Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Mozaik Humaniora

Etnografi Warung Kopi: Politik Identitas Cangkrukan di Kota Surabaya dan Sidoarjo Listiyono Santoso Santoso
MOZAIK HUMANIORA Vol. 17 No. 1 (2017): MOZAIK HUMANIORA VOL. 17 NO. 1
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.237 KB) | DOI: 10.20473/mozaik.v17i1.6594

Abstract

Cangkrukan merupakan  fenomena  kota  metropolitan  yang  menunjukkan  makna  kehadiran  subjekpelaku  dalam  komunitas  warung  kopi  di  tengah-tengah  warga  kota. Cangkrukan dalam  banyak  haltelah  digunakan  sebagai  pola  untuk  mengidentifikasi  konstruksi  identitas  yang  terbentuk  dalam kebiasaan cangkrukan di warung kopi, dan memberikan fungsi sosial kebiasaan cangkrukan di warung kopi.  Fungsi cangkrukan di  warung  kopi  tidak  hanya  bersifat  ekonomi,  melainkan  bersifat  sosio-kultural  hingga  sosio-psikologis.  Melalui  budaya cangkrukan,  setiap  warga  mengidentifikasi  dirisecara  netral,  tanpa  ada  kekhawatiran  ada  perlakuan  diskriminatif  dan  ketidakdilan  sosial. Dalam warung kopi, setiap individu berpartisipasi dalam setiap hubungan sosial satu sama lain, dan realitasini menghadirkan terciptanya kohesi sosial dinamis dalam masyarakat kota. Terbentuknya solidaritas organik di warung kopi merupakan bukti betapa secara manusiawi, manusia membutukan kehadiran orang  lain,  tetapi  tidak  untuk  tergantung  pada  satu-dua  tokoh  kuat,  melainkan  satu  sama  lain terhubung pada harapan dan kepercayaan yang sama.