Gerih, Ngawi, Jawa Timur Siti Khoirul Bariah; Tedy Oktavian; Elly Puji Wardani; Muhammad Sobirin; Chamim Qorienama; Sugiharto
Jurnal Abdikarya Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53627/jap.v2i1.5433

Abstract

Abstract: Implementation of actions that are accompanied by an understanding of Islamic teachings as their background will increase the strength of intention, belief and commitment in carrying them out in a sustainable manner. Humans are entrusted with the universe as a means to worship Allah SWT. Efforts to manage plastic help preserve the environment and extend its use value so that it can have a positive impact on the surrounding environment and aspects of the welfare of the perpetrators because it is a product that has economic value. This activity can be one of the innovative activities for congregations to apply Islamic values ​​in environmental aspects and improve living welfare. Community service uses Participated Action Research which refers to the change agenda to meet the desired expectations in society. Its implementation requires the active participation of the assisted community. Changes in knowledge and skills are seen in Yasin congregations, but there is no data on the sustainability of its implementation in real life. This indicates that this training brought about personal changes in the aspects of knowledge and skills in utilizing used bottles in growing vegetables through hydroponics. However, it has not yet reached economic and social changes. There is a need for follow-up assistance in the utilization of used bottles as a hydroponic vegetable growing medium with the target of fulfilling family nutrition. Systematic assistance that facilitates activities up to one harvest so that pilgrims experience first-hand experience in practicing and harvesting hydroponic vegetables. Keywords: Hydroponics, Plastic Bottles, Yasinan Community Abstract: Pelaksanaan tindakan yang disertai pemahaman ajaran Islam yang melatarbelakanginya akan menambah kekuatan niat, keyakinan dan komitmen dalam melaksanakannya secara berkelanjutan.. Manusia diamanahi alam semesta sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah Swt. Upaya pengelolaan plastik membantu pelestarian lingkungan dan memperpanjang nilai gunanya sehingga dapat berdampak positif bagi lingkungan sekitar dan aspek kesejahteraan pelakunya karena poduk yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu inovasi kegiatan bagi jamaah untuk menerapkan nilai Islam dalam aspek lingkungan dan peningkatan kesejahteraan hidup. Pengabdian masyarakat menggunakan participated Action Research yang mengacu pada agenda perubahan untuk memenuhi harapan yang diinginkan dalam masyarakat. Pelaksanaannya memerlukan partisipasi aktif masyarakat yang didampingi. Perubahan pengetahuan dan ketrampilan terlihat pada jamaah yasin akan tetapi belum ada data keberlanjutan dalam pelaksanaannya di kehidupan nyata. Hal ini mengindikasikan bahwa pelatihan ini membawa perubahan personal dalam aspek pengetahuan dan ketrampilan meemanfaatkan botol bekas dalam melakukan penanaman sayuran melalui hidroponik. Akan tetapi belum sampai pada perubahan ekonomi dan sosial. Perlu adanya tindak lanjut pendampingan pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam sayuran hidroponik dengan target pemenuhan gizi keluarga. Pendampingan sistematis yang memfasilitasi kegiatan hingga sekali panen sehingga jamaah merasakan pengalaman langsung dalam praktik dan memanen sayuran hidroponik. Keywords: Botol Plastik, Hidroponik, Komunitas Yasinan,
Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Menangani Kenakalan Siswa MTs Nurul Haq Rumbia Lampung Tengah Muhammad Sobirin; Hernisawati, Hernisawati; Rina Mida Hayati
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i1.900

Abstract

Pendidikan akhlak adalah suatu upaya pembelajaran mendidik, memelihara, membentuk menghayati dan memberikan latihan mengenai akhlak dan kecerdasan berfikir baik yang bersifat formal maupin informal, merealisasikanya dalam perilaku akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan bimbingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode yang digunakan oleh pengajar Aqidah Akhlak di Putra Kecamatan Rumbia untuk mengatasi dampak kenakalan pada siswa kelas VII MTs Nurul Haq. Dengan menggunakan siswa kasta VII sebagai landasan data primer, penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Tiga proses mendasar adalah bagian dari sistem pengumpulan data: dokumentasi, observasi, dan konsultasi. cara pemeriksaan data melalui penyajian data, pemotongan data. dan pembatalan data temuan. Beberapa kesimpulan mendasar terungkap dari penelitian yang dilakukan di MTs Nurul Haq yang didirikan di, Kecamatan Rumbia. Contoh awal pelanggaran siswa antara lain melanggar kebijakan sekolah, melakukan perilaku tidak pantas selama kegiatan belajar mengajar, mengganggu ketertiban sekolah, dan mengabaikan standar sosial di sekolah. Kedua, keadaan rumah tangga pribadi siswa dan faktor luar khususnya yang berkaitan dengan latar belakang interaksi sosial sekolah berkombinasi sehingga menghasilkan sikap nakal. Program berbasis kebiasaan kemudian digunakan oleh guru Aqidah Akhlak sebagai pendekatan untuk mengatasi akibat dari perilaku buruk yang dilakukan siswa. Dengan fokus pada persepsi dan penerapan nilai positif dalam kegiatan ekstrakurikuler atau intrakurikuler, program ini bertujuan untuk membangun sekaligus menekan kenakalan. Namun guru Aqidah Akhlak masih menghadapi tantangan dalam upayanya memperbaiki kenakalan siswa di MTs Nurul Haq. Tantangannya dapat dibagi menjadi dua kategori: hambatan eksternal dan hambatan sekolah-keluarga. Hambatan-hambatan ini berdampak pada seberapa baik program pencegahan dan inisiatif pembentukan kebiasaan berhasil.
Implementasi Aplikasi Labeling Dan Tracking Aset Menggunakan QR Code Berbasis Web Untuk Optimasi Manajemen Aset Mohamad Ryan Herdiyana; Andi Prastyo; Muhammad Sobirin; Wasis Haryono
Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia Vol 2 No 4 (2024): Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA)
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen aset di PT Bangun Rancang Indonesia Kita menghadapi beberapa tantangan, termasuk kesulitan dalam mengidentifikasi dan melacak aset secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pelabelan dan pelacakan aset menggunakan web berbasis QR Code. Metode Waterfall digunakan untuk mengoptimalkan proses pengembangan dan implementasi aplikasi. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi manajemen aset di perusahaan. Metodologi penelitian melibatkan analisis kebutuhan perusahaan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, dan evaluasi hasil.
Learning Styles In Differentiated Instructions Are Mistakes: A Literature Study Muhammad Sobirin
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2024): June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v1i2.109

Abstract

Differentiated learning aims to accommodate students' diverse needs, abilities, and preferences in the educational process. However, the concept of "learning styles" has been a persistent yet controversial approach within this framework. This literature study critically examines the validity of learning styles as a foundation for differentiated instruction. Drawing on a wide range of research, it explores the scientific evidence (or lack thereof) supporting learning styles and highlights the potential pitfalls of relying on this concept in teaching practices. The findings reveal that while differentiated learning remains a crucial strategy, basing it on learning styles can lead to misconceptions and ineffective methods. The study concludes by offering evidence-based recommendations for educators to implement differentiated learning without the misconceptions associated with learning styles, focusing on strategies that enhance student engagement and learning outcomes.
Analisis Keterlaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Ditinjau dari Kesiapan Guru dan Siswa di Kelas X Muhammad Sobirin
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2024): October - January
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v1i3.117

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated learning on sequences and series in Grade X, focusing on the readiness of teachers and students as supporting factors. Differentiated learning is essential to meet the diverse learning needs of students with varied backgrounds and abilities. However, the success of this method heavily depends on teachers' readiness to plan and implement it, as well as students' readiness to participate effectively. This research employs a qualitative method with a case study approach, collecting data through questionnaires and observations at several high schools. The findings indicate that teachers' readiness to apply differentiated learning falls into the moderate category, while students’ readiness varies according to their initial abilities and learning motivation. Although differentiated learning can be applied to sequences and series, there are challenges related to time constraints and supporting resources. In conclusion, the success of differentiated learning on this topic relies significantly on optimal teacher readiness and adequate support for students. This study recommends additional training for teachers and efforts to enhance students’ motivation and engagement in differentiated learning.
KONSEP SISI BASYARIYAH NABI MUHAMMAD SAW DAN PENGARUHNYA TERHADAP SUNNAH Muhammad Sobirin
DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Vol. 5 No. 02 (2025): DIRAYAH: Jurnal Ilmu Hadis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/dirayah.v5i2.458

Abstract

This paper explores the basyariyah (human) dimension of the Prophet Muhammad SAW and its influence on the understanding of the Sunnah in Islam. The main focus of the study is to distinguish between tasyri’iyah Sunnah (normative/legal aspects) and non-tasyri’iyah Sunnah (human or cultural aspects), while highlighting the urgency of contextual interpretation of Sunnah in contemporary times. Employing a qualitative approach through literature review of both primary sources (the Qur’an and Hadith) and secondary sources, the study reveals that the Prophet’s human dimension encompasses aspects of character, actions, physical traits, and emotional responses, many of which are not directly tied to legal rulings. A proportional understanding of these two forms of Sunnah is essential to avoid homogenizing all of the Prophet’s actions, especially in light of evolving socio-cultural realities. The study emphasizes the need to distinguish between normative and human-contextual Sunnah as a foundation for relevant and wise religious practice.