Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

TELAAH KETERANGAN SAKSI PALSU (Studi Perbandingan Hukum Positif dan Hukum Islam) Suaidi Suaidi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 4: September 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum berfungsi sebagai pelindung kehormatan, kemerdekaan, jiwa dan harta yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Tegaknya hukum bila terlindungi nya hak asasi manusia (Apeldoorn:1981). Dalam upaya melindungi kehormatan manusia, maka setiap orang yang melanggar hukum harus diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuataannya. Tujuan dari pemberian hukuman adalah terwujudnya suatu keadilan yang dapat memberikan ketenteraman dan kebahagiaan baik terhadap individu maupun kehidupan masyarakat (Baharudin Lopa: 1987). Hanya dengan penegakan keadilan hukum manusia bisa hidup nyaman, tertib dan damai tidak saling mengganggu satu sama liannya (Suparman Usman:1988). Prinsipnya setiap pelanggar hukum harus diberikan sanksi hukum yang setimpal dengan perbuatan yang bersangkutan. Dalam upaya tetap melindungi kehormatan hak asasi manusia, maka bagi setiap pelanggar hukum harus dibuktikan baik dengan alat bukti maupun keterangan saksi yang diuji dipersidangan. Keterangan saksi merupakan bagian terpenting dalam mengungkap kebenaran atas perlanggaran kejahatan. Maka, keterangan saksi harus diuji keabsahannya baik dari isi kata-kata orang yang dihadirkan sebagai saksi maupun pribadi saksi itu sendiri sehingga hakim dalam menjatuhkan hukuman tidak keliru dan dirasakan tidak adil oleh penerima hukuman. Sebab, tidak menutup kemungkinan orang yang bertindak sebagai saksi itu memberikan keterangan palsu, jika tidak dikaji lebih mendalam keterangan saksi palsu dapat didajadikan dasar sebagai penjatuhan hukuman. Jika penjatuhan hukuman didasarkan atas keterangan saksi palsu, maka konsekwensinya penegakan hukum dirasakan oleh terdakwa tidak adil, sekaligus menghilangkan wibawa hukum.
ANALISIS PENGARUH KEBAHAGIAAN TERHADAP KESUKSESAN Suaidi Suaidi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puncak dari cita-cita setiap manusia adalah meraih kesuksesan, dengan kesuksesan segala impian akan mudah terpenuhi. Oleh karenanya, dengan berbagai cara seluruh komponen kemampuan dikerahkan untuk meraih yang bernama kesuksesan. Kesuksesan yang menjadi cita-cita bagi setiap manusia tidak akan terlepas dari kolaborasi kerja keras antara pikiran dan fisik. Namun demikian, yang sebenarnya tidak boleh terlupakan adalah dinamika bathin seorang manusia, bila gejolak bathin tidak tenteram tidak damai maka segala yang menjadi cita-cita akan terhambat bahkan sulit untuk diwujudkan. Kebahagiaan adalah kunci meraih kesuksesan. Maka, sebelum fokus pada tujuan apa yang hendak diraih dalam hidup dan kehidupan yang tidak boleh terlupakan adalah pengelolaan hati agar selalu tenteram, damai. Baik dirasakan secara individu maupun ketika berkomunikasi dengan pihak lain. Kedamaian hati merupakan bahan baku untuk memunculkan kebahagiaan. Dan, kebahagiaan merupakan kunci meraih kesuksesan.
PENERAPAN MODERASI BERAGAMA SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KARAKTER TOLERANSI DAN MENANGKAL PAHAM RADIKAL Suaidi Suaidi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 9: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i9.5018

Abstract

Islam agama yang diturunkan membawa pesan-pesan kedamaian, kemanusiaan yang tersimpul dalam istilah “ Rahmatan Lil ‘Alamiin “. Sejatinya setiap muslim mampu mengkristalisasikan ajaran Islam sebagai jiwa yang termanipestasikan dalam prilaku yang damai dan harmonis. Muslim yang memanipestasikan Islam sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin dalam prilaku keseharian sekaligus mampu menepis anggapan selama ini bahwa Islam identik dengan kekerasan, radikalisme dan terorisme. Kebenarannya tidak terbantahkan sebab dimana-pun terjadi kekerasan, terorisme, radikalisme yang disyimbolkan dengan ledakan bom dapat dipastikan pelakunya memakai syimbol-syimbol Islam seperti memakai busana muslim atau muslimah. Hal ini bertolak belakang dengan tujuan diturunkannya Islam ke muka bumi. Islam sangat mengecam terhadap bentuk kekerasan apapun alasannya. Inti ajaran Islam dikembangkan dengan penuh kedamaian, keharmonisan, toleransi dan mewajibkan untuk memelihara lima unsur (1) Menjaga Agama, (2) Menjaga Akal, (3) Menjaga Jiwa, (4) Menjaga Keturunan dan (5) Menjaga Harta. Kelima pondasi tersebut tidak berlaku hanya untuk internal ummat Islam melainkan juga terhadap orang yang berbeda keyakinan (antar ummat beragama). Sikap seorang muslim dalam refleksi kehidupan sehari-harinya wajib mengembangkan kehidupan yang toleran, saling menghargai dan menghormati. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan jawaban sekaligus menelusuri penyebab sebagian kecil prilaku ummat Islam yang meretas jalan kekerasan, tidak humanis dan intoleran
PROBLEMATIKA KENAKALAN REMAJA KORELASINYA DENGAN PENANGGULANGAN PREVENTIF Suaidi Suaidi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5238

Abstract

Peroblematika kehidupan kalangan remaja tidak luput dari perbuatan kenakalan, disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu faktor keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat di amana remaja itu berdomisili. Interaksi sosial remaja dengan lingkungan sangat menentukan pembentukan prilaku dan karakter remaja. Remaja yang dibesarkan dalam suasana dan lingkungan keluarga harmonis akan tumbuh dan berkembang dengan prilaku dan karakter yang harmionis. Remaja yang tumbuh dan berkembang di lingkungan yang kurang baik akan mencetak prilaku remaja dengan perkembangan yang kurang baik pula. Oleh karenanya, perkembangan remaja, harus mendapatkan perhatian secara serius baik oleh orang tua, masyarakat maupun pemerintah. Sebab, remaja merupakan asset bangsa akan tumbuh dan berkembang sebagai penerus estapeta kepemimpinan, maka harus dipersiapkan sejak dini agar remaja berkembang sesuai dengan harapan. Secara realitas tidak bisa dipungkiri kebenarannya, bahwa remaja saat ini banyak yang terjebak dalam pergaulan bebas, sehingga bermunculannya perbuatan kejahatan dan penyimpangan yang dilakukan oleh remaja, seperti kenakalan remaja, tauran pelajar dan mahasiswa, penyalahgunaan narkoba, prostitusi, hamil di luar nikah, pelecehan seksual, penganiayaan bahkan pembunuhan yang dilakukan oleh kaum remaja, pemicunya adalah hal-hal sepele. Problematika tersebut harus mendapatkan perhatian secara serius dari semua komponen yang memiliki kepedulian akan masa depan bangsa dan negara, maka prioritas utama adalah menyelamatkan para remaja dari perbuatan kejahatan dan penyimpangan.
URGENSI PENDIDIKAN ANAK DALAM UPAYA MERAIH KESUKSESAN DI MASA DEPAN Suaidi Suaidi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i11.5478

Abstract

Islam merupakan Agama samawi yang berisi syariat dari Allah SWT, Tuhan semesta alam.Ajaran Islam bersifat universal yang diperuntukkan bagi semua makhluk baik di bumi maupundi langit. Ajaran Islam sebagian besar ber-orientasi untuk menata kelolakan kehidupan manusia, agar setiap manusia dapat menempati derajat yang paling tinggi sesuai dengan tujuan diciptakannya manusia untuk menjadi khalifah di muka bumi. Existensi manusia baik secara struktural maupun fungsional dalam mengemban tugasnya sebagai khalifah harus dilengkapi dengan pendidikan yang memadai. Oleh karenanya, Islam memberikan penjelasan bahwa mendidik manusia harus diawali dari sejak memilih pasangan hidup (calon suami isteri) dengan tujuan agar pembentukan keluarga tertata dengan baik, sebab hanya dari keluarga yang baik akan terlahir anak-anak yang baik. Islam juga mengajarkan tentang pentingnnya pendidikan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana Islam mengajarkan tentang urgensi pendidikan dalam keluarga yang diperankan oleh orang tua terhadap anak-anaknya, sehingga dari keluarga yang terdidik akan melahirkan anak-anak yang memiliki harapan masa depan dengan baik. Pembahasan dalam penelitian ini untuk mengetahui penerapan pendidikan terhadap anak dalam keluarga, Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dimana peneliti memperoleh data dari sumber-sember kepustakaan seperti buku, jurnal dan publikasi ilmiah lainnya. Data-data dari sumber-sumber tersebut kemudian dianalisis dan disimpulkan agar memperoleh data yang akurat, sehingga dapat disajikan dalam sebuah karya penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.