Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Terapi Brief Mindfulness-Based Body Scan untuk Menurunkan Stres Atlet Bola Basket Wanita Profesional Dian Kartika Amelia Arbi; Tri Kurniati Ambarini
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 3 No 1 (2018): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Airlangga University Press, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.135 KB) | DOI: 10.20473/jpkm.V3I12018.1-12

Abstract

Tujuan dari intervensi ini adalah untuk menguji efektivitas terapi mindfulness-based body scan untuk mengurangi stres pada atlet bola basket wanita profesional. Intervensi ini menggunakan desain single subject design. Setiap partisipan intervensi berlatih 5 menit mindfulness breathing, 15 menit body scan, dan STOP sebagai teknik untuk menghadapi situasi stres. Pada setiap sesi terapi, partisipan akan diberikan skala perceived stress (PSS-10) untuk mengukur perubahan tingkat stres pada setiap sesinya. Hasil dari analisis visual dalam intervensi ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan stres pada partisipan setelah terapi mindfulness-based body scan. Penulis menganalisis data dengan teknik percentage of non-overlapping data (PND) untuk mengukur effect size dan hasil analisis menunjukkan efek terapi yang relatif besar untuk menurunkan stres partisipan.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga di Masyarakat Pesisir Kota Surabaya Endang R Surjaningrum; Tri Kurniati Ambarini; Atika Dian Ariana; Dian Kartika Amelia Arbi; Ika Yuniar Cahyanti; Nurul Hartini
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 5 No 2 (2020): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Airlangga University Press, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpkm.V5I22020.134-141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membekali kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan pengetahuan mengenai keluarga, pengasuhan, dan kesehatan mental. Kader PKK adalah fasilitator di tingkat desa atau kelurahan yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk meningkatkan ketahanan keluarga. Metode kegiatan adalah pembekalan materi kepada 42 kader PKK dari sembilan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Rangkah, Kota Surabaya. Metode kegiatan berupa Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dan ceramah mengenai Kesehatan Mental, Psikologi Keluarga, dan Pengasuhan. DKT diarahkan berdasarkan pertanyaan mengenai kondisi kesehatan mental masyarakat, gambaran mengenai perilaku kesehatan mental, permasalahan dalam keluarga, dan pengasuhan. Hasil diskusi dianalisis dan disimpulkan melalui pendekatan kualitatif.
Mental Health First Aid Training for Health Care Workers in the Primary Health Care Center in Surabaya Atika Dian Ariana; Tri Kurniati Ambarini; Dian Kartika Amelia Arbi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.385 KB) | DOI: 10.30595/pssh.v2i.120

Abstract

The limitation of number of mental health professionals practicing at the primary health care center requires health care workers to be able to identify and intervene early in cases of mental disorders. Therefore, mental health first aid training for health care workers is needed. This research aims to examine the effectiveness of mental health first aid training to improve mental health literacy of the health care workers in the primary health care center. This was a simple randomized design with one group. The intervention was mental health first aid training which includes six sessions, namely mental health, mental health first aid, depression, anxiety, psychotics, and action plan. The training was attended by 58 health care workers and 1 staff from the Health Office of Surabaya. The instruments used were Mental Illness: Clinicians' Attitude Scale (MICA-4) to measure attitudes towards people with mental disorders and true-false questions to measure knowledge about mental health. The result of data analysis with paired-samples t-test showed that the mental health first aid training was effective in increasing the mental health literacy of health workers. Participants showed a significant increase in understanding of mental health (t = 3.575; p = 0.000). However, the limited opportunities for practice and direct interaction with mental patients affects the insignificant impact of training on changing attitudes towards people with mental disorders (t = -0.371; p = 0.753). Finally, this study recommends training methods that involve more practice in the future.
Pertumbuhan Pasca-trauma pada Remaja yang Kehilangan Orang Tua karena Covid-19 Nita Indriani; Dian Kartika Amelia Arbi
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 7 No 2 (2022): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Airlangga University Press, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpkm.v7i22022.188-205

Abstract

This study aimed to investigate posttraumatic growth (PTG) as a process and outcomes among adolescents facing trauma after losing parents due to Covid-19. This qualitative study used an instrumental case study approach involving three participants. Data were collected using the Posttraumatic Growth Inventory (PTGI) and through interviews with general guidelines. Data were processed using theory-driven thematic analysis and their credibility was ensured through triangulation. The results found that adolescents experience a process of PTG that involved cognitive, emotional, and social components leading to perceived positive changes which could be classified into five dimensions of PTG. This finding explained PTG among adolescents more comprehensively, as it portrayed PTG as a holistic unit, integrating both the process and the outcomes.  
Hubungan Peer Influence terhadap Munculnya Perilaku Non-Suicidal Self-Injury pada Remaja Mailaffayza, Qorinatu; Arbi, Dian Kartika Amelia
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 3 No 2 (2023): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/brpkm.v3i2.51229

Abstract

This research aims to determine whether there is a relationship between peer influence and the emergence of non-suicidal self-injury behavior in adolescents. Peer influence refers to the effect that peers have on an individual's behavior, attitudes, and. NSSI includes five criteria: the behavior involves deliberate self-injury (e.g., cutting, burning, scratching, hitting oneself), the behavior is not done with a conscious intent to commit suicide. This research uses quantitative survey methods. Data analysis of this research used correlation techniques. Results indicated a significant positive relationship (r=0.276; p=0.005<0.05), if there is an increase in peer influence resistance, NSSI behavior also increases.
Pengaruh Stigma Seksual Terhadap Ideasi Bunuh Diri pada Individu Lesbian Gay Bisexual Transgender (LGBT) Dewasa Awal Jihan Haniifa Azhari; Dian Kartika Amelia Arbi
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 1 (2025): February: Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i1.947

Abstract

This study aims to examine the influence of sexual stigma on suicidal ideation in early adult lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) individuals aged 18-29 in Indonesia. Suicidal ideation is a global mental health issue frequently experienced by LGBT individuals due to discrimination and stigma. The study employed a quantitative survey design, involving 120 LGBT early adult participants selected through purposive sampling. The research instruments included an adapted version of the Sexual Stigma Scale to measure sexual stigma and the Adult Suicidal Ideation Questionnaire (ASIQ) to measure suicidal ideation. Data analysis utilized linear regression to assess the influence of sexual stigma on suicidal ideation. The results revealed a significant positive relationship between sexual stigma and suicidal ideation, with a Pearson correlation coefficient of 0.414 (moderate category) and a significance value of 0.000 (p < 0.01). Sexual stigma contributed 17.1% to suicidal ideation, indicating a significant influence while acknowledging the presence of other influencing factors. These findings emphasize that higher sexual stigma is associated with an increased risk of suicidal ideation in LGBT individuals..
Hubungan antara Gratitude dengan Kesejahteraan Psikologis Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan Hayuningputri, Ersa Pawitrasari; Arbi, Dian Kartika Amelia
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 1 (2022): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.183 KB) | DOI: 10.20473/brpkm.v2i1.36587

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya hubungan antara gratitude dengan kesejahteraan psikologis remaja yang tinggal di panti asuhan. Partisipan pada penelitian ini terdiri dari 100 remaja yang menghuni panti asuhan di Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Surabaya. Penelitian menggunakan metode survei. Alat ukur yang digunakan adalah Gratitude Resentment and Apprecitation Test (GRAT) versi short form dan Ryff's Psychological Well-being Scale yang telah diadaptasi dalam bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson's product moment dan Spearman's rank. Hasil analisis menunjukkan bahwa gratitude berkorelasi signifikan dan positif dengan pertumbuhan pribadi (r(100)=0.246, p=0.014), hubungan positif dengan orang lain (r(100)=0.259, p=0.009), tujuan hidup (r(100)=0.205, p=0.041), dan penerimaan diri (r(100)=0.218, p=0.029). Gratitude ditemukan tidak berkorelasi dengan dimensi otonomi dan penguasaan lingkungan dari kesejahteraan psikologis.
Pengaruh Ketidakpuasan Tubuh terhadap Kecenderungan Gangguan Makan pada Remaja Permanasari, Kariena; Arbi, Dian Kartika Amelia
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 2 No 1 (2022): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.96 KB) | DOI: 10.20473/brpkm.v2i1.36592

Abstract

Gangguan makan merupakan salah satu gangguan dengan prevalensi tinggi, terutama pada remaja sebagai usia rentan. Gangguan tersebut berbahaya bagi remaja, karena dampaknya bahkan dapat menyebabkan kegagalan remaja dalam mencapai tugas perkembangan. Remaja mengalami pubertas yang menyebabkan berbagai perubahan fisik dan kognitif, yang membuat remaja terus memperhatikan tubuhnya. Peneliti menduga bahwa body dissatisfaction dapat mempengaruhi kecenderungan gangguan makan. Hasil penelitian terdahulu masih memiliki hasil yang bertentangan pula, sehingga penelitian dilakukan dengan tujuan membuktikan secara empiris pengaruh body dissatisfaction terhadap kecenderungan eating disorder pada remaja. Penelitian dilakukan dengan metode survei cross-sectional dengan total 117 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari body dissatisfaction terhadap kecenderungan eating disorder sehingga H0 ditolak (X2(1,115)=79,4, p<0,001; R2McF=0,506; R2CS=0,493; R2N=0,667). Body dissatisfaction terbukti secara empiris mampu menjelaskan 66,7% varians dari kecenderungan gangguan makan.
Peran Ruminasi terhadap Perilaku Non-suicidal Self-injury pada Remaja Tamalo, Michael Suthirta; Arbi, Dian Kartika Amelia
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 4 No 2 (2024): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/brpkm.v4i2.63594

Abstract

This study aims to examine the effect of rumination on NSSI behavior in adolescents. Rumination defined as repeated and persistent negative thoughts about distress, personal problems, and upsetting experiences, is one determinant of NSSI behavior, especially among adolescents. Rumination has 2 dimensions, reflection refers to a problem-solving process in which individuals attempt to make sense of negative feelings, while brooding is a passive comparison between one's situation and some unattainable standard.  The study used a cross-sectional quantitative approach with a survey method on 112 respondents (46 male, 66 female). It was measured with RSS and the ISAS and analyzed using Pearson's r correlation technique and multiple linear regression analysis. The results showed that there was no role of reflection and there was a significant role of brooding as a predictor of NSSI behavior in adolescents. The coefficient model results state that reflection has no effect, while brooding has a significant effect in predicting NSSI behavior in adolescents.
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Ide Bunuh Diri pada Emerging Adult Putri, Rida Ashila; Arbi, Dian Kartika Amelia
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i1.71

Abstract

Fenomena munculnya pemikiran bunuh diri di Indonesia kian marak terjadi pada usia emerging adult. Dalam hal ini, diketahui jika dukungan orang sekitar dapat berperan dalam meminimalisir munculnya pemikiran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial (yang terdiri atas dukungan dari keluarga, dukungan dari teman, serta dukungan dari significant other) dengan ide bunuh diri pada emerging adult. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis spearman rho dengan kriteria subjek berusia 18-29 tahun. Adapun pengukuran untuk ide bunuh diri dilakukan dengan menggunakan Adult Suicidal Ideation Questionnaire (ASIQ) yang terdiri dari 25 aitem serta pengukuran dukungan sosial dilakukan dengan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang terdiri dari 12 aitem Total partisipan yang berpartisipasi adalah sebanyak 117 individu, 34 individu berjenis kelamin laki-laki serta 83 lainnya berjenis kelamin perempuan. Hasil analisis mengungkapkan apabila terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial p = 0,000 (p<0,005, r = -0,413), dukungan dari keluarga p = 0,000 (p<0,005, r= -0,523), serta dukungan dari teman p = 0,001 (p<0,005, r= -0,290) dengan ide bunuh diri pada emerging adult. Sementara itu, tidak didapatkan hasil yang signifikan antara dukungan dari significant other dengan ide bunuh diri pada emerging adult p = 0,256 (p>0,005, r= -0,61).