Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Value Co-Creation dan Hospital Brand Image terhadap Patient Loyalty serta Revisit Intention di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Jakarta Jason Tanner; Robert Kristaung
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4633

Abstract

Rumah sakit gigi dan mulut (RSGM) merupakan industri kesehatan yang mengalami perkembangan dan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir sehingga loyalitas pasien menjadi hal yang penting. Value Co-Creation yang terdiri dari participation behavior dan citizenship behavior, serta hospital brand image merupakan strategi kompetitif yang dilakukan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis patient participation behavior, patient citizenship behavior, hospital brand image terhadap patient loyalty dan revisit intention pada rumah sakit gigi dan mulut di Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.  Penelitian ini menggunakan kuesioner dari 175 responden yang disebarkan dengan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan uji partial least square (PLS) yang merupakan salah satu pendekatan structural equation modeling (SEM). Pertama dilakukan uji model pengukuran dengan menguji validitas dan reliabilitas pada tiap indikator, dilanjutkan dengan model struktural untuk mengetahui hubungan antar variabel pada model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh positif dari patient participation behavior dan patient citizenship behavior terhadap patient loyalty. Namun, hasil penelitian menujukkan adanya pengaruh positif dari hospital brand image terhadap patient loyalty, dan dari patient loyalty terhadap revisit intention. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah rumah sakit gigi dan mulut perlu fokus pada peningkatan brand image, karena terbukti berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien. Selain itu, rumah sakit juga harus berupaya untuk meningkatkan loyalitas pasien karena akan berdampak pada intensi kunjungan ulang pasien. Temuan ini memberikan wawasan baru bagi praktisi dan akademisi dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif di industri kesehatan, khususnya rumah sakit gigi dan mulut.
The Role of A Firm’s Capabilities on Business Model Innovation; Evidence From Hotels in Indonesia Cynthia Anna Wijayanti; Syamsir Abduh; Robert Kristaung; Filma Festivalia
Return : Study of Management, Economic and Bussines Vol. 3 No. 3 (2024): Return : Study of Management, Economic And Bussines
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/return.v3i2.209

Abstract

A business model is a strategic plan for creating, delivering, and retaining value, ensuring profitability and competitiveness. To thrive in a dynamic market, a company should harness its strengths and innovate its business model to address opportunities or challenges. Strong capabilities empower a firm to effectively implement business model innovation in response to market fluctuations. This quantitative study examines the role of a firm’s capabilities, which are dynamic capabilities and market orientation toward a business model innovation in Indonesia’s hotel industry after the pandemic. Inferential statistical analysis was conducted on two independent variables, dynamic capabilities, and market orientation, to examine their impacts on business model innovation as a dependent variable using Structural Equation Modelling with software Smart PLS 4. The samples included 492 general managers at three to five-star hotels in Indonesia who were used as respondents. They were selected using purposive sampling to examine two hypotheses. A five-point Likert-scale online questionnaire included thirty-two questions from seven dimensions covering two independent variables examined. The results of the T-test show that the firm’s capabilities, which are dynamic capabilities and market orientation, have significant effects independently on business model innovation, with each substantial value of p<0.05.  Dynamic capabilities affect business model innovation by 42.9%, followed by Market orientation, which contributes to business model innovation generation by 35%. Additionally, Importance-Performance Map Analysis (IPMA) identifies the practical contributions of firm capabilities, particularly highlighting the significance of proactive market orientation in influencing business model innovation.